5 Rahasia Kecantikan Cher di Usia 75, dari Retin-A hingga Operasi Plastik

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyanyi Cher. Instagram.com/@cher

    Penyanyi Cher. Instagram.com/@cher

    TEMPO.CO, Jakarta - Cher debut saat berusia 18 tahun lewat acara televisi Sonny & Cher. Ini berarti, perempuan berusia 75 tahun itu sudah hampir 60 tahun jadi sorotan di dunia hiburan. Dia adalah aktris dan penyanyi legendaris yang memiliki kepercayaan diri, energi, dan penampilan yang selalu dikenang. 

    Di antara banyak kelebihannya, Cher realistis tentang penuaan. Dia mengakui bahwa tetap bugar kini semakin sulit seiring dengan pertambahan usia. 

    "Anda harus latihan dua kali lebih keras," katanya dalam wawancara dengan E! Online beberapa waktu lalu. “Anda harus berada di gym sepanjang waktu. Tapi aku suka itu. Ketika saya masih muda, saya adalah seorang yang tomboi. Saya bermain olahraga. . . dan saya sedang belajar berselancar sekarang. Saya suka hal semacam itu, terima kasih Tuhan.”

    Tapi bagaimanapun, dia bertanggung jawab terhadap fisiknya. Dia sadar bahwa tak ada pihak lain yang bertanggung jawab terhadap tubuhnya selain dia sendiri. Untuk menjaga kecantikannya di usia 3/4 abad, inilah lima rahasianya seperti dirangkum Women's Health, Sabtu, 26 Juni 2021. 

    ADVERTISEMENT

    1. Menciptakan tren kecantikan sendiri

    Ketika melihat rambut lurus yang ramping, berkilau, dibelah di tengah, Anda mungkin teringat Kim Kardashian atau saudara-saudaranya. Tetapi Cher adalah orang yang memulainya.

    “Ini tampilan yang bagus! Saya melihat Kim [Kardashian] melakukannya, dan saya pikir itu sangat bagus," kata Cher kepada People. “Aku sudah menata rambutku seperti itu sejak aku masih kecil. Untuk saat ini sudah kembali, tetapi kemudian anak perempuan akan mulai melakukan sesuatu yang lain ketika mereka bosan.”

    2. Mencampur produk perawatan kulit

    Tidak ada satu merek produk perawatan kecantikan yang dapat kredituntuk kulit mulus Cher. “Rutinitas perawatan kulit saya sangat eklektik,” katanya. “Saya tidak terpaku pada satu produk tertentu, saya memakai hal-hal yang saya sukai dari orang yang berbeda. Saya punya teman, namanya Dr. Barbara Sturm, dan dia membuat krim mata dan pencuci muka yang saya suka. Saya juga menyukai produk Jan Marini. Saya juga suka produk Proactiv."

    3. Memakai Retin-A

    Pada awal 70-an, dia mengalami jerawat dewasa karena memakai riasan terus-menerus. Dia lalu menggunakan Retin-A untuk mengobati jerawat kistik kronis atas saran seorang dokter. Dia sudah mengunakan resep Retin-A selama 10 tahun hingga saat ini. 

    "Saya tahu Retin-A berfungsi. Saya telah menggunakannya untuk mengontrol jerawat saya. Tapi apa yang saya pelajari adalah apa yang orang lain telah temukan selama beberapa tahun terakhir: bahwa Retin-A juga bertindak sebagai agen melawan penuaan. Saat saya berusia 40-an, saya tidak memiliki kerutan," kata dia. 

    Cher melanjutkan, menggunakan Retin-A harus berhati-hati, harus di bawah perawatan dokter kulit. Jika tidak, ini menimbulkan efek samping seperti kekeringan parah dan kulit bersisik. 

    4. Mengakui melakukan operasi plastik 

    Cher cukup terbuka dengan prosedur kecantikan yang dia lakukan. Sayangnya itu sering kali berefek negatif. Dia selalu jadi bahan tebak-tebakan orang tentang seberapa sering dia melakukan operasi plastik

    “Orang harus melakukan apa yang membuat mereka bahagia. Terus terang, ketika saya melihat wajah saya setinggi 10 kaki dalam jarak dekat di layar film, saya ingin hidung saya dikerjakan karena itu benar-benar mengganggu saya. Gigi saya diluruskan dan dicabut dengan kawat gigi dan retainer. Itu memperbaiki bentuk mulut saya. Mungkin itu sebabnya orang mengira saya melakukan implan dagu dan pipi. Saya ingin terlihat sangat hebat selama saya bisa." 

    5. Memakai parfum aroma khas

    Cher memiliki aroma parfum sendiri, Eau de Couture by Cher, yang debut pada 2019. Wewangian pedas ini menampilkan aroma vanila, bergamot, neroli, melati dan vetiver. “Saya suka vanila, itu sangat perempuan menurut saya,” kata Cher kepada WWD. “Tapi aku juga sangat menyukai sesuatu yang pedas… Sangat menyentuh. Itu membuatmu ingin mempertahankan dirimu sendiri.”

    Cher menciptakan aroma tanpa gender “Saya [membuatnya] untuk orang-orang yang menyukai parfum atau orang-orang yang ingin wangi, orang-orang yang merasa bahwa itu adalah bagian dari diri mereka," kata Cher. 

    Baca juga: Cher Benci Menua, Merasa Tak Nyaman Pergi Keluar


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 4 dan 3 di Jawa dan Bali, Ada 33 Wilayah Turun Tingkat

    Penerapan PPKM Level 4 terjadi di 95 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dan level 3 berlaku di 33 wilayah sisanya. Simak aturan lengkap dua level tadi...