5 Tanda COVID-19 pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai

Reporter

Editor

Mila Novita

Ilustrasi hamil. Unsplash.com/John Looy

TEMPO.CO, Jakarta - COVID-19 berdampak pada semua orang dengan cara yang berbeda, termasuk wanita hamil. Karena itu, ibu hamil perlu waspada dan berhati-hati selama pandemi. Ini karena wanita hamil juga rentan terhadap penyakit paru atau yang berhubungan dengan paru-paru. 

Dilansir dari Pink Villa, menurut dokter kebidanan dan kandungan (konsultan) di Motherhood Hospital, India, Aarthi Bharat, sekitar 80 persen wanita hamil mengalami sesak napas. Ini adalah reaksi tubuh yang sangat normal karena adanya perubahan yang dialam ibu hamil.

Pada awal kehamilan, tubuh mulai mengalami perubahan, termasuk peningkatan kebutuhan oksigen dan nutrisi serta perubahan hormonal. Di antaranya kita juga melihat peningkatan volume darah yang harus dipompa oleh jantung, sehingga menyebabkan sedikit sesak napas.

Sesak napas juga dapat terlihat pada masa akhir kehamilan ketika rahim menekan organ perut dan mendorongnya ke atas, sehingga menyebabkan tekanan pada diafragma dan mengurangi ruang inflasi paru-paru di tulang rusuk. Bersamaan dengan itu, hamil secara umum dapat menyebabkan kecemasan dan semakin meningkatkan penyimpangan paru-paru.

Seperti asma dan sesak napas, COVID-19 juga berdampak langsung pada paru-paru. Karena itu, ibu hamil perlu mendeteksi tanda-tanda awal COVID-19 agar tidak mengalami kondisi yang lebih serius. 

Inilah lima tanda awalnya, menurut Aarthi Bharat

5 tanda untuk menangkap Covid lebih awal:

1. Waspadai batuk parah atau badan pegal-pegal karena bisa jadi itu pertanda virus masuk ke dalam tubuh.

2. Waspadai rasa dingin yang menjalar di seluruh tubuh dan mungkin sakit tenggorokan.

3. COVID-19 mungkin tidak memiliki gejala yang biasa seperti demam atau sesak napas, tapi mungkin muncul sakit perut.

4. Beberapa pasien mungkin menunjukkan gejala demam tak lama setelah melahirkan. Namun, karena kemunculannya membingungkan dan keterlambatan dalam pengujian, dokter mungkin merasa bahwa demam ini disebabkan oleh alasan pascapersalinan. Jadi, jika demam setelah melahirkan, jauhi orang-orang dan lakukan tes sesegera mungkin.

Baca juga: Ibu Hamil Perhatikan Konsumsi 6 Makanan Ini untuk Kesehatan Janin

5. Sebagian besar pasien COVID-19 yang hamil tidak menunjukkan gejala, mungkin hanya demam ringan. Jadi, wanita hamil harus waspada terhadap demam ringan dan segera lakukan pencegahan penularan jika merasa curiga bahwa mereka terinfeksi.

Catatan: Cobalah tetap tenang jika kebetulan memiliki COVID-19 karena stres dapat berdampak pada bayi. Jangan lupa, ibu hamil pun perlu menerapkan protokol kesehatan #jagajarak, #cucitangan, #pakaimasker.






Honda Jepang Kembali Alami Gangguan Pasokan Suku Cadang, Produksi Dipangkas 40 Persen

10 jam lalu

Honda Jepang Kembali Alami Gangguan Pasokan Suku Cadang, Produksi Dipangkas 40 Persen

Honda menurunkan rencana produksi di dua pabrik di Jepang karena terkendala rantai pasokan dan logistik yang dipicu oleh wabah Covid-19.


Hilary Swank Hamil Anak Kembar Bahagia Sekaligus Antusias Menjadi Ibu

22 jam lalu

Hilary Swank Hamil Anak Kembar Bahagia Sekaligus Antusias Menjadi Ibu

Hilary Swank mengungkapkan berita kehamilan kembarnya pada hari Rabu


Bahaya Diffuser dengan Campuran Cairan Antiseptik

1 hari lalu

Bahaya Diffuser dengan Campuran Cairan Antiseptik

Cairan antiseptik memiliki sejumlah kandungan yang membahayakan sehingga tak dianjurkan digunakan untuk campuran diffuser.


Begini Efek Setelah Mengidap Covid-19

1 hari lalu

Begini Efek Setelah Mengidap Covid-19

Usai mengidap Covid-19 ternyata dapat mempengaruhi fungsi kogitif otak. Apa efek samping lainnya?


PPKM Level 1 di Jawa-Bali dan Luar Jawa-Bali Diperpanjang hingga 7 November

2 hari lalu

PPKM Level 1 di Jawa-Bali dan Luar Jawa-Bali Diperpanjang hingga 7 November

Pemerintah memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) wilayah Jawa-Bali dan luar Jawa-Bali


DKI Jakarta Penyumbang Tertinggi Kasus Positif Covid-19 Hari Ini

4 hari lalu

DKI Jakarta Penyumbang Tertinggi Kasus Positif Covid-19 Hari Ini

Jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 pada Ahad, 2 Oktober 2022, bertambah 1.322 kasus dengan provinsi penyumbang tertinggi DKI Jakarta.


Solidaritas dan Donor Darah Penghuni Apartemen Lavande

4 hari lalu

Solidaritas dan Donor Darah Penghuni Apartemen Lavande

Ratusan penghuni Apartemen Lavande Residences, Jakarta Selatan mengikuti kegiatan donor darah bertempat di lantai dasar apartemen.


Gemar Minum Teh? Ketahui 7 Efek Samping Konsumsi Teh

4 hari lalu

Gemar Minum Teh? Ketahui 7 Efek Samping Konsumsi Teh

Kandungan tanin dan kafein pada teh dapat membahayakan tubuh apabila minum teh secara terus-menerus dan berlebihan. Apa efek samping lain?


Update Covid Hari Ini: Bertambah 1.857 Kasus, Meninggal 19 Orang

6 hari lalu

Update Covid Hari Ini: Bertambah 1.857 Kasus, Meninggal 19 Orang

Update Covid hari ini Jumat 30 September 2022 bertambah 1.857 kasus sehingga total mencapai 6.431.624 orang.


Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

6 hari lalu

Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

Australia akan menghapus wajib isolasi mandiri di rumah lima hari untuk orang yang terinfeksi Covid-19, yang membuat ahli kesehatan khawatir