Tips Menggoreng Makanan Agar Renyah dan Tetap Sehat

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita memasak di rumah. Freepik.com/Senivpetro

    Ilustrasi wanita memasak di rumah. Freepik.com/Senivpetro

    TEMPO.CO, Jakarta - Memasak dengan cara menggoreng memang susah-susah gampang. Salah tekniknya bisa membuat makanan tidak enak, mungkin gosong atau kurang matang. Bahkan bisa membahayakan jika percikan minyak mendarat di tangan atau tumpah ke bagian tubuh lainnya. Untuk itu perlu kehati-hatian saat memasak dengan menggoreng.

    Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menggoreng untuk hasil makanan jadi lebih sehat dan tetap lezat. 

    Pertama, penting untuk memastikan minyak goreng yang hendak digunakan dalam keadaan bagus dan bersih. Jika menggunakan minyak goreng yang sudah dipakai berkali-kali dan kotoran menumpuk. Selain tak baik untuk kesehatan, minyak akan mudah gosong, dan tentunya makanan akan terasa gosong. Hal ini pun mengganggu cita rasa masakan tersebut.

    Jika ada, gunakan minyak zaitun. Karena minyak zaitun lebih stabil pada suhu tinggi dibandingkan dengan minyak jagung, minyak bunga matahari, dan minyak kedelai maupun minyak jenis lainnya. Apalagi minyak ini memiliki lebih banyak manfaat bagi kesehatan.

    Kemudian tentukan banyak minyak yang sesuai, jangan sampai terlalu banyak atau justru terlalu sedikit. Pun jangan menggoreng makanan sekaligus dalam jumlah banyak, karena akan membuat suhu minyak turun sehingga makanan menjadi kurang renyah dan kurang lezat. Sebaiknya goreng dalam jumlah sedikit dan aduk gorengan sesekali agar matangnya merata.

    Tunggu suhu minyak hingga cukup panas, namun ketika makanan dimasukkan ke dalam wajan, kecilkan api. Suhu api yang pas untuk menggoreng makanan adalah sekitar 160-190 derajat Celsius. Selama prosesnya, sesuaikan agar panas berada di antara 160-175 derajat celsius. Kamu harus menjaga minyak tetap panas untuk makanan yang matang sempurna.

    Terkait teknik memasukkan makanan ke dalam wajan yang sudah berisi minyak panas pun tak boleh dilempar. Selain itu, hindari memasukkan makanan dari atas misnya. Cara yang benar yaitu masukkan makanan ke dalam minyak panas dari jarak dekat dari arah samping. Jika khawatir kecipratan minyak, maka letakkan makanan di atas saringan berlubang lalu masukkan ke dalam minyak panas.

    Terakhir tiriskan makanan yang telah makan. Mengeringkan supaya tidak terlalu makanan berminyak pada akhirnya. Bisa menggunakan kertas tisu. Pasalnya serta tisu dapat menyerap minyak yang terkandung dalam makanan agar makanan lebih kering dan renyah.

    RAUDATUL ADAWIYAH NASUTION

    Baca: Minyak yang Paling Baik Dipakai untuk Menggoreng Menurut Dokter


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Resepsi Pernikahan di PPKM Level 4 dan 3

    Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, atau PPKM, dengan skema level juga mengatur soal resepsi pernikahan. Simak aturannya.