Bingung Bikin Sarapan Apa? Coba Sajikan Bubur Manado, ini Resepnya

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tinutuan, Bubur Manado. Wikipedia/Midori

    Tinutuan, Bubur Manado. Wikipedia/Midori

    TEMPO.CO, Jakarta - Memilih menu sarapan yang sehat dan praktis tiap pagi memang meresahkan. Apalagi di masa pandemi, aktivitas di luar rumah harus dibatasi, termasuk membeli sarapan yang ramai mangkir di pinggir jalan. Bubur Manado bisa jadi pilihan, seperti namanya bubur ini berasal dari Manado.

    Uniknya bubur satu ini adalah campuran aneka sayuran. Seperti labu kuning, ubi, kangkung, bayam, daun kemangi, dan jagung muda yang disisir. Biasanya bubur manado disajikan dengan sambal ikan roa dan perkedel milu atau bakwan jagung. 

    Cara masaknya cukup praktis, bisa dilakukan sendiri di rumah.

    Bahan yang perlu disiapkan adalah nasi secukupnya, air, labu kuning yang telah dikukus, ubi kuning dipotong dadu, jagung dipipil, seikat bayam dirajang kasar, selembar daun kunyit, serai digeprek, beberapa lembar daun kemangi, daun bawang diiris halus, 3 siung bawang putih dicincang halus, minyak goreng, garam, kaldu bubuk, dan merica. Bisa ditambahkan bahan pelengkap ikan asin dan terasi.

    ADVERTISEMENT

    Langkah pertama, campurkan nasi, ubi, jagung dan serai. Lalu tuangkan air, masak hingga teksturnya empuk. Sembari menunggu, lumatkan labu yang telah dikukus, sisihkan. Lalu tumis bawan putih hingga harum, sisihkan.

    Kemudian, masukkan labu yang telah lumat ke dalam bubur, tambahkan air secukupnya. Lalu masukkan daun bayam, daun kunyit, garam, kaldu bubuk, dan merica. Cicipi dahulu, apakah rasanya sudah pas. Terakhir taburkan bawang putih goreng dan daun kemangi, aduk rata. Bubur manaso siap jadi santapan sarapan. Sajikan bersama ikan asin dan terasi supaya lebih nikmat

    RAUDATUL ADAWIYAH NASUTION

    Baca: Bisa tebak Bubur Manado, Rich Brian terharu Dapat Tepukan Bapak Ibunya


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.