Jangan Biasakan Mengunyah di Satu Sisi, Ini Dampaknya pada Gigi dan Mulut

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi sakit gigi. shutterstock.com

    Ilustrasi sakit gigi. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kebiasaan mengunyah makanan di satu sisi mulut ternyata bisa berdampak terhadap kebersihan gigi dan mulut mulut. Karena itu, dokter menyarankan mengunyah makanan dilakukan secara seimbang di kedua sisi mulut

    Dokter spesialis konservasi gigi dari Rumah Sakit Pelni Jakarta Rosdiana Nurul Annisa mengatakan bahwa air liur akan diproduksi ketika seseorang mengunyah.

    "Salah satu fungsi dari saliva atau air liur itu self-cleansing untuk membersihkan mulut, jadi biasanya sisi yang tidak pernah dipakai mengunyah justru lebih banyak karang giginya," kata Rosdiana kepada ANTARA.

    Air liur atau ludah membuat mulut tidak kering dan nyaman, membantu mengunyah, merasakan makanan dan menelan, serta mengandung protein dan mineral yang melindungi lapisan terluar gigi dan mencegah kerusakan gigi serta penyakit gusi. Air liur membantu membersihkan partikel-partikel makanan dari gigi, sehingga mengurangi risiko gigi berlubang.

    ADVERTISEMENT

    Dokter gigi dari Universitas Indonesia itu menjelaskan, sendi di sisi mulut yang tidak dipakai mengunyah akan melemah karena tidak bekerja. Gigi pada sisi yang dipakai untuk mengunyah mendapat beban yang lebih berat karena semua dipusatkan di situ.

    Jika Anda menyadari kebiasaan tersebut, carilah penyebab mengapa hanya satu sisi yang dipakai untuk mengunyah. Rosdiana menjelaskan, ada kemungkinan mengunyah hanya di satu sisi disebabkan rasa tidak nyaman pada rongga sebelah. Sumbernya bervariasi, mungkin ada gigi yang berlubang yang membuat sisa makanan tersangkut ke dalamnya.

    "Pokoknya sesuatu yang bikin dia tidak bisa mengunyah di sisi lain," ujarnya.

    Periksakan diri ke dokter untuk mengetahui penyebab kebiasaan mengunyah di satu sisi, lalu atasi masalahnya agar Anda bisa mengunyah di kedua sisi secara seimbang.

    Bila ada gigi yang berlubang, segera tambal agar proses mengunyah di sisi tersebut jadi lebih nyaman. Atau, jika mengunyah tidak nyaman karena ompong, pakailah gigi palsu sehingga proses makan dan mengunyah tidak terganggu.

    Baca juga: Alasan Dokter Merekomendasikan Menyikat Gigi Setelah Sarapan, Bukan Bangun Tidur


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selain Makan di Warteg, Ini Sejumlah Kegiatan Asyik yang Bisa Dilakukan 20 Menit

    Ternyata ada banyak kegiatan positif selain makan di warteg yang bisa dilakukan dalam waktu 20 menit. Simak sejumlah kegiatan berikut...