Cara Mudah Membuat Tape Uli, Makanan Khas Kuliner Betawi

Reporter

Ilustrasi Tapai ketan hitam dan Uli. Wikipedia/Wibowo Jatmiko

TEMPO.COI, Jakarta - Sepanjang Hari Raya Idul Fitri, tape uli biasa disajikan oleh orang Betawi sebagai hidangan khas lebaran. Konon, makanan ini melambangkan eratnya persaudaraan atau kekeluargaan.

Dikutip dari berbagai sumber, tape uli merupakan kuliner Betawi, perpaduan olahan dari tape ketan dan juga olahan ketan yang disebuit uli. Keduanya sama-sama menggunakan bahan beras ketan sebagai bahan utamanya. Hanya saja keduanya melalui dua proses pengolahan yang berbeda.

Cara membuat tape uli pun cukup mudah, dengan cara:

Bahan Tape Ketan Hitam :
- 1 kg beras ketan hitam
- 4 keping ragi tape yang masih baru
- 1 liter air panas (tidak harus semua, sesuaikan dengan level pulen beras ketan)
- Daun pisang secukupnya untuk alas bungkus

Bahan Tetel Ketan / Uli :
- 1 kg beras ketan putih
- 2 buah kelapa parut sedang, tidak tua dan tidak muda
- 1 sdm garam (sesuai selera)
- 1 ltr air panas (tidak harus semua, sesuaikan dengan level pulen beras ketan)

Cara membuat Tape Ketan Hitam :
1. Cuci bersih beras ketan hitam sampai airnya benar-benar bening, lalu rendam semalaman.
2. Tiriskan beras ketan hitam sesudah di rendam kemudian kukus selama 15 menit.
3. Setelah 15 menit, pindahkan ke wadah dan beri air panas, aduk rata, biarkan 15 menit. Pastikan tercampur rata dan seluruh bagian beras ketannya bercampur air panas supaya matang dan empuk merata.
4. Setelah 15 menit kukus kembali sampai matang kurang lebih 40 menitan.
5. Setelah beras ketan hitam matang, biarkan benar-benar dingin.
6. Setelah dingin taburi ragi, ragi di haluskan dulu lalu ayak di atas ketan hitam yang sudah dingin, aduk rata, dan simpan dalam wadah bersih yang di alasi daun pisang.
7. Tutup rapat dan simpan, buka setelah 2 hari fregmentasi maka tape ketan hitam akan berair dan tape yang baik rasanya manis asli dari si ketan dan raginya.

Cara membuat Tetel Ketan/Uli :
1. Cuci beras ketan putih sampai bersih, rendam semalaman lalu kukus 15 menit
2. Setelah 15 menit, pindahkan ke wadah, campurkan garam dengan air panas, lalu tuang ke ketan, aduk rata.
3. Kemudian masukkan kelapa parut aduk rata. Untuk tesktur, sedang, tidak terlalu banyak air juga tidak kering, diamkan 15 menit.
4. Kukus kembali selama 40 menit sampai matang.
5. Setelah matang siapkan alat untuk menumbuk tetel/uli, jangan lupa dialasi plastik tebal dan daun pisang.
6. Tumbuk ketan yang masih panas sampai halus.
7. Setelah halus, pindahkan ke daun pisang yang di oles dengan minyak goreng hangat, bungkus dan biarkan dingin baru potong-potong.
8. Sajikan tetel/uli dengan tape ketan hitam. Ketika dihidangkan bersamaan itulah yang disebut tape uli.

WINDA OKTAVIA

Baca: Tapai Uli Sajian Lebaran Khas Betawi






Fery Farhati Gagas Buku Dandang Betawi, Berisi Warisan Resep Masakan Tradisional Betawi

13 jam lalu

Fery Farhati Gagas Buku Dandang Betawi, Berisi Warisan Resep Masakan Tradisional Betawi

Fery Farhati bersama dengan istri almarhum