Selain Awet Muda, Ini Manfaat Perawatan dengan DNA Salmon Menurut Dokter

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perawatan kulit DNA salmon (Dok. ZAP Premiere Clinic)

    Perawatan kulit DNA salmon (Dok. ZAP Premiere Clinic)

    TEMPO.CO, Jakarta - Perawatan kulit dengan menggunakan Rejuran Healer atau lebih dikenal sebagai DNA salmon menjadi salah satu cara efektif untuk mendapatkan kulit glowing dan terlihat awet muda. 

    Dokter spesialis kulit dan kelamin Yulia Siskawati dari ZAP Clinic mengatakan bahwa perawatan ini disarankan untuk orang berusia 30 tahun ke atas atau orang yang mengalami tanda-tanda penuaan. 

    "Ada satu penelitian yang dilakukan pada beberapa orang yang dilakukan injeksi DNA salmon. Setelah injeksi terjadi beberapa peningkatan intensitas kulit, kepadatan meningkat 62 persen, kulit makin halus, dan kenyal," kata dia dalam Virtual Media Meet Up ZAP "Salmon DNA Bikin Awet Muda", Kamis, 24 Juni 2021. 

    Namun, perawatan ini tidak hanya untuk mengatasi penuaan. Rejuran Healer yang dikembangkan oleh perusahaan farmasi asal Korea Selatan ini juga bermanfaat untuk meningkatkan kelembapan kulit, mengecilkan pori-pori, memperbaiki skin tone dan lingkaran hitam di bawah mata, hingga membantu penyembuhan luka yang mungkin dialami wanita muda, bahkan pria.   

    ADVERTISEMENT

    "Nggak cuma wajah, bisa juga di area leher, decollete (area di bawah leher), dan tangan. Kenapa? Karena itu area yang  paling sering kena sinar matahari," kata dia. Dan seperti diketahui, sinar matahari membuat tanda-tanda penuaan lebih cepat muncul. 

    Meski perawatan ini diklaim efektif, tidak semua orang dapat melakukannya. Yulia tidak merekomendasikan penyuntikan DNA salmon untuk orang yang sudah diketahui memiliki alergi ikan, kondisi autoimun terutama vitiligo, infeksi yang sedang parah, dan wanita hamil. 

    Untuk kondisi alergi, kata Yulia, perawatan ini masih menjadi tanda tanya. Sebab, Rejuran Healer berasal dari spermatozoa ikan salmon yang telah melalui proses pemurnian ketat untuk menghilangkan antigen, protein, dan kandungan lain sehingga polynucleotides (PN) ini cenderung tidak menyebabkan alergi. 

    "Pada keadaan infeksi disarankan diperbaiki dulu keadaan infeksinya, dan untuk kehamilan sebaiknya ditunda dulu," kata Yulia. 

    Jadi, Yulia menyarankan agar berkonsultasi terlebih dahulu sebelum melakukan perawatan dengan DNA salmon. 

    Baca juga: Mengenal Perawatan Wajah dengan DNA Salmon seperti Krisdayanti



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.