6 Camilan yang Sebaiknya Dihindari Jika Ingin Diet Sukses

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi roti. Tabloidbintang

    Ilustrasi roti. Tabloidbintang

    TEMPO.CO, Jakarta - Memiliki berat badan ideal menjadi keinginan banyak orang.  Jika memiliki kelebihan berat badan, diet menjadi salah satu jalan keluarnya. Kunci utama diet sehat adalah memiliki asupan energi (kalori) yang seimbang dengan pengeluaran energi.

    Tidak semua jenis makanan, minuman atau camilan, dapat dikonsumsi ketika sedang diet sehat. Lebih-lebih jika makanan tersebut memiliki kandungan yang dapat merusak diet.

    Dikutip dari laman Eat This, inilah enam camilan yang dapat menggagalkan upaya penurunan berat badan

    1. Biskuit

    Salah satu camilan yang berpengaruh pada diet adalah biskuit. “Meskipun rasanya enak, biskuit adalah cara mudah untuk meningkatkan asupan kalorimu. Makanan ini tidak hanya sarat dengan natrium dan lemak trans, tetapi juga melalui ultra-proses dan tidak padat nutrisi,” kata ahli diet Melissa Morey. 

    Tapi jika ingin menjadikan biskuit sebagai salah satu camilan pada saat diet, pastikan  memilih beberapa merek biskuit yang telah direkomendasikan oleh ahli gizi.

    2. Makanan diet 

    Label makanan diet tidak bisa menjamin penurunan berat badan, tapi justru sebaliknya. Makanan beku atau frozen food dan makanan yang diklaim rendah kalori sebenarnya menyembunyian kalori yang berbahaya untuk orang yang ingin diet sehat.

    “Makanan ini mungkin tampak seperti ide yang bagus, tetapi sering mengandung bahan tersembunyi dan pemanis buatan,” Kata Morey. Ia menambahkan, “Hal lain yang harus diperhatikan adalah ukuran porsi makanan. Seringkali lebih baik hanya memiliki satu porsi makanan yang inginkan daripada beberapa porsi makanan diet.”

    3. Soda diet 

    Minuman manis yang sering dijumpai sebenarnya mengandung kalori tinggi. Jika  terlalu sering mengkonsumsinya, minuman ini dapat membuat berat badan bertambah. Salah satu minuman ini adalah soda. Walaupun soda diet diklaim mengandung kalori lebih rendah, minuman jenis ini tidak sesehat yang dikira.

    “Meskipun minuman ini sering tidak mengandung kalori, mereka mengandung gula alkohol atau pemanis buatan. Pemanis ini ditemukan dapat meningkatkan keinginan makan gula, yang dapat menyebabkan penambahan berat badan," kata Morey.

    4. Keripik kentang

    Ahli diet Ashley Larsen mengatakan makanan camilan klasik ini memiliki kombinasi lemak dan garam yang sempurna, membuatnya sangat menggoda dan sering kali sulit dikendalikan porsinya. 

    ADVERTISEMENT

    Jika sangat ingin memakannya, dia merekomendasikan menggabungkan keripik dengan stik sayuran berserat tinggi karena hal tersebut dapat mengontrol porsi makan.

    Baca juga: Hati-hati Mengikuti Delapan Diet Ini, Cepat Kurus tapi Tak Sehat

    5. Kopi manis 

    Larsen mengatakan bahwa kopi manis seperti frappuccino atau latte memiliki 300 kalori atau lebih per minuman. Ia juga menambahkan bahwa minuman ini berisi gula dan lemak sehingga memunculkan rasa lapar sepanjang hari.

    6. Roti putih

    Saat sedang diet sehat, hindari memakan roti putih. Pilihlah jenis karbohidrat yang akan dikonsumsi untuk kebutuhan badan.

    “Menurut sebuah penelitian, makan dua iris roti putih saja per hari dapat meningkatkan risiko obesitas dan penambahan berat badan hingga 40 persen. Roti putih terbuat dari tepung yang sangat halus, dicampur gula sehingga mudah menyebabkan makan berlebihan,” kata ahli diet lainnya, Robert Berry.

    Kalau ingin makan roti saat diet, dia merekomendasikan roti tepung almond, roti jangung dan roti oopsie atau cloud bread sebagai pengganti roti putih.

     

    SITI HAJAR SUWARDI 

     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.