Cerita Meghan Trainor Bayinya Lahir Sungsang dan Mengalami Masalah Pernapasan

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Meghan Trainor. Instagram.com/@meghan_trainor

    Meghan Trainor. Instagram.com/@meghan_trainor

    TEMPO.CO, Jakarta - Meghan Trainor mengungkapkan proses persalinan untuk pertama kalinya kepada publik. Dia menceritakan kelahiran putranya Riley, yang lahir melalui operasi caesar pada bulan Februari 2021.

    Dalam sebuah wawancara dengan Today pada hari Rabu, 2 Juni 2021, pelantun "All About That Bass" itu mengungkapkan bahwa bayinya lahir sungsang dan mengalami masalah pernapasan segera setelah melahirkan. "Itu adalah salah satu cerita horor di mana dia tidak menangis," kata Trainor. "Dia tidak membuat suara ketika dia keluar. Saya seperti, 'Kenapa dia tidak menangis?' "

    Dokter kemudian memberi tahu Trainor Riley mengalami masalah pernapasan. "Itu menakutkan," kenang wanita 27 tahun itu, seperti dilansir dari laman People.

    Riley, yang kini berusia 3 bulan, saat itu langsung dilarikan ke unit perawatan intensif neonatal dan harus dipasang selang makanan. "Saya harus melihatnya sebentar sebelum mereka membawanya pergi," kata Trainor kepada Today. "Itu mungkin bagian terburuknya. Tapi kami sangat beruntung bisa membawanya pulang setelah lima hari."

    ADVERTISEMENT

    Kembali pada bulan April, Trainor memposting video ke TikTok, mendokumentasikan hari-hari awal Riley. Video tersebut mengeksplorasi bagaimana Riley diintubasi setelah kelahirannya, dan bahwa Trainor harus melakukan FaceTime padanya.

    Namun itu klip itu berakhir dengan sukacita, dengan Riley diletakkan di dada Trainor. Sisa video menunjukkan pertumbuhan Riley, bagaimana dia melepaskan tabung, dan berbagai momen bahagia lainnya yang dia miliki bersama orang tuanya. "Kami memiliki awal yang sulit.. tapi Riley sempurna, bahagia dan sehat ," tulis Trainor. "Sangat beruntung menjadi ibumu, anak manis."

    Istri Daryl Sabara itu juga berbagi dengan Today bahwa dia mengambil tindakan pencegahan selama kehamilan untuk menjaga kesehatan mentalnya, mengonsumsi antidepresan dosis rendah yang aman selama kehamilan di bawah pengawasan dokternya.

    Mereka mengatakan kepada saya, 'Jika Anda bahagia, maka tubuh Anda akan bahagia dan bayi Anda akan bahagia,'" kata Meghan Trainor. "Saya tidak mengalami depresi pascapersalinan atau apa pun. Saya pikir obatnya pasti membantu," jelasnya, juga menyebutkan bahwa terapi, dukungan dari teman dan keluarga, dan berolahraga juga membantunya menjaga kesehatan mentalnya.

    Baca juga: Melahirkan Anak Pertama, Meghan Trainor : Hadiah Terindah di Hari Valentine


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Potongan Janggal Hukuman Djoko Tjandra, Komisi Yudisial akan Ikut Turun Tangan

    Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengabulkan banding terdakwa Djoko Tjandra atas kasus suap status red notice. Sejumlah kontroversi mewarnai putusan itu.