Dinda Kirana Operasi Kista Ovarium, Inilah Gejala Awal yang Dia Rasakan

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dinda Kirana (Instagram/@dindakirana.s)

    Dinda Kirana (Instagram/@dindakirana.s)

    TEMPO.CO, Jakarta - Dinda Kirana baru menjalani operasi pengangkatan kista ovarium pada Kamis, 10 Juni 2021. Saat ini dia masih dirawat di rumah sakit untuk pemulihan. 

    Kabar tersebut dia sampaikan saat Instagram Live pada Jumat, 11 Juni 2021. Di video rekamannya, Dinda tampak masih terbaring lemah di tempat tidur ruang perawatan rumah sakit, tetapi berusaha menjawab beberapa pertanyaan pengikutnya. 

    "Kemarin aku operasi kista di bagian ovarium, ovarium adalah sel (indung) telur. Dan ini masih dugaan, kata dokternya kista ini jenis kista endometriosis dan penyakit ini common pada perempuan," kata dia. 

    Aktris berusia 26 tahun itu mengatakan kista ovarium ini sudah dia ketahui sejak tahun lalu. Namun, saat itu besarnya baru tiga sentimeter. Ketika kembali memeriksakan diri, kistanya sudah berkembang lebih besar, bukan cuma satu tapi dua. Masing-masing berada di sel telur sisi kanan dan kiri rahimnya. 

    ADVERTISEMENT

    "Kistanya ada dua, ovarium juga ada dua kan, kantung kanan dan kiri, jadi dua-duanya ada. Ada ada yang ukurannya 12 sentimeter dan 5 sentimeter. Dan itu udah termasuk besar sekali," kata dia. 

    Dinda tak menduga kistanya berkembang begitu cepat. Menurut dia, gejala awal penyakit yang dia rasakan adalah nyeri haid yang teramat sangat. "Sampai nggak bisa berdiri, benar-benar nggak bisa jalan, di tengah-tengah syuting juga sampai harus berhenti dulu," dia menambahkan. 

    Dia sudah mencoba berbagai cara untuk menghilangkan rasa nyerinya, tapi obat-obatan penghilang rasa sakit sudah tidak mempan. Jadi, dia hanya bisa mengompres perutnya menggunakan bantal air panas untuk mengurangi nyeri. 

    Dia juga mengatakan bahwa haidnya datang tidak teratur dan durasinya hanya sebentar. Jika menstruasi perempuan lain umumnya sekitar satu minggu, dia hanya tiga hari dan sisanya hanya flek. "Jadi benar-benar nggak teratur," ujar dia. 

    Tahun lalu dia sempat berkonsultasi dengan dokter. Dokter menyarankan untuk menghentikan menyetop menstruasinya karena darah menstruasi bikin kista bertambah besar. tapi dia tidak melakukannya. "Menurut aku nonsense tapi itu ternyata benar," kata dia. 

    Baca juga: Menstruasi Hanya 2 Hari, Tanda Kista Ovarium Hingga Awal Kehamilan

    Dilansir dari WebMD, kista ovarium adalah kantong padat atau berisi cairan di dalam atau di ovarium atau indung telur. Kista ini umum terjadi, terutama pada wanita yang sedang hamil atau yang belum mengalami menopause. 

    Jadi, untuk para perempuan yang mengalami nyeri haid tidak tertahankan, Dinda Kirana menyarankan memeriksakan diri ke dokter kandungan untuk memastikan penyebabnya. Mungkin saja itu karena kista ovarium seperti yang dia alami. 



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Warga Tak Punya NIK Bisa Divaksinasi, Simak Caranya

    Demi mencapai target tinggi untuk vaksinasi Covid-19, Kementerian Kesehatan memutuskan warga yang tak punya NIK tetap dapat divaksin. Ini caranya...