6 Tanda Bahwa Anda Tidak Jatuh Cinta pada Pasangan, Hanya Merasa Nyaman

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan jenuh. Shutterstock

    Ilustrasi pasangan jenuh. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu keuntungan menjalin hubungan adalah menemukan seseorang yang dapat menjadi sandaran untuk melalui ketidakpastian hidup. Namun, banyak orang yang terjebak pada kenyamanan yang diberikan pasangan, padahal sebenarnya tidak cinta

    LeslieBeth Wish, psikoterapis klinis berlisensi, pakar hubungan, dan penulis Training Your Love Intuition, mengatakan kepada Elite Daily, rasa takut sendirian adalah hal yang membuat banyak orang bertahan dalam hubungan yang nyaman tetapi tidak terlalu menggairahkan.

    "Sendirian dan kesepian di dunia bukan hanya perasaan tidak nyaman, tapi juga bisa menjadi perasaan yang menakutkan," katanya. "Tidaklah mengherankan bahwa kita cenderung memilih seseorang yang 'cukup nyaman'.”

    Jika Anda tidak yakin apa bedanya, berikut cara mengetahui apakah Anda mencintai mereka atau hanya merasa nyaman dengannya.

    ADVERTISEMENT

    1. Anda tak merasa perlu berusaha 

    Meskipun Anda mungkin tidak akan merasa perlu merias wajah terus-terusan setelah menjalin hubungan dengan seseorang, orang yang sedang jatuh cinta tetap ingin berusaha untuk mengesankan kekasihnya. Bentuknya bisa berupa malam kencan khusus atau membeli hadiah kejutan yang butuh usaha ekstra.

    "Keamanan dan prediktabilitas itu penting, tetapi mungkin untuk mengalaminya sambil juga memiliki hubungan yang terasa meriah dan menyenangkan," kata Daniel Sher, psikolog klinis dan konsultan untuk Klinik Between Us, sebelumnya kepada Elite Daily.

    2. Malas membicarakan sesuatu yang baru 

    Merasa nyaman dengan keheningan saat bersama adalah salah satu ciri dari hubungan yang hebat. Tetapi jika Anda tidak memiliki keinginan untuk membicarakan sesuatu, itu tanda hal yang membosankan. 

    "Keheningan yang nyaman dapat menyehatkan, tetapi jika Anda pergi makan malam dan tidak memiliki apa pun untuk dibicarakan atau berada dalam batasan yang aman dan dapat diprediksi, ini adalah tanda," kata Binita Amin, seorang psikolog klinis.  

    Tidak peduli berapa lama mengenal seseorang, Anda tidak akan pernah tahu segalanya tentang mereka. Namun, jika merasa terlalu nyaman dengan seseorang, ada kemungkinan Anda akan berhenti peduli untuk mempelajari hal-hal baru tentang mereka.

    3. Merasa terjebak

    Luangkan waktu untuk merenungkan alasan mengapa Anda berada dalam hubungan ini. Jika tidak dapat membayangkan hidup tanpa orang itu, Anda mungkin berada di dalamnya karena alasan yang tepat. Jika Anda dapat membayangkan hidup yang berbeda dan itu lebih menarik, Anda mungkin hanya merasa nyaman dengan dia.

    "Tanyakan pada diri Anda: Apakah saya ingin menghabiskan sisa hidup saya dengan orang ini? Apakah saya benar-benar menyukai diri saya dalam hubungan ini?”

    Jika jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut adalah tidak, maka itu merupakan indikasi bahwa Anda berada di dalam hubungan tanpa cinta. 

    4. Tidak pernah berkelahi

    Mencintai seseorang berarti menginginkan yang terbaik untuk mereka dan untuk hubungan Anda. Dan terkadang, konflik adalah satu-satunya cara untuk mencapai hasil. Namun, jika merasa lebih cenderung mengikuti arus daripada membicarakan poin pertengkaran, maka itu mungkin bukan cinta yang Anda rasakan.

    “Biasanya, hubungan menjadi membosankan karena pasangan mulai menyembunyikan bagian dari diri mereka sendiri - diri 'lajang' mereka - dan berhenti mengatakan kebenaran yang sulit. Mereka menyembunyikan konflik di bawah permadani," kata Megan Lambert, seorang pelatih hubungan dan keintiman, sebelumnya mengatakan kepada Elite Daily. “Jika pasangan hidup berdampingan tanpa menegaskan kembali perbedaan mereka, segalanya akan menjadi stagnan.”

    Meski kedengarannya aneh, hubungan yang dibangun di atas cinta akan memiliki lebih banyak konflik daripada yang dibangun di atas kenyamanan dan kemudahan, hanya karena orang yang sedang jatuh cinta bersedia berjuang untuk membuat segala sesuatunya berjalan dengan baik.

    5. Terjebak dalam rutinitas 

    Bahkan dalam hubungan jangka panjang yang saling menguntungkan, harus ada pertumbuhan dan perubahan yang konstan. Saat merasa terlalu nyaman, Anda tergoda untuk meninggalkan tujuan dan impian yang pernah Anda miliki untuk diri sendiri.

    "Hubungan yang sehat akan memungkinkan kedua pasangan untuk berkembang, belajar, dan tumbuh - baik secara terpisah maupun bersama," kata pakar hubungan. 

    Jika sedang jatuh cinta dengan pasangan, Anda tidak akan pernah merasa dibatasi atau menahan diri untuk mencoba hal-hal baru. Namun, jika hanya merasa nyaman, kemungkinan Anda akan puas dengan rutinitas daripada peluang baru.

    Baca juga: 5 Hal yang Dibutuhkan Pisces untuk Hubungan Jangka Panjang

    6. Membayangkan bersama orang lain 

    Sangat wajar untuk mengembangkan rasa suka pada orang lain saat berkencan dengan seseorang, tetapi jika sampai membayangkan Anda bersamanya adalah tanda tidak sehat. Menurut Wish, hal utama yang memisahkan hubungan yang sangat memuaskan dari yang hanya nyaman adalah apakah merasa gelisah atau ragu pada waktu tertentu.

    "Anda mungkin mulai 'mencari-cari' orang baru di pikiran Anda. Misalnya, Anda mungkin keluar dengan teman atau pasangan lain dan berpikir: 'Saya berharap pasangan saya seperti mereka.'"

    Merasa nyaman mungkin tidak menegangkan. Tetapi hidup tanpa cinta berarti Anda tidak memberi kesempatan diri sendiri untuk mengubah hidup menjadi lebih baik bersama orang lain. 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Resepsi Pernikahan di PPKM Level 4 dan 3

    Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, atau PPKM, dengan skema level juga mengatur soal resepsi pernikahan. Simak aturannya.