6 Faktor yang Bikin Wanita Berisiko Tinggi Terkena Kanker Ovarium

Reporter

Editor

Mila Novita

Ilustrasi Kanker. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Kanker ovarium berkembang di ovarium, yaitu dua kelenjar reproduksi wanita yang menghasilkan sel telur serta hormon wanita estrogen dan progesteron.

Kanker ini sering kali tidak terdeteksi. Biasanya kanker ovarium stadium dini ditemukan secara kebetulan, menurut Ketua Himpunan Onkologi dan Ginekologi Indonesia (HOGI) Andrijono. 

Oleh karena itu, dia mengajak setiap perempuan untuk mewaspadai ancaman kanker ovarium dengan mengenal faktor risiko dan deteksi dini.

"Gejala kanker ovarium sering kali disalahartikan dengan gejala penyakit lain, sehingga sering luput dari perhatian dan baru ditemukan ketika telah mencapai stadium lanjut. Padahal jika dideteksi lebih awal, kanker ovarium dapat ditangani," kata Andrijono dalam webinar kesehatan, Sabtu, 29 Mei 2021.

Faktanya ada 20 persen dari kanker ovarium yang sudah terdeteksi pada stadium awal, dan 94 persen pasien stadium awal bisa hidup lebih dari lima tahun setelah didiagnosis, lanjut dia.

Mengingat tidak ada gejala spesifik sebagai penanda awal, dia mengajak kaum Hawa untuk lebih waspada terhadap kanker ovarium. Untuk menyebarkan kesadaran mengenai kanker ovarium, Himpunan Onkologi dan Ginekologi Indonesia (HOGI), Indonesian Cancer Information & Support System (CISC) bersama AstraZeneca meluncurkan Kampanye 10 Jari.

Kampanye ini dibuat demi mengenal enam faktor risiko serta empat tanda kanker ovarium. Enam risiko kanker ovarium, yakni riwayat kista endometriosis, punya riwayat keluarga yang menderita kanker ovarium dan kanker payudara, mengalami mutasi genetik (contoh BRCA), angka paritas rendah, gaya hidup buruk dan pertambahan usia.

Sementara empat tanda kanker ovarium adalah kembung, nafsu makan berkurang, sering buang air kecil dan nyeri panggul atau perut.

Baca juga: Perjuangan Feby Febiola Melawan Kanker Ovarium, Ingin Jadi Berkat

Andrijono menegaskan, gangguan kesehatan bila terdeteksi sedini mungkin akan lebih mudah diobati. Maka, hindarilah rasa takut atau ragu untuk memeriksakan diri bila ada keluhan yang dirasakan. Jika mengalami keluhan tertentu, coba observasi dulu selama satu hingga dua pekan. Jika keluhan itu masih terasa, segera periksakan.

"Kalau keluhan hilang boleh ditunda pemeriksaan, tapi kalau terus berulang, segera periksa. Keluhannya apa saja, batuk, pilek, diare, semua itu keluhan. Batuk pilek bisa jadi (gejala) kanker tenggorokan, kanker mulut, diare bisa jadi (gejala) kanker usus. Kalau ada penyakit yang bertahan, jangan ragu-ragu untuk periksa."

Kanker ovarium merupakan penyebab kematian nomor 8 akibat kanker pada perempuan di seluruh dunia. Di Indonesia, kanker ovarium berada di peringkat 3 dari sisi insiden dan tingkat kematian untuk penyakit kanker pada wanita.






Inilah 6 Makanan dan Minuman yang Baik untuk Kesehatan Paru-Paru

4 jam lalu

Inilah 6 Makanan dan Minuman yang Baik untuk Kesehatan Paru-Paru

Berikut daftar makanan dan minuman yang baik dikonsumsi untuk menjaga kesehatan paru-paru.


Sariawan Tak Kunjung Sembuh, Awas Kanker Mulut

1 hari lalu

Sariawan Tak Kunjung Sembuh, Awas Kanker Mulut

Beberapa tanda penyakit yang diberikan oleh tubuh sering kali tidak disadari, termasuk kanker mulut. Berikut tanda kanker mulut yang jarang disadari.


Top 3 dunia: Perempuan di Iran Memprotes Aturan Jilbab yang Ketat

3 hari lalu

Top 3 dunia: Perempuan di Iran Memprotes Aturan Jilbab yang Ketat

Top 3 dunia pada 22 September 2022, di urutan pertama unjuk rasa yang dilakukan perempuan Iran untuk memprotes ketatnya aturan berjilbab di negara itu


Kontribusi UMKM Perempuan Diprediksi Capai USD 135 Miliar pada 2025, Asalkan...

3 hari lalu

Kontribusi UMKM Perempuan Diprediksi Capai USD 135 Miliar pada 2025, Asalkan...

Angela Tanoesoedibjo menyatakan peran perempuan dalam UMKM masih menghadapi tantangan, salah satunya dalam permodalan.


Mengenal Gleason Score, Indikator Ketahui Stadium Kanker

4 hari lalu

Mengenal Gleason Score, Indikator Ketahui Stadium Kanker

Gleason Score sangat berguna dalam mengukur tingkat keparahan dan penyebaran kanker prostat dalam tubuh, atau deteksi stadium kanker pasien.


3 Manfaat Antioksidan bagi Kesehatan

5 hari lalu

3 Manfaat Antioksidan bagi Kesehatan

Antioksidan adalah senyawa yang memiliki banyak manfaat bagi tubuh.


Berikut 4 Cara untuk Mendeteksi Kanker Prostat

5 hari lalu

Berikut 4 Cara untuk Mendeteksi Kanker Prostat

Ada 4 cara untuk mendeteksi kanker prostat. Hal ini diperlukan agar mengetahui tindakan preventif selanjutnya apabila memang terkena kanker.


Hati-hati, Pembengkakan Area Mulut Bisa Jadi Kanker Kelenjar Ludah

6 hari lalu

Hati-hati, Pembengkakan Area Mulut Bisa Jadi Kanker Kelenjar Ludah

Kanker kelenjar ludah adalah kondisi tumbuhnya tumor ganas yang menyerang kelenjar ludah di dalam atau di dekat mulut. Ini gejalanya.


Aturan Jilbab di Iran, Kematian Mahsa Amini Trending di Twitter

6 hari lalu

Aturan Jilbab di Iran, Kematian Mahsa Amini Trending di Twitter

Kematian Mahsa Amini telah memancing unjuk rasa, yang diikuti oleh ratusan orang. Amini ditahan karena dugaan pelanggaran aturan jilbab.


Geger Perempuan Iran Tewas di Penjara

8 hari lalu

Geger Perempuan Iran Tewas di Penjara

Mahsa Amini, perempuan asal Iran, meninggal dalam penjara saat dalam penahanan kepolisian khusus penegakan moral yang terkait dengan jilbab.