8 Tanda Kurang Minum, Kulit Kering hingga Sakit Kepala

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Air Minum. shutterstock.com

    Ilustrasi Air Minum. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Air jadi salah satu unsur penting tubuh. Itu sebabnya, ketika seseorang kurang minum, fungsi tubuhnya tidak berjalan optimal. 

    Pakar diet Libby Mills mengatakan air berperan membantu makanan bergerak melalui saluran pencernaan, membantu penyerapan dan transportasi nutrisi ke dalam sel, sangat penting untuk kinerja fisik dan mental, juga membantu mengatur suhu tubuh.

    "Untuk memiliki fungsi tubuh yang terbaik, Anda harus selalu terhidrasi," kata Mills seperti dilansir Livestrong, Sabtu, 15 Mei 2021. 

    Tubuh yang kekurangan cairan bisa dikenali dari beberapa gejala yang muncul seperti berikut ini. 

    ADVERTISEMENT

    1. Haus

    Haus adalah isyarat alami pertama tubuh bahwa Anda perlu minum air, dan ini merupakan tanda terjadi dehidrasi, kata Mills.

    Saat dehidrasi terjadi, elektrolit (mineral seperti natrium dan kalium) dalam aliran darah menjadi lebih terkonsentrasi, yang mengirimkan isyarat haus ke otak. Produksi air liur juga menurun, dan mulut kering terasa merayap masuk.

    2. Jarang buang air kecil 

    Saat elektrolit terkonsentrasi di aliran darah, otak memberi isyarat kepada kelenjar pituitari untuk melepaskan hormon anti-diuretik, yang memerintahkan ginjal untuk mengeluarkan lebih sedikit air dan tidak menghasilkan banyak urin, kata Mills.

    Jadi, seberapa sering harus buang air kecil? Berbeda-beda setiap orang. Tetapi jika terhidrasi dengan baik, orang biasanya buang air kecil setiap tiga jam, menurut Institut Nasional Diabetes dan Penyakit Pencernaan dan Ginjal (NIDDK).

    3. Gagal tes urine 

    Warna kencing normal adalah kuning pucat, sesuai NIDDK. Jika urine berwarna kuning tua atau lebih gelap, itu tanda kurang minum.

    4. Lelah dan lamban

    Sudah cukup tidur tapi tetap merasa lemas, itu karena energi rendah akibat tubuh dehidrasi. 

    Kekurangan air yang mengakibatkan dehidrasi ringan ditemukan meningkatkan kebingungan dan kelelahan serta menurunkan kewaspadaan dalam studi silang kecil pada Januari 2013 di The British Journal of Nutrition. Air minum bisa langsung membantu peserta merasa lebih waspada.

    5. Sering ngemil 

    Air putih tidak bisa menggantikan makanan. "Namun, orang menemukan bahwa ketika mereka terhidrasi dengan baik, mereka dapat tetap kenyang lebih lama di antara waktu makan," kata Mills.

    Ada beberapa bukti terbatas bahwa minum air dapat membantu menurunkan berat badan, meskipun diperlukan lebih banyak penelitian. Efek terbesar terlihat saat orang mengganti minuman berkalori dengan air biasa, menurut ulasan enam uji coba terkontrol acak di Nutricion Hospitalaria pada Desember 2019. 

    Jika merasa ingin ngemil yang tidak biasa, minum segelas air terlebih dahulu tidak ada salahnya, kata Mills. 

    6. Sakit kepala 

    Dehidrasi dapat memicu sakit kepala dan migrain, menurut National Headache Foundation. Jika ini teratur dan umumnya karena kurang minum, maka segera tambah asupan air putih. Menghidrasi tubuh mungkin tidak menghilangkan sakit kepala sepenuhnya, tetapi telah terbukti membantu mengurangi efek negatif migrain terhadap kualitas hidup orang, menurut sebuah studi Agustus 2012 di Family Practice.

    7. Kulit kering

    Kulit Anda terdiri dari 64 persen air, menurut United States Geological Survey.

    "Air adalah pelembab alami untuk kulit. Dan meskipun kulit yang sehat dan lembap terlihat cantik, air juga bertindak sebagai penghalang untuk melindungi tubuh," kata Mills.

    Ketika dehidrasi, kulit terlihat kering dan keriput. Menambah asupan air dapat membantu meningkatkan kesehatan dan hidrasi kulit, menurut sebuah studi kecil tahun 2015 di Clinical, Cosmetic and Investigational Dermatology.

    Untuk mengetes kulit kering, coba lakukan tes cubit. Jepit perlahan kulit di punggung tangan dan tahan selama beberapa detik; jika memantul kembali dengan cepat, tandanya cairan tubuh cukup. Jika kembali normal lambat, itu pertanda tubuh membutuhkan lebih banyak cairan, menurut Perpustakaan Kedokteran Nasional A.S.

    Baca juga: 4 Hal yang Harus Dihindari saat Dehidrasi

    8. Sembelit

    Kekurangan cairan adalah penyebab umum sembelit, menurut Johns Hopkins Medicine. Minum banyak cairan adalah salah satu pengobatan alami. 

    "Minum cukup air akan memfasilitasi seluruh proses pencernaan, termasuk pembuangan," kata Mills.

    Menghidrasi tubuh tidak harus dengan air minum. Sekitar 20 persen kebutuhan cairan bisa berasal dari makanan kaya air, seperti buah-buahan, sayuran, sup, yogurt dan oatmeal, kata Mills.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selain Makan di Warteg, Ini Sejumlah Kegiatan Asyik yang Bisa Dilakukan 20 Menit

    Ternyata ada banyak kegiatan positif selain makan di warteg yang bisa dilakukan dalam waktu 20 menit. Simak sejumlah kegiatan berikut...