5 Tanda Terlalu Banyak Konsumsi Kafein

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi tidak minum kopi. Shutterstock.com

    Ilustrasi tidak minum kopi. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kopi terasa nyaman dan beraroma, dan 96 miligram kafein di setiap cangkir adalah bagian rutinitas pagi untuk meningkatkan energi. Ini adalah salah satu minuman yang paling disukai di pagi hari. 

    Menurut Alcohol and Drug Foundation, kafein adalah obat perangsang, yang berarti mempercepat pesan yang berjalan di antara otak dan tubuh. Kafein bekerja dengan meningkatkan produksi energi di sistem saraf pusat, di otot dan, secara umum, meningkatkan laju metabolisme. Dalam jumlah sedang, ini dapat membantu meningkatkan mood dan kinerja mental dan fisik seseorang, jelas Erika Schwartz, MD. Kafein paling sering ditemukan dalam kopi, teh hitam, soda, minuman berenergi, dan bahkan cokelat.

    Menurut Schwartz 400 miligram kafein per hari (sekitar empat atau lima cangkir kopi delapan ons atau dua minuman energi) dianggap aman untuk kebanyakan orang dewasa, tetapi kepekaan setiap orang terhadap zat tersebut bervariasi. Tubuh Anda akan memperingatkan tanda-tanda bila cukup atau ternyata terlalu banyak, jadi penting untuk diperhatikan. Berikut ini beberapa tanda bahwa Anda mengonsumsi terlalu banyak kafein.

    Tanda jika mengonsumsi terlalu banyak kafein

    1. Meningkatnya kecemasan

    ADVERTISEMENT

    "Saat Anda mengonsumsi terlalu banyak kafein, tekanan darah Anda meningkat," kata Dr. Schwartz, seperti dilansir dari laman Well and Good. Hal ini dapat menyebabkan perasaan cemas, gugup, gugup, dan detak jantung yang lebih cepat. Karena kafein mempercepat sistem saraf pusat Anda, hal itu dapat memicu peningkatan pelepasan adrenalin yang dapat membuat Anda gelisah atau takut.

    2. Sulit tidur

    Karena dampaknya pada sistem saraf pusat, kafein dapat membuat Anda tidak tertidur, tetap tertidur, atau mencapai keadaan REM yang dalam. Karena dibutuhkan rata-rata lima hingga enam jam untuk menghilangkan setengah dari kafein yang Anda konsumsi dari tubuh Anda dan sekitar satu hari untuk membersihkan sistem Anda sepenuhnya, lebih baik untuk mengonsumsi kafein dalam jumlah sedang di awal hari untuk memastikan malam yang nyenyak.

    3. Sakit perut

    Karena sangat asam dan memiliki sifat pencahar, kopi (dan kafein di dalamnya) juga memengaruhi usus Anda. Hal ini dapat menyebabkan mulas, kram, gangguan pencernaan, mual, dan diare.

    4. Sering buang air kecil

    Kafein dapat bertindak sebagai diuretik ringan, yang berarti dapat menyebabkan dehidrasi. Jika Anda menikmati secangkir kopi, cobalah makan camilan terlebih dahulu atau dengan minuman untuk memperlambat pergerakan cairan ke seluruh tubuh Anda.

    5. Sakit kepala

    Meskipun konsumsi kafein dalam jumlah sedang terkadang dapat membantu meredakan sakit kepala, (ini adalah bahan umum dalam banyak obat sakit kepala yang dijual bebas) terlalu banyak kebiasaan konsumsi kafein dapat menyebabkan sakit kepala berkepanjangan sepanjang hari karena tubuh Anda merasakan gejala penarikan diri.

    Menurut Dr. Schwartz, jika Anda merasa diri Anda mengalami salah satu gejala di atas, ada cara untuk membatasi asupan kafein Anda secara perlahan untuk menekan atau menghindari perasaan akibat putus lafein. Dia menyarankan untuk menukar secangkir kopi dengan teh bebas kafein (atau dengan sedikit kafein pada awalnya), memilih untuk kopi tanpa kafein di kemudian hari, dan mencatat konsumsi harian Anda sehingga Anda dapat melacak di mana dan kapan masalah muncul .

    Baca juga: 3 Sebab Kafein Bikin Merasa Lelah Menurut Ahli


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Klaim Landai Angka Kasus Harian Covid-19, Angka itu Mengelabui Kita

    Pemerintah klaim kasus harian Covid-19 mulai melandai. Lalu mengapa pendiri LaporCovid-19 mengatakan bahwa angka itu tak ada artinya?