Resep Lumpia Semarang, Makanan Ikonik Kota Semarang Begini Cara Bikinnya

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang karyawan sedang menata lumpia untuk disajikan sebagai menu buka puasa di Semarang, 14 Juli 2015. Makanan yang berisi rebung ini menjadi salah satu buruan pemudik saat melintas di Semarang. TEMPO/Budi Purwanto

    Seorang karyawan sedang menata lumpia untuk disajikan sebagai menu buka puasa di Semarang, 14 Juli 2015. Makanan yang berisi rebung ini menjadi salah satu buruan pemudik saat melintas di Semarang. TEMPO/Budi Purwanto

    TEMPO.CO, Jakarta – Lumpia merupakan salah satu makanan khas Kota Semarang dan sekitarnya. Rasanya yang renyah, padat, dan enak, membuat makanan ini banyak digemari oleh banyak orang hingga menjadi makanan yang wajib dicoba dan dijadikan buah tangan ketika berkunjung ke ibukota Provinsi Jawa Tengah ini,

    Diolah dari berbagai sumber, makanan ini pertama kali diperkenalkan oleh para pendatang Tionghoa sejak ratusan tahun lalu. Istilah lumpia berasal dari bahasa Hokkian, yang terdiri atas dua kata, yaitu lun atau lum yang berarti lunak, dan pia yang bermakna roti. Sebelum mengalami penyesuaian dengan selera lokal, pada awalnya Lumpia Semarang tidak digoreng, selaras dengan makna lumpia sesungguhnya, yakni kue lunak. Siapa sangka, makanan khas Semarang ini merupakan perpaduan dua budaya, yaitu Jawa dan China.

    Biasanya, isian Lumpia Semarang terdiri atas rebung, udang kering, telur, dan daging ayam dengan campuran bumbu yang sedikit manis dan gurih. Namun, untuk isian juga bisa diubah sesuai selera. Agar lebih nikmat, Lumpia Semarang disajikan dengan saus atau dimakan dengan acar timun. Lumpia Semarang ini juga dapat dibuat sendiri karena bahan-bahan pembuatannya juga mudah ditemukan. Terlebih, saat ini kulit lumpia yang siap pakai sudah tersedia di toko-toko bahan makanan. Berikut resep dari Lumpia Semarang yang dapat dibuat di rumah,

    Bahan:

    •  Kulit lumpia siap pakai dengan ukuran 20x20 cm
    • 1 kg rebung rebus, bisa juga menggunakan rebung kalengan yang telah diiris-iris secara panjang dan halus
    •  250 gr udang kupas yang sudah dicincang
    • 2 sdm minyak sayur
    • 1 sdt garam
    • ½ sdt merica bubuk
    • 2 butir telur ayam
    • 50 gr gula jawa
    • 2 sdm tepung kanji yang dilarutkan dengan sedikit air
    • 1 sdm ebi yang direndam air panas, kemudian tumbuk halus
    • 3 siung bawang putih
    •  Minyak goreng 

    Cara Membuat:

    1.   Membuat isian
    • Panaskan minyak untuk menumis bawang putih yang telah diiris-iris hingga harum
    • Tambahkan udang yang sudah dicincang bersama ebi, aduk hingga matang.
    • Sembari menyisihkan adonan tadi di pinggir wajan, masukkan telur yang sudah dikocok, aduk rata. Setelah telur matang, campurkan dengan bawang dan udang tadi.
    • Masukkan rebung dan bahan lainnya dengan api kecil hingga kering.
    1.  Membuat lumpia
    • Masukkan adonan isian lumpia ke atas kulia lumpia sebanyak 1 sdm
    • Gulung isian tadi dan lipat bagian sisi kanan dan kiri, padatkan.
    • Rekatkan adonan gulungan dengan putih telur di ujungnya
    • Panaskan minyak dengan api sedang
    • Goreng lumpia hingga berwarna kuning kecoklatan. Angkat dan tiriskan.
    1.     Membuat saus
    • Masukkan tepung kanji, dengan bumbu-bumbu, aduk hingga kental kemudian angkat dan dinginkan.
    • Lumpia siap disajikan dengan saus dan pelengkap.

    Itulah resep dari makanan ikonik khas, lumpia Semarang. Selamat mencoba!

    NAOMY A. NUGRAHENI 

    Baca: 5 Lumpia yang Rasanya Juara di Semarang

     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.