Cerita Cinta Laura Disindir Ayah Saat Belanja karena Cuma Ingin Punya

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cinta Laura/Instagram/@claurakiehl

    Cinta Laura/Instagram/@claurakiehl

    TEMPO.CO, Jakarta - Cinta Laura menceritakan pengalaman pribadi saat membeli sesuatu ketika dia kecil. Saat itu, Cinta belum terlalu memikirkan apakah barang yang dibelinya berdasarkan keinginan atau kebutuhan. Intinya, dia ingin memilikinya.

    "Waktu masih kecil, aku beli sesuatu meski aku tidak terlalu membutuhkannya. Terus papa menyindir, 'ngapain beli itu, kan kamu enggak perlu-perlu banget'," kata Cinta dalam acara JD.ID 618 Shopping Festival dan Penunjukkan Cinta Laura sebagai Brand Ambassador JD.ID secara virtual, Kamis 10 Juni 2021.

    Cinta Laura kemudian memikirkan sindiran ayahnya, Michael Kiehl. Menurut dia, ada benarnya juga dan pada akhirnya menyesal karena sudah membeli sesuatu hanya berdasarkan keinginan, bukan kebutuhan. Menurut Cinta, ayah dan ibunya mengajarkan untuk melihat sesuatu hal dari berbagai perspektif. "

    "Harus berpikir, apa yang orang lain bisa lakukan dengan uang sebesar itu? Ini sense empati," kata Cinta Laura. "Jadi, aku beli yang aku butuh."

    ADVERTISEMENT

    Cinta Laura. Instagram.com/@claurakiehl

    Contoh ketika membeli makanan, Cinta memilih yang terbuat dari bahan berkualitas terbaik, sumber yang benar, dan mengolahnya dengan etik. "Aku menghabiskan uang untuk yang penting bagi mental dan spiritual," katanya.

    Tips untuk mendeteksi apakah kamu membeli sesuatu berdasarkan keinginan atau kebutuhan, menurut Cinta, jika dibeli dengan keinginan, maka kesenangan itu hanya sementara. "Dan ada rasa bersalah," ucapnya. Sementara jika membeli barang yang dibutuhkan, tentu akan terpakai dan bisa jadi untuk investasi.

    Menurut Cinta Laura, membeli suplemen dan makeup adalah kebutuhan sekaligus investasi. Sebagai pecinta olahraga, Cinta mengkonsumsi suplemen untuk membentuk otot. Dan tentu dia membutuhkan makeup guna menunjang penampilan. Dua benda itu biasanya akan terpakai dan habis selama satu sampai tiga bulan.

    Selain suplemen dan makeup, perempuan 27 tahun ini biasanaya menggunakan layanan belanja online untuk membeli peralatan kebersihan rumah, pembersih kayu, pembersih keramik, sabun cuci piring, kabel roll untuk syuting, ring light, sampai kursi kerja. "Aku pilih beli online, kecuali aku harus mencoba sendiri produknya," kata dia.

    Baca juga:
    Ogah Beli Tas Rp 30 Juta, Cinta Laura Pilih Sekolahkan Anak Tak Mampu


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Pernikahan dan Hajatan saat PPKM Level 4 dan 3, Ada Sanksi jika Melanggar

    Pemerintah mengatur resepsi pernikahan saat PPKM Level 4 dan lebih rendah. Aturan itu diikuti sanksi bagi pelaku usaha, perorangan, dan kepala daerah.