Meski Berat Badan Belum Turun, Ini 7 Tanda Bahwa Rutinitas Olahragamu Efektif

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita olahraga. Freepik.com/Wayhomestudio

    Ilustrasi wanita olahraga. Freepik.com/Wayhomestudio

    TEMPO.CO, Jakarta - Kebanyakan orang mengukur keberhasilan atau efektivitas rutinitas olahraga dari perubahan berat badan. Jika berhasil, berat badan akan turun. Ternyata cara itu tidak tepat. Meski bobot tubuh tidak turun, ada banyak tanda lain yang menunjukkan bahwa rutinitas tersebut efektif.  

    Amber Shipherd, koordinator program psikologi kinerja di Texas A&M University - Kingsville, Amerika Serikat, secara realitis kebanyakan orang berolahraga untuk alasan ekstrinsik, seperti menurunkan berat badan atau menambah massa otot. "Masalahnya adalah bahwa perubahan itu biasanya yang terakhir atau paling lambat terjadi," kata dia, seperti dilansir dari Livestrong, Minggu, 20 Juni 2021. 

    Perubahan penampilan bukan hanya ditentukan olahraga, tapi banyak faktor lain seperti pola makan. Jika olahraga karena tujuan bentuk tubuh makan akan sangat mudah kecewa karena itu sangat lambat, dan akhirnya menyerah. 

    Jadi, sebelum menyerah, lihat beberapa tanda bahwa rutinitas kebugaran berhasil meski berat badan belum turun.

    ADVERTISEMENT

    1. Stres berkurang 

    Olahraga bisa menjadi pereda stres yang luar biasa, kata Shipherd. Sebab, olahraga menurunkan kadar hormon stres tubuh seperti kortisol dan epinefrin, menurut American Psychological Association.

    Penurunan ini dapat membantu orang mengelola stres dengan lebih efektif. Mengurangi stres juga dapat meningkatkan suasana hati, produktivitas, konsentrasi, dan kognisi secara keseluruhan, katanya.

    2. Tidur lebih baik 

    Berolahraga secara teratur dapat membantu istirahat di malam hari. Ini karena olahraga meningkatkan mood dan mengurangi stres.

    Banyak orang mengalami insomnia karena mereka memiliki kecemasan, kata Ryan Greene, dokter osteopathic yang mengkhususkan diri dalam kedokteran olahraga. Dengan berolahraga, orang dapat mengendalikan emosi hari itu dan mengurangi kemungkinan akan terbangun di malam hari. 

    "Waktu terbaik untuk berolahraga untuk tidur yang lebih baik bervariasi pada setiap orang," kata Green. Bagi sebagian orang, berolahraga di sore hari membuat mereka lelah dan membantu tidur lebih nyenyak; bagi yang lain, latihan larut malam sebenarnya membuat mereka terlalu bersemangat sehingga tetap terjaga sampai larut.

    3. Tak sabar ingin latihan 

    Salah satu tanda bahwa rutinitas kebugaran berhasil adalah jika Anda tak sabar ingin berolahraga terutama jika dulu takut, kata Morit Summers, instruktur olahraga.

    Merasa ingin berolahraga berarti Anda telah membuat kemajuan mental. Artinya, Anda telah menemukan sesuatu yang disukai, dan itu dapat bertahan cukup lama untuk melihat kemajuannya. Oh ya, peningkatan rasa percaya diri adalah manfaat lain dari olahraga.

    Baca juga: Mau Berat Badan Turun atau Jaga Kebugaran Ini 6 Langkah Mulai Rutinitas Olahraga


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.