Cara Oprah Winfrey Memahami Sumber Tantangan Kesehatan Mentalnya

Reporter

Editor

Yunia Pratiwi

Selebriti Oprah Winfrey merupakan wanita pertama yang memiliki dan memproduksi sendiri acara talkshow-nya. Oprah Winfrey Show yang ia jalani itu menghasilkan rating tertinggi dalam sejarah televisi yang berlangsung selama 25 tahun. boredpanda.com

TEMPO.CO, Jakarta - Oprah Winfrey mengungkapkan cara untuk memahami bagaimana trauma masa lalunya memengaruhi kesehatan mentalnya secara keseluruhan - dan dia mendorong orang lain untuk melakukan hal yang sama.

Winfrey baru-baru ini duduk bersama rekan penulisnya, Dr. Bruce Perry, untuk seri 1-2-1 Mental Health Coalition. Selama diskusi virtual mereka, yang secara eksklusif diluncurkan oleh People, keduanya menggali buku baru mereka, What Happened to You?, dan bagaimana Winfrey terus bekerja melalui perjuangannya sendiri.

"Saya mulai berpikir tentang apa yang terjadi pada saya dalam hidup saya yang membentuk diri saya," kata Winfrey, seperti dilansir dari laman People. "Mengapa saya memiliki ketakutan [dan] kekhawatiran yang saya bawa untuk waktu yang lama? Pertanyaan itu sangat berharga bagi saya dan siapa pun yang tertarik pada pengembangan diri [dan] kesadaran diri."

Memahami masa lalu seseorang adalah penting dalam hal memahami kesehatan mental, kata Perry. Dan Winfrey menunjukkan bahwa otak individu yang tidak dapat memenuhi kebutuhannya pada usia dini akhirnya terbentuk berbeda dari otak mereka yang dapat memenuhi kebutuhannya.

"Apa yang saya pelajari adalah jika Anda tidak mendapatkan apa yang Anda butuhkan pada usia itu, Anda menghabiskan hidup Anda mencari hal itu berdasarkan apa yang terjadi [pada Anda]," katanya. "Atau, seperti yang dikatakan Bruce dalam buku kami, What Happened to You?, apa yang terjadi pada Anda dan [itu] sama pentingnya dengan apa yang tidak terjadi pada Anda."

Winfrey mengatakan buku mereka bukan tentang menyalahkan, melainkan tentang membantu pembaca mendapatkan "pemahaman yang lebih baik" tentang perilaku masing-masing dan menggunakan pengetahuan itu untuk bergerak maju. "Dalam kasus saya, mengapa [Anda] memiliki penyakit ini?" dia berkata. "Mengapa [Anda memiliki masalah dalam konfrontasi? Atau mengapa [Anda] begitu konfrontatif?"

Winfrey telah terbuka tentang traumanya sendiri selama bertahun-tahun. Pada tahun 1986, dia tampil di acara bincang-bincang tentang pelecehan sebagai seorang anak. Pada saat itu, Winfrey mengatakan bahwa dia telah dianiaya oleh sepupunya, seorang paman, dan teman keluarga saat masih kecil.

Selama penampilan di The Dr. Oz Show bulan lalu, dia membuka tentang insiden kekerasan dalam rumah tangga sebelumnya antara kakek-neneknya yang mengakibatkan ketidakmampuannya untuk merasa aman saat tidur.

"Setelah itu, Nenek meletakkan kursi di bawah gagang pintu dan beberapa kaleng di sekeliling kursi," kenang Opray Winfrey. "Dan begitulah cara kami tidur setiap malam. Saya tidur, saya selalu tidur dengan, mendengarkan kaleng. Mendengarkan apa yang terjadi jika kenop pintu itu bergerak."

Baca juga: Meghan Markle Pakai Gelang Putri Diana saat Wawancara dengan Oprah Winfrey






Mengenal Apa Itu Kecanduan Perilaku atau Behavioral Addiction?

11 jam lalu

Mengenal Apa Itu Kecanduan Perilaku atau Behavioral Addiction?

Kategori behavioral addiction apabila kecanduan perilaku memberi dampak negatif


Gangguan Kepribadian Narsistik, Ciri, Jenis, dan Penyebabnya?

12 jam lalu

Gangguan Kepribadian Narsistik, Ciri, Jenis, dan Penyebabnya?

Orang dengan gangguan kepribadian narsistik merasa dirinya penting secara berlebihan


Tantangan dan Pentingnya Memaafkan Sesama

1 hari lalu

Tantangan dan Pentingnya Memaafkan Sesama

Tak mudah untuk memaafkan orang yang telah berbuat salah dan menyakiti kita. Tapi ada rasa lega sendiri bila bisa memberi maaf.


Mengenali Masalah Kesehatan Mental yang Disebut dalam Film Smile

1 hari lalu

Mengenali Masalah Kesehatan Mental yang Disebut dalam Film Smile

Film Smile membicarakan beberapa masalah kesehatan mental. Apa saja?


Elizabeth Olsen Sempat Mengalami Serangan Panik saat Berusia 21 Tahun

1 hari lalu

Elizabeth Olsen Sempat Mengalami Serangan Panik saat Berusia 21 Tahun

Elizabeth Olsen ingin bisa mengontrol kecemasannya tanpa obat-obatan


Perlunya Pendampingan bagi Penyintas Insiden yang Trauma

1 hari lalu

Perlunya Pendampingan bagi Penyintas Insiden yang Trauma

Psikolog mengatakan penyintas insiden yang mengalami trauma dan kondisi kesehatan mentalnya mengkhawatirkan sebaiknya diberi pendampingan.


5 Makanan yang Mengandung Resveratrol, Antioksidan untuk Umur Panjang

1 hari lalu

5 Makanan yang Mengandung Resveratrol, Antioksidan untuk Umur Panjang

Makanan ini tidak hanya akan memberikan resveratrol, tetapi juga mengandung fitonutrien lain yang dapat meningkatkan kesehatan


Begini Efek Setelah Mengidap Covid-19

1 hari lalu

Begini Efek Setelah Mengidap Covid-19

Usai mengidap Covid-19 ternyata dapat mempengaruhi fungsi kogitif otak. Apa efek samping lainnya?


Kenali Penyebab dan Jenis Hidrosefalus, Penumpukan Cairan di Tengkorak yang Membahayakan Otak

2 hari lalu

Kenali Penyebab dan Jenis Hidrosefalus, Penumpukan Cairan di Tengkorak yang Membahayakan Otak

Diperkirakan 1 hingga 2 dari setiap 1.000 bayi di Amerika Serikat lahir dengan hidrosefalus.


Efek KDRT pada Anak, Picu Sikap Agresif

3 hari lalu

Efek KDRT pada Anak, Picu Sikap Agresif

Psikolog mengatakan KDRT bisa menimbulkan sifat agresif pada anak yang menyaksikan pertengkaran orang tua.