5 Manfaat Donor Darah Jika Dilakukan Secara Rutin

Reporter

Editor

Mila Novita

Ilustrasi donor darah (Pixabay.com)

TEMPO.CO, Jakarta - Hari Donor Darah Sedunia diperingati pada tanggal 14 Juni untuk meningkatkan kesadaran tentang perlunya mendonorkan darah secara teratur. Donor darah penting untuk meningkatkan ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan.

Peringatan Hari Donor Darah Sedunia juga penting untuk mengucapkan terima kasih kepada para donatur sekaligus memotivasi orang lain yang ragu-ragu untuk menjadi sukarelawan dalam tujuan mulia.

"Sering kali, pasien yang menderita kondisi yang mengancam jiwa dapat diselamatkan dengan donor darah. Tapi, harus diketahui juga bahwa donor darah tidak hanya membantu menyelamatkan nyawa, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan tertentu bagi pendonornya,” kata Sandeep Jassal, dokter pengobatan alternatif dari India.

Berikut manfaat donor darah menurut Jassal.

1. Menurunkan berat badan

Donor darah tepat waktu membantu menurunkan berat badan dan meningkatkan kebugaran pada orang dewasa yang sehat. Menurut peneliti University of California, mendonorkan satu pint atau 450 ml darah membantu tubuh membakar sekitar 650 kalori. Tapi donor darah tak boleh didorong sebagai rencana penurunan berat badan. Konsultasi dokter sebelum mendonorkan darah untuk menghindari masalah kesehatan.

2. Mencegah hemochromatosis

Menyumbangkan darah dapat menurunkan risiko hemochromatosis, suatu kondisi ada kelebihan penyerapan zat besi oleh tubuh. Donor darah secara teratur dapat menurunkan kelebihan zat besi, sehingga terbukti bermanfaat bagi penderita hemokromatosis. Namun, pastikan bahwa standar wajib kriteria kelayakan donor darah dipenuhi oleh donor dengan hemokromatosis.

3. Mengurangi risiko penyakit jantung

Donor darah secara teratur menjaga kadar zat besi, yang menurunkan risiko penyakit jantung. Penumpukan zat besi dalam jumlah besar dalam tubuh dapat menyebabkan kerusakan oksidatif yang telah terbukti menjadi penyebab utama dalam mempercepat penuaan, serangan jantung, stroke, dan lain-lain.

4. Risiko kanker lebih rendah

Zat besi tinggi dalam tubuh meningkatkan risiko kanker. Donor darah dapat menjaga kadar zat besi yang sehat, sehingga menurunkan risiko terkena kanker.

5. Meningkatkan produksi sel darah baru

Donor darah merangsang produksi sel darah baru. Setelah mendonorkan darah, sistem tubuh akan bekerja dalam waktu 48 jam dengan bantuan sumsum tulang. Sel darah baru diproduksi dan semua sel darah merah yang hilang diganti dalam rentang waktu 30 hingga 60 hari. Oleh karena itu, mendonorkan darah membantu menjaga kesehatan secara umum. 

Baca juga: 5 Persiapan Penting Sebelum Donor Darah yang Perlu Dipahami

INDIAN EXPRESS






Apa Saja Manfaat Terapi Bekam?

3 hari lalu

Apa Saja Manfaat Terapi Bekam?

Bekam merupakan metode terapi untuk meningkatkan sirkulasi darah


Bupati Bekasi Tantang PMI Jadi Pusat Call Center Reaksi Cepat

8 hari lalu

Bupati Bekasi Tantang PMI Jadi Pusat Call Center Reaksi Cepat

Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan mengajak kaum pelajar di daerah itu untuk aktif mengikuti kegiatan kemanusiaan Palang Merah Indonesia (PMI).


4 Manfaat Buah Blueberry, Kaya Antioksidan Mengurangi Risiko Kanker

10 hari lalu

4 Manfaat Buah Blueberry, Kaya Antioksidan Mengurangi Risiko Kanker

Buah Blueberry kaya antioksidan punya banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Mengapa mampu kurangi risiko kanker?


Mengenal Sindrom Churg-Strauss, Kondisi Medis yang Menyebabkan Pembuluh Darah Membengkak

10 hari lalu

Mengenal Sindrom Churg-Strauss, Kondisi Medis yang Menyebabkan Pembuluh Darah Membengkak

Sindrom Churg-Strauss adalah kondisi medis yang menyebabkan pembuluh darah meradang.


Tindakan Pengobatan Penyakit Kaki Gajah

10 hari lalu

Tindakan Pengobatan Penyakit Kaki Gajah

Kaki gajah juga mengakibatkan kulit kering, tebal, ulserasi, warna gelap dari biasanya, dan berbintik


Penyebab Penyakit Kaki Gajah

10 hari lalu

Penyebab Penyakit Kaki Gajah

Penyakit kaki gajah atau filariasis limfatik ditandai adanya pembengkakan


Cegah Anemia dengan Perbanyak Makanan Kaya Zat Besi

14 hari lalu

Cegah Anemia dengan Perbanyak Makanan Kaya Zat Besi

Kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia dan tak cukup sel darah merah untuk mengangkut oksigen, yang dapat menyebabkan kelelahan.


5 Efek Samping Minum Teh, dari Gangguan Tidur hingga Sembelit

14 hari lalu

5 Efek Samping Minum Teh, dari Gangguan Tidur hingga Sembelit

Teh mengandung senyawa alami seperti kafein, tanin, dan teofilin yang memiliki efek samping bagi tubuh.


Mengenali Kondisi Rhesus yang Berisiko untuk Ibu Hamil

16 hari lalu

Mengenali Kondisi Rhesus yang Berisiko untuk Ibu Hamil

Rhesus salah satu sistem penggolongan darah yang bernilai positif atau negatif


Rhesus, Sistem Pengelompokan Golongan Darah

17 hari lalu

Rhesus, Sistem Pengelompokan Golongan Darah

Rhesus merupakan salah satu sistem dalam mengelompokkan golongan darah