Shandy Aulia Geram Anaknya Dihina, Dokter Jelaskan Tumbuh Kembang yang Ideal

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Shandy Aulia menunjukkan caranya melatih putrinya Claire Herbowo berjalan sendiri di usia 11 bulan. Youtube.com/Shandy Aulia

    Shandy Aulia menunjukkan caranya melatih putrinya Claire Herbowo berjalan sendiri di usia 11 bulan. Youtube.com/Shandy Aulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Shandy Aulia geram karena tumbuh kembang anaknya, Claire Herbowo, dihina oleh salah satu pengguna media sosial. Aktris 34 tahun itu mencari tahu identitas pengguna media sosial tersebut dan berniat menemuinya. 

    Dalam unggahan pengguna media sosial tersebut, yang di-screenshot oleh Shandy, Claire disebut mengalami kurang gizi. Menurut dia, tanda kurang gizi pada Claire terlihat pada rambut dan perkembangan bicaranya. 

    Seperti apakah tumbuh kembang yang baik pada anak? Ahli gizi Tan Shot Yen menjelaskan syarat balita yang tumbuh dan berkembang dengan baik adalah balita yang pertumbuhannya senantiasa mengalami kenaikan.

    "Bisa dilihat dari grafik tumbuh kembangnya kan. Makanya setiap bulan anak itu harus ditimbang, diukur tingginya dan lingkar kepalanya," kata Tan kepada ANTARA pada Jumat, 25 Juni 2021. 

    ADVERTISEMENT

    Balita yang sehat pertumbuhannya harus memiliki tren yang naik dan sesuai target. "Kalau stagnan atau terjun bebas bahaya."

    Dokter spesialis anak lulusan Universitas Negeri Semarang Noor Anggrainy Retnowati berpendapat sama. Dia mengatakan, meski tumbuh kembang anak berbeda-beda namun tetap harus diperhatikan setiap bulannya.

    "Harus rutin setiap bulan diukur berat badan, tinggi badan, lingkar kepala, lingkar lengan setidaknya sampai usia dua tahun," kata Noor.

    Dia mengatakan jika pertumbuhan balita tidak mengalami kenaikan maka harus segera diperbaiki. "Kalau tidak optimal harus segera digali itu kenapa," katanya.

    "Utamanya usia nol bulan sejak kita tahu kita hamil sampai dia usia dua tahun adalah golden period di mana otak manusia sudah berkembang hingga 80 persen yang mana ujung-ujungnya akan memengaruhi gizi dan tinggi badan anak ke depan," katanya.

    Jika memang balita kurang gizi maka harus ditelusuri, untuk anak usia 6 bulan apakah cara menyusuinya sudah benar, kalau usia satu tahun apakah cara memberi MPASi sudah benar.

    "Kita lihat pemberian makanan apakah sudah benar, apakah isinya sudah adekuat, apakah frekuensi sesuai waktu kah?" Katanya.

    Selain itu, keaktifan anak dalam berkegiatan juga bisa menjadi tanda bahwa anak tersebut cukup gizi atau tidak.

    Shandy Aulia sebelumnya pernah dikritik pengguna media sosial lain terkait gaya pengasuhannya. Namun, sebelumnya dia tidak menanggapi kritikan itu secara serius. 

    Baca juga: Shandy Aulia Tunjukkan Caranya Menstimulasi Putrinya Berjalan Sendiri


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selain Makan di Warteg, Ini Sejumlah Kegiatan Asyik yang Bisa Dilakukan 20 Menit

    Ternyata ada banyak kegiatan positif selain makan di warteg yang bisa dilakukan dalam waktu 20 menit. Simak sejumlah kegiatan berikut...