5 Hal yang Harus Dihindari Orang Berusia Lebih dari 60 Tahun

Reporter

Editor

Mila Novita

Ilustrasi wanita tersenyum pada orang tua atau lansia di panti jompo. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Banyak orang melewati masa muda dengan bekerja keras dan bersenang-senang. Semua bisa dilakukan karena tubuh masih bugar. Tapi ketika usia bertambah tua, tubuh pun ikut menua sehingga banyak yang tak boleh lagi dilakukan. 

Untuk memiliki kesehatan yang optimal, inilah lima hal yang tak boleh dilakukan setelah usia 60 tahun, seperti dilansir eatthis.com, Selasa, 15 Juni 2021. 

1. Terlalu kesepian

Kesepian tidak hanya membuat suasana hati buruk, tapi juga dapat menurunkan sistem terpenting tubuh. Penelitian menemukan bahwa kesepian dapat meningkatkan risiko demensia pada orang dewasa yang lebih tua hingga 50 persen.

Kesehatan otak bukan satu-satunya ancaman. Sebuah penelitian di Finlandia baru-baru ini menemukan bahwa pria yang dilaporkan merasa kesepian selama dua dekade lebih mungkin didiagnosis menderita kanker. Kesepian tampaknya menyebabkan respons stres dalam tubuh, yang dapat menyebabkan peradangan dan gangguan sistem kekebalan tubuh. Jadi, bersosialisasilah secara teratur dengan teman dan orang yang dicintai, bergabung dengan kelompok kegiatan, atau menjadi sukarelawan.

2. Melewatkan vaksinasi

Ada beberapa vaksin yang disarankan untuk orang lanjut usia atau lansia (usia 65 tahun ke atas), seperti vaksinasi terhadap flu, pneumonia, batuk rejan dan herpes zoster. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit atau CDC Amerika Serikat mengatakan setiap orang dewasa harus mendapatkan vaksin flu tahunan, dan orang di atas 60 tahun adalah kelompok prioritas. CDC juga merekomendasikan dua vaksin pneumonia pneumokokus untuk orang berusia 65 tahun ke atas, dan dua dosis vaksin herpes zoster untuk orang berusia di atas 50 tahun.

3. Tekanan darah tidak terkendali 

Tekanan darah adalah salah satu kondisi yang harus dipantau. American Heart Association mengatakan tekanan darah lansia normalnya 120/80 atau lebih rendah. Seiring waktu, tekanan darah tinggi dapat melemahkan dinding pembuluh darah sehingga meningkatkan risiko stroke, serangan jantung, dan demensia.

4. Tidak olahraga rutin

Seiring bertambahnya usia, kebanyakan orang cenderung menjadi kurang aktif, ppadahal tubuh membutuhkan banyak bergerak. Para ahli mengatakan bahwa berolahraga secara teratur meningkatkan tonus dan massa otot, mengurangi pengeroposan tulang, meningkatkan memori, meningkatkan metabolisme, dan meningkatkan kualitas tidur.

Selain itu, gaya hidup yang tidak banyak bergerak meningkatkan risiko obesitas, diabetes tipe 2, stroke, penyakit kardiovaskular, dan demensia. American Heart Association merekomendasikan 150 menit latihan intensitas sedang (atau 75 menit latihan berat) setiap minggu. Beberapa contoh olahraga intensitas sedang termasuk jalan cepat, menari, atau berkebun; olahraga berat termasuk berlari, berenang, hiking atau bersepeda.

Baca juga: Tips Cegah Covid-19 pada Lansia, Ingat Olahraga dan Asupan Gizi

5. Minum alkohol terlalu banyak 

Konsumsi alkohol yang berlebihan meningkatkan risiko kanker dan penyakit jantung pada usia berapa pun, tetapi seiring bertambahnya usia, ada lebih banyak alasan untuk menguranginya. Orang berusia lanjut memiliki massa tubuh tanpa lemak yang jumlahnya lebih sedikit dan tulang melemah. Selain itu, mabuk pada usia 60 dapat menyebabkan lebih banyak bahaya daripada usia 40. Lansia juga biasanya membutuhkan obat jangka panjang yang dapat menyebabkan interaksi berbahaya dengan alkohol.

