6 Makanan untuk Perkembangan Otak Anak

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi poached egg atau telur ceplok rebus (PIxabay.com)

    Ilustrasi poached egg atau telur ceplok rebus (PIxabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Makan makanan yang tepat dapat membantu perkembangan otak anak Anda serta kesehatan mereka secara keseluruhan. Diketahui bahwa makanan dan nutrisi yang dikandungnya membantu perkembangan, pertumbuhan, dan fungsi otak. Selama masa anak-anak, nutrisi tertentu sangat bermanfaat bagi otak yang sedang berkembang dan fungsinya.

    Nutrisi ini disediakan dalam jumlah yang signifikan oleh makanan yang kita sebut sebagai makanan otak. Protein, zat besi, dan seng diperlukan untuk perkembangan otak sejak usia dini. Untungnya, nutrisi ini dapat ditemukan pada daging sapi, daging unggas gelap, kacang-kacangan, dan biji-bijian tertentu. Berikut ini 6 makanan yang harus dikonsumsi anak untuk perkembangan otaknya di usia yang lebih muda seperti yang dibagikan oleh ahli gizi Vidhi Chawla, dilansir dari laman Pinkvilla.

    1. Telur

    Telur kaya akan vitamin dan nutrisi lain yang mendukung kesehatan otak. Kolin, yang ditemukan dalam kuning telur, merupakan komponen penting dari membran sel yang digunakan tubuh untuk membuat neurotransmiter penting dan sinyal membran sel. Telah terbukti memainkan peran penting dalam perkembangan otak janin atau bayi. Telur juga merupakan sumber protein yang baik dan akan membuat anak Anda kenyang lebih lama.

    ADVERTISEMENT

    2. Kacang

    Kacang-kacangan dan biji-bijian adalah tambahan sederhana untuk diet anak Anda yang dapat bermanfaat bagi kesehatan otak dan jantung. Kacang mengandung banyak protein, asam lemak esensial, zat besi, dan seng. Selain itu juga mengandung vitamin E, yang dapat meningkatkan fungsi kognisi dan mencegah kerusakan akibat radikal bebas yang dapat menyebabkan penurunan mental. Kenari, khususnya, kaya akan asam lemak omega-3, yang mendukung kesehatan otak.

    3. Buah beri dan jeruk

    Antioksidan berlimpah dalam buah-buahan, terutama buah beri. Berries mengandung anthocyanin dan flavonoid lainnya, yang telah terbukti memiliki efek anti-inflamasi dan antioksidan. Stres oksidatif dan peradangan dapat berdampak negatif pada proses neurologis. Makan makanan yang tinggi antioksidan dapat membantu dalam pencegahan penurunan mental. Buah-buahan yang kaya vitamin C, seperti jeruk, adalah pilihan yang baik untuk menjaga otak anak Anda tetap sehat dan waspada. Vitamin C dalam buah-buahan telah ditunjukkan dalam penelitian untuk melindungi terhadap kerusakan mental dan meningkatkan kesehatan otak.

    4. Yogurt

    Memberi anak Anda yoghurt tanpa pemanis untuk sarapan atau sebagai camilan kaya protein adalah cara yang bagus untuk membantu mereka menjaga kesehatan otak yang baik. Yodium, nutrisi yang dibutuhkan untuk perkembangan otak dan fungsi kognitif, ditemukan dalam produk susu seperti yoghurt. Susu dan yoghurt keduanya lebih tinggi protein dan karbohidrat, yang merupakan sumber energi pilihan otak.

    5. Ikan salmon

    Ikan berlemak, seperti salmon, kaya akan asam lemak omega-3 DHA dan EPA, yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan fungsi otak. Kenyataannya, penelitian terbaru menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi lebih banyak asam lemak ini memiliki pikiran yang lebih tajam dan kinerja yang lebih baik dalam tes keterampilan mental. Tuna juga merupakan sumber protein tanpa lemak yang baik, tetapi karena sangat ramping, maka tidak kaya omega-3 seperti salmon kalengan.

    6. Oatmeal

    Oatmeal adalah sereal panas yang umum untuk anak-anak dan biji-bijian otak bergizi tinggi. Oat memberikan energi atau bahan bakar otak yang sangat baik yang dibutuhkan anak-anak di pagi hari. Oat dan biji-bijian mengandung serat yang tinggi dan membantu anak-anak merasa kenyang dan berenergi untuk jangka waktu yang lebih lama. Oat juga tinggi vitamin E, vitamin B, potasium, dan seng, yang semuanya membantu tubuh dan otak kita berfungsi dengan baik.

    Baca juga: Maksimalkan Perkembangan Otak Anak dengan Cara Berikut


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Resepsi Pernikahan di PPKM Level 4 dan 3

    Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, atau PPKM, dengan skema level juga mengatur soal resepsi pernikahan. Simak aturannya.