Sekolah Terlalu Dini Berdampak Buruk bagi Anak, Menurut Penelitian

Reporter

Editor

Mila Novita

Ilustrasi ibu antar anaknya ke sekolah. dailymail.co.uk

TEMPO.CO, Jakarta - Mendaftarkan anak ke prasekolah adalah salah satu masa yang paling dinantikan orang tua selama pertumbuhan anak. Ini adalah langkah pertama si kecil memasuki ke dunia nyata untuk mempelajari keterampilan hidup dasar yang mempersiapkan mereka untuk pendidikan formal dan masa depan. Memang tak ada waktu yang benar atau salah mendaftarkan anak ke sekolah jika anak sudah siap, namun para ahli punya pendapat lain. 

Menurut penelitian di University of Exeter Medical School di Inggris pada 2017, bahkan jika anak tergolong berbakat dan cepat belajar, mengirim mereka ke prasekolah terlalu dini dapat membebani kesehatan mental mereka. Keinginan untuk menyekolahkan anak sejak dini memang bisa dimaklumi, namun lebih baik menunggu waktu yang tepat. 

Para peneliti dalam sebuah studi merekomendasikan orang tua mempertimbangkan usia anak-anak mereka dengan teman sebayanya di taman kanak-kanak. Perbedaan besar dapat mempengaruhi kesehatan mental mereka. Menurut mereka, anak-anak yang lebih muda dari teman-teman mereka (mendekati batas usia minimum untuk memulai sekolah) cenderung berprestasi buruk di kelas dan membutuhkan perhatian yang lebih khusus daripada teman sekelas mereka.

Untuk penelitian tersebut, tim peneliti menggunakan data yang dikumpulkan dari studi yang ada yang disebut “Supporting Teachers and Children in Schools Study” (Studi STCS). Penelitian ini dilakukan pada 2.075 siswa sekolah dasar (usia lima sampai sembilan) dari 80 sekolah berbeda di Devon, Inggris. Studi tersebut mencakup serangkaian kuesioner yang diminta dari orang tua dan guru yang membantu tim untuk menilai episode emosi negatif yang dialami oleh anak-anak seperti kekhawatiran dan ketakutan, memiliki hubungan yang lebih buruk dengan teman sebaya, masalah perilaku, dan konsentrasi.

Di akhir penelitian, disimpulkan bahwa anak-anak yang lebih muda lebih cenderung memiliki kesehatan mental yang buruk dibandingkan dengan teman sebayanya. Itu bisa jadi karena mengikuti teman-teman yang lebih tua mungkin sedikit membuat stres pada usia dini.

Masalahnya sangat dominan pada anak-anak yang menghadapi kesulitan belajar dan mereka yang lahir prematur. Temuan ini dapat memberikan gambaran kepada orang tua mengenai kapan harus mendaftarkan anak dalam pengaturan pendidikan formal yang tidak berbahaya bagi kesehatan mereka.

Baca juga: Kiat Memilih Pendidikan Prasekolah yang Tepat  

Jadi kapan usia tepat anak untuk masuk prasekolah? Kebanyakan orang percaya bahwa semakin awal mereka menyekolahkan anak-anak mereka, semakin baik bagi mereka.

Menurut para ahli, 3 tahun adalah usia yang ideal bagi anak-anak untuk mulai bersekolah. Namun, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan sebelum menyekolahkan si kecil, antara lain mereka harus dilatih ke toilet, bisa duduk diam untuk waktu yang singkat, bisa menghabiskan waktu jauh dari orang tua, serta dapat mengkomunikasikan kebutuhan mereka dan mendengarkan orang lain. 

TIMES OF INDIA | SCIENCE DAILY 






Anies Baswedan Resmikan Empat Sekolah Negeri Berkonsep Net Zero Carbon Pertama di Indonesia

2 jam lalu

Anies Baswedan Resmikan Empat Sekolah Negeri Berkonsep Net Zero Carbon Pertama di Indonesia

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan emoat sekolah negeri yang mengusung konsep net zero carbon. Pertama di Indonesia.


Anies Baswedan Bikin 4 Sekolah Net Zero 2022, Sekolah Apa Itu?

6 jam lalu

Anies Baswedan Bikin 4 Sekolah Net Zero 2022, Sekolah Apa Itu?

Anies Baswedan meresmikan 4 "Sekolah Net Zero 2022" di SD Negeri Ragunan 08 di Jakarta, sebagai bagian dari upaya memajukan pendidikan sesuai zaman.


Rencanakan Liburan Keluarga? Simak Tips Bepergian dengan Anak

9 jam lalu

Rencanakan Liburan Keluarga? Simak Tips Bepergian dengan Anak

Liburan dengan ikut serta membawa anak, mungkin akan menjadi hal yang sedikit menakutkan bagi para orang tua.


Serena Williams Ungkap Alasan Tidak Pernah Membawa Olympia ke Pertandingan

10 jam lalu

Serena Williams Ungkap Alasan Tidak Pernah Membawa Olympia ke Pertandingan

Putri Serena Williams, Olympia, sempat menonton pertandingan terakhir ibunya


Curhat Hilaria Baldwin tentang Sulitnya Bersikap Adil pada Tujuh Anak

22 jam lalu

Curhat Hilaria Baldwin tentang Sulitnya Bersikap Adil pada Tujuh Anak

Hilaria Baldwin dan suaminya, Alec Baldwin, menyambut kelahiran anak ketujuh mereka pekan lalu.


Berapa Batas Asupan Gula yang Aman bagi Anak?

1 hari lalu

Berapa Batas Asupan Gula yang Aman bagi Anak?

Mengonsumsi gula melebihi batas anjuran dapat memicu masalah pada tubuh dan kembang anak.


Bertambah, Korban Penembakan di Sekolah Rusia Jadi 17 Orang Tewas

1 hari lalu

Bertambah, Korban Penembakan di Sekolah Rusia Jadi 17 Orang Tewas

Insiden penembakan di sebuah sekolah di kota Izhevsk, Rusia menewaskan sedikitnya 17 orang, termasuk 11 anak-anak, dan melukai 24 lainnya.


Scarlett Johansson Ungkap Hubungan Unik Nama Kedua Anaknya Cosmo dan Rose

1 hari lalu

Scarlett Johansson Ungkap Hubungan Unik Nama Kedua Anaknya Cosmo dan Rose

Scarlett Johansson dan Colin Jost menikah tahun 2020, keduanya memiliki seorang putra bernama Cosmo


Cerita Meghan Trainor Dihantui Rasa Bersalah saat Melahirkan Putranya

1 hari lalu

Cerita Meghan Trainor Dihantui Rasa Bersalah saat Melahirkan Putranya

Meghan Trainor berbicara tentang perasaan bersalah saat putranya berada di unit perawatan intensif neonatal (NICU)


Sebab Banyak Pasangan Pilih Tak Punya Anak

1 hari lalu

Sebab Banyak Pasangan Pilih Tak Punya Anak

Punya satu anak atau tidak sama sekali atau childfree bukan tren baru di kalangan generasi milenial namun merupakan pilihan.