Untuk tetap sehat, lansia sebaiknya minum secukupnya atau hindari sama sekali. Para ahli mengatakan wanita berusia lanjut seharusnya tidak lebih dari satu minuman beralkohol per hari, dan pria harus membatasi diri hanya dua. 






7 Olahraga untuk Lansia, Ada Dansa Hingga Yoga

2 jam lalu

7 Olahraga untuk Lansia, Ada Dansa Hingga Yoga

Usia senja tidak bisa menghentikan seseorang melakukan olahraga. Simak 7 olahraga untuk lansia.


Penurunan Fungsi Kognitif Ringan, Apa Itu Mild Cognitive Impairment?

3 jam lalu

Penurunan Fungsi Kognitif Ringan, Apa Itu Mild Cognitive Impairment?

Seiring waktu penurunan fungsi kognitif atay mild cognitive impairment jika dibiarkan bisa meningkatkan risiko masalah neurologis


Ini yang Harus Dilakukan jika Anak Digigit Hewan Penular Rabies

2 hari lalu

Ini yang Harus Dilakukan jika Anak Digigit Hewan Penular Rabies

Dokter mengimbau orang tua melakukan sejumlah langkah berikut apabila anak digigit hewan penular rabies sebelum membahayakan nyawa. Apa saja?


Mengapa Penderita Obesitas Berisiko Kena Diabetes dan Penyakit Jantung?

2 hari lalu

Mengapa Penderita Obesitas Berisiko Kena Diabetes dan Penyakit Jantung?

Orang yang mengalami obesitas dapat berisiko lebih besar terkena penyakit antara lain diabetes, tekanan darah tinggi dan penyakit jantung. Kenapa?


Perawatan yang Dapat Diberikan pada Penderita Demensia

4 hari lalu

Perawatan yang Dapat Diberikan pada Penderita Demensia

Banyak hal yang bisa dilakukan untuk merawat pasien demensia. Berikut di antaranya.


Serba Serbi Meningitis: Penyebab, Gejala dan Proses Pengobatannya

5 hari lalu

Serba Serbi Meningitis: Penyebab, Gejala dan Proses Pengobatannya

Meningitis yang disebabkan virus dan jamur, sama bahayanya. Ketahui penyebab dan gejala serta bagaimana proses pengobatannya.


Demensia dengan Body Lewy: Penyebab, Gejala dan Perawatannya

6 hari lalu

Demensia dengan Body Lewy: Penyebab, Gejala dan Perawatannya

Gejala demensia dengan Body Lewy seperti halusinasi, kebingungan, hingga rasa mengantuk yang berlebih


Kemensos Rancang Program Bansos untuk Lansia, Disabilitas dan Yatim Piatu Rp 493 Miliar

6 hari lalu

Kemensos Rancang Program Bansos untuk Lansia, Disabilitas dan Yatim Piatu Rp 493 Miliar

Kementerian Sosial sedang mencoba mengembangkan program bansos khusus untuk disabilitas, lansia, dan anak yatim piatu. Seperti apa bentuknya?


Hari Rabies Sedunia, Kementan Gelar Vaksinasi Hewan Gratis di Bali

7 hari lalu

Hari Rabies Sedunia, Kementan Gelar Vaksinasi Hewan Gratis di Bali

Kementerian Pertanian (Kementan) perkuat pengendalian Rabies di Provinsi Bali dengan melakukan gerakan vaksinasi hewan secara massal


Gejala-gejala Penyakit Parkinson dan Cara Perawatannya

7 hari lalu

Gejala-gejala Penyakit Parkinson dan Cara Perawatannya

Berikut gejala penyakit parkinson dan cara perawatannya