Gigi Hadid Cerita tentang Tantangan jadi Model Parfum, Beda dengan Fashion Show

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gigi Hadid membawakan rancangan Jacquemus di atas catwalk pada 19 Januari 2020. Kabar bahagia tersebut dibocorkan oleh salah satu anggota keluarganya. Instagram/@Gigihadid

    Gigi Hadid membawakan rancangan Jacquemus di atas catwalk pada 19 Januari 2020. Kabar bahagia tersebut dibocorkan oleh salah satu anggota keluarganya. Instagram/@Gigihadid

    TEMPO.CO, Jakarta - Gigi Hadid sudah piawai sebagai model majalah atau menangani malfungsi pakaian saat tampil di fashion show, tapi sebagai model parfum, dia menghadapi tantangan lain. 

    Supermodel 26 tahun itu membintangi iklan wewangian baru Ralph Lauren, Ralph's Club, bersama dengan model dan aktor Luka Sabbat, musisi dan model Lucky Blue Smith dan artis Fai Khadra. Di balik penampilannya yang anggun di iklan tersebut, ternyata dia menghadapi sesuatu yang tidak mudah.  

    "Saling menyemprot parfum di mulut!" dia berkata. "Tidak sengaja, tetapi ketika harus menyemprotkan banyak wewangian di sebuah ruangan, kamu juga memakannya. Kami semua baik-baik saja, tetapi jangan mencobanya di rumah," kata dia kepada People, Kamis, 24 Juni 2021. 

    Aroma baru ini terinspirasi oleh peragaan busana Musim Gugur 2019 dari merek tersebut, berlatar "Ralph's Club" bergaya 1920-an yang megah. Saat itu Hadid membuka fashion show dalam setelan Ralph Lauren klasik dari kemeja putih, celana panjang dan mantel abu-abu.

    ADVERTISEMENT

    Ralph's Club memiliki maskulin, gabungan aroma lavandin dan clary sage, seimbang dengan Virginia cedarwood dan Vetiver. Aroma ini ingin mewakili malam terbaik dalam hidup pemakainya.

    “Saya membawa kita semua kembali bersama setelah satu setengah tahun terisolasi dan tidak benar-benar bertemu satu sama lain,” kata Khadra kepada People. "Beberapa dari kami tinggal di L.A., beberapa dari kami tinggal di New York... Ralph's Club menyatukan kami semua."

    Ketika ditanya apa yang mereka pelajari tentang diri mereka di tengah pandemi, Sabbat mengatakan dia mendapatkan kesabaran, sementara Khadra lebih menghargai keluarga daripada sebelumnya. Bagi Smith, dia membuang perasaan FOMO. "Saya belajar untuk merasa nyaman tidak harus melakukan sesuatu."

    Bagi Hadid, yang menghabiskan sebagian besar masa karantina dan melahirkan putrinya Khai di pertaniannya di Pennsylvania, karantina membuat dia belajar untuk mengadakan pesta bukanlah masalah. "Saya selalu sangat pandai dalam hal itu," kata dia bercanda.

    "Saya suka bekerja, tetapi jika saya memiliki hari libur, saya pulang ke pertanian selama beberapa hari," katanya tentang kehidupannya sebelum pandemi. "Ketika memiliki begitu banyak waktu luang seperti itu dan sekarang ketika saya mulai bekerja, berada di sekitar teman, saya lebih menghargainya."

    Satu hal yang berubah bagi Gigi Hadid sepanjang tahun lalu, selain menjadi ibu, adalah memulai terapi. "Saya memulai terapi yang sangat bagus untuk semua orang."

    Baca juga: Gigi Hadid Berharap Putrinya Menjadi Penghubung untuk Berbagai Etnisnya


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Resepsi Pernikahan di PPKM Level 4 dan 3

    Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, atau PPKM, dengan skema level juga mengatur soal resepsi pernikahan. Simak aturannya.