Begini Cara Menguji Pembalut Wanita Berdioxin yang Bahaya Bagi Kesehatan

Reporter

Ilustrasi pembalut wanita/pantyliners. Wisegeek.com

TEMPO.CO, Jakarta - Pembalut merupakan benda yang sangat diperlukan wanita saat menstruasi. Namun jika pembalut wanita yang Anda gunakan mengandung dioxin, ia dapat menimbulkan berbagai macam risiko kesehatan, termasuk kanker serviks.

Dioxin merupakan kelompok senyawa hidrokarbon heterosiklik yang berasal dari industri pemutih, pulp dan kertas. Dioksin kadang ditemukan di pembalut wanita yang menggunakan kertas dan pulp yang sudah melalui proses pemutihan menggunakan klorin. Dilansir kelair.bppt.go.id,  untuk menguji apakah produk pembalut mengandung dioxin atau tidak, bisa menggunakan cara berikut ini:

Ciri pembalut mengandung dioxin:

Terasa panas dan gatal ketika digunakan, menyebabkan keputihan dan berbau tidak sedap, serta menyebabkan kekuning-kuningan.

Cara menguji pembalut mengandung dioxin:

Pertama, sobek produk pembalut Anda, ambil bagian inti di dalamnya.

Kedua, ambil segelas air putih, usahakan menggunakan gelas transparan agar uji coba lebih terlihat jelas.

Ketiga, ambil sebagian dari lembaran inti pembalut dan celupkan ke dalam gelas berisi air, aduk menggunakan sumpit.

Keempat, lihat perubahan warnanya.  Jika produk yang Anda aduk tadi hancur dan airnya keruh, berarti produk tersebut berkualitas buruk dan banyak mengandung pemutih.

Produk berkualitas buruk ini banyak mengandung dioxin yang dapat menyebabkan organ intim kewanitaan mengalami banyak masalah, mulai gatal-gatal, keputihan, iritasi dan pemicu terjadinya kanker mulut rahim atau serviks.

Sedang itu, penelitian menemukan bahwa zat dioxin berisiko memicu terjadinya kanker serviks, endometriosis, kemandulan, kanker rahim, kanker payudara, penurunan sistem kekebalan, penyakit radang pelvis, toxic shock syndrom, dan risiko lain.

Kelayakan pembalut wanita menurut SNI

Menurut Standar Nasional Indonesia (SNI) 16-6363-2000 produk pembalut wanita haruslah  bersih, tidak mengandung kotoran dan zat asing, tidak menyebabkan iritasi atau efek samping, tidak melepaskan serabut waktu digunakan, tidak berbau dan lembut. Daya serap pembalut juga tidak kurang dari 10 kali bobot pembalut, tidak mudah rembes, dan tidak mudah koyak.

DELFI ANA HARAHAP

Baca: 5 Tips Memilih Pembalut, Kenapa yang Berpewangi Tak Dianjurkan?






5 Tanda dan Efek Samping Kelebihan Vitamin D

2 jam lalu

5 Tanda dan Efek Samping Kelebihan Vitamin D

Mengonsumsi vitamin D dengan dosis tinggi dari waktu ke waktu dapat mencapai tingkat racun atau berbahaya dalam tubuh.


Inilah Bahaya Paparan BPA bagi Kesehatan

10 jam lalu

Inilah Bahaya Paparan BPA bagi Kesehatan

Penelitian menunjukkan BPA dapat berdampak pada kesehatan manusia dengan berbagai cara.


Inilah Kandungan Nutrisi Daun Kelor sehingga Dijuluki Superfood

1 hari lalu

Inilah Kandungan Nutrisi Daun Kelor sehingga Dijuluki Superfood

Daun kelor mengandung banyak manfaat bagi kesehatan sehingga menjadi salah satu bahan pangan dengan julukan superfood.


6 Manfaat Teh Putih, Mencegah Peradangan hingga Kesehatan Gigi

2 hari lalu

6 Manfaat Teh Putih, Mencegah Peradangan hingga Kesehatan Gigi

Teh putih diproduksi dengan memetik kuncup dan daun sebelum mekar


Tempat Kerja Toxic Memang Seram, tapi Bisa Diatasi

3 hari lalu

Tempat Kerja Toxic Memang Seram, tapi Bisa Diatasi

Salah satu cara ampuh untuk mengatasi lingkungan kerja toxic adalah memulihkan diri sendiri.


Tak Hanya Memicu Bahagia, Berikut Khasiat Cinta bagi Tubuh

3 hari lalu

Tak Hanya Memicu Bahagia, Berikut Khasiat Cinta bagi Tubuh

Cinta merupakan salah satu hal yang disukai banyak orang. Tak banyak diketahui, cinta ternyata memiliki dampak positif bagi tubuh.


Seberapa Banyak Gula yang Boleh Dikonsumsi dalam Sehari?

4 hari lalu

Seberapa Banyak Gula yang Boleh Dikonsumsi dalam Sehari?

Mengonsumsi gula berlebih tidak baik untuk kesehatan. Berikut jumlah ideal gula yang bisa dikonsumsi dalam sehari.


3 Manfaat Antioksidan bagi Kesehatan

5 hari lalu

3 Manfaat Antioksidan bagi Kesehatan

Antioksidan adalah senyawa yang memiliki banyak manfaat bagi tubuh.


Inilah 5 Manfaat Teh Matcha bagi Kesehatan

6 hari lalu

Inilah 5 Manfaat Teh Matcha bagi Kesehatan

Teh matcha, yang memiliki kandungan kafein dan antioksidan lebih banyak daripada teh hijau, memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Apa saja?


DKI Jakarta Janji Turunkan 41 Persen Partikel Polusi Udara Berbahaya buat Kesehatan

7 hari lalu

DKI Jakarta Janji Turunkan 41 Persen Partikel Polusi Udara Berbahaya buat Kesehatan

DKI Jakarta menargetkan penurunan 41 persen polutan berbahaya PM2,5 pada 2030 melalui tiga strategi dan 75 rencana aksi pengendalian pencemaran udara.