8 Manfaat Kesehatan Kaldu Tulang dan Cara Mengkonsumsinya

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kaldu tulang. Freepik.com/Azerbaijan Stockers

    Kaldu tulang. Freepik.com/Azerbaijan Stockers

    TEMPO.CO, Jakarta - Kaldu tulang ternyata sudah dikenal sejak lama sebagai salah satu bahan alami yang digunakan dalam pengobatan tradisional. Salah satunya dalam pengobatan tradisional China yang menjadikan kaldu tulang sebagai obat untuk mengatasi penyakit ginjal hingga sejumlah masalah pencernaan.

    Membuat kaldu tulang buatan sendiri cukup mudah. Carilah "tulang paling bertulang" yang bisa Anda temukan, seperti buku-buku jari sapi, leher ayam, buntut sapi, tulang sup, dan bahkan kaki kecil. Anda juga dapat menggunakan kembali tulang dari hidangan lain yang telah Anda masak, seperti ayam panggang atau kalkun.
    Setelah Anda memiliki tulang, masukkan semuanya ke dalam panci dengan sayuran dan rempah apa pun yang Anda miliki. (Cobalah satu wortel cincang, dua batang seledri cincang, dan rempah-rempah aromatik seperti thyme, rosemary, peterseli, atau oregano-atau ramuan dan rempah-rempah yang sehat ini.) Kemudian tambahkan air ke atas, dan didihkan dengan api kecil setidaknya selama 20 jam. Baunya akan harum dan Anda akan mendapatkan minuman bergizi atau sup yang lezat.

    Melansir laman Shape, berikut ini beberapa manfaat kesehatan dari kaldu tulang

    1. Melindungi usus

    Salah satu manfaat kaldu tulang utama adalah untuk usus Anda. Secangkir kaldu tulang sehari dapat membantu mengatasi sindrom usus bocor, tetapi juga baik untuk melindungi usus yang tidak bocor, menurut Jill Grunewald, pelatih nutrisi holistik dan pendiri Healthful Elements. Gelatin dalam tulang yang biasanya digunakan untuk membuat kaldu (seperti buku-buku jari, kaki, dan persendian lainnya) dikatakan membantu menutup lubang di usus. (Orang yang memiliki sindrom usus bocor memiliki lapisan usus yang keropos.) "Penambalan" ini dapat membantu meringankan diare kronis, sembelit, dan bahkan beberapa intoleransi makanan. Belum lagi, itu turun dengan mudah; itulah mengapa ahli diet merekomendasikan kaldu sebagai salah satu makanan terbaik untuk mengatasi mabuk atau untuk pasien yang sensitif terhadap makanan.

    ADVERTISEMENT

    2. Meindungi sendi

    Mengkonsumsi suplemen glukosamin telah lama digunakan sebagai pengobatan lini pertama bagi penderita nyeri sendi, tetapi ternyata kaldu tulang juga mengandung glukosamin. Tidak seperti pil, kaldu menawarkan manfaat nutrisi dan kesehatan lain yang dapat membantu mengurangi rasa sakit. Chondroitin sulfate, yang ditemukan di tulang rawan yang melindungi sendi, misalnya, telah terbukti membantu mencegah osteoarthritis.

    3. Menjaga kolagen

    Menurut Daniel Auer, seorang dokter pengobatan holistik yang berbasis di San Francisco Bay Area, manfaat nyata dari kaldu tulang adalah proses memasak yang rendah dan lambat, yang memecah tulang dan jaringan ikat daging. Saat Anda menyesap kaldu, Anda mengambil kolagen (blok pembangun sel yang ditemukan di mana-mana dari kulit dan tulang ke otak Anda) dan gelatin (bentuk kolagen yang membantu pencernaan) - keduanya katanya sangat menyembuhkan.

    4. Tidur lebih baik

    Manfaat kaldu tulang lainnya (agak tak terduga): Penelitian telah menunjukkan bahwa glisin, yang ditemukan dalam kaldu tulang, dapat membantu meningkatkan kualitas tidur dan mencegah kelelahan.

    5. Mendukung sistem kekebalan tubuh yang sehat

    Karena konsentrasi mineral kaldu tulang yang tinggi, Mark Sisson, penulis The Primal Blueprint, menyebut kaldu tulang sebagai "makanan super" yang dapat memperkuat sistem kekebalan Anda.

    6. Meningkatkan kekuatan tulang

    Fosfor, magnesium, dan kalsium dalam tulang meresap ke dalam kaldu, membuat Anda menyesap semua nutrisi penting untuk kesehatan tulang Anda sendiri.

    7. Dapatkan beberapa protein kaldu tulang

    Kami tidak menyarankan diet kaldu tulang utuh. Ini tidak bisa (dan tidak boleh) menjadi satu-satunya cara Anda untuk mendapatkan nutrisi penting seperti asam amino. Namun, jika Anda tidak rutin mengonsumsi daging, salah satu manfaat kaldu tulang adalah dapat membantu suplai asam amino dari protein hewani melalui tulang. Asam amino penting untuk pemulihan otot dan energi - dua faktor kunci dalam kinerja kebugaran Anda.

    8. Makan lebih sehat

    Meskipun tidak ada satu makanan pun yang merupakan tiket ajaib untuk menurunkan berat badan atau kesehatan yang baik, kaldu tulang rendah kalori dan tinggi nutrisi, menjadikannya pilihan tepat jika Anda ingin menurunkan berat badan atau mengonsumsi makanan yang lebih bergizi. Fakta nutrisi dan manfaat pasti dari semua kaldu tulang akan sedikit berbeda, tetapi secara umum, satu cangkir kaldu tulang hanya memiliki 30-50 kalori.

    Cara Menggunakan Kaldu Tulang

    Jika ide meminum kaldu tulang dari cangkir kopi favorit Anda terasa sedikit aneh, jangan khawatir: Ada banyak cara lain untuk makan, minum, dan menggunakan kaldu tulang.

    - Minum langsung. Tuang ke dalam termos dan teguk sendiri atau sebagai bagian dari makan siang Anda.
    - Gunakan untuk membuat biji-bijian. Saat memasak biji-bijian kuno favorit Anda, seperti quinoa atau farro, gunakan kaldu tulang sebagai pengganti air untuk menambah rasa dan semua manfaat kesehatannya.
    - Bekukan untuk digunakan nanti. Tuang kaldu tulang ke dalam nampan es batu dan bekukan. Anda akan menyiapkan kaldu dengan porsi individual.
    - Membuat sup. Ini adalah cara yang terbukti benar untuk menggunakan kaldu tulang. Mulailah dari awal (bila memungkinkan) atau gunakan kaldu tulang yang dibeli di toko sebagai bahan dasar sup atau rebusan. (Cobalah resep sup kaldu tulang ini atau sup keto rendah karbohidrat ini.)
    - Buat mangkuk smoothie kaldu tulang. Ya, Anda membacanya dengan benar. Mangkuk smoothie kaldu tulang adalah suatu hal.

    Baca juga: 3 Resep Kaldu Tulang Kaya Kolagen Baik untuk Kesehatan dan MPASI

    SITI HAJAR SUWARDI 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Ada Greysia / Apriyani

    Indonesia berhasil menyabet 5 medali di Olimpiade Tokyo 2020. Greysia / Apriyani merebut medali emas pertama, sekaligus terakhir, untuk Merah Putih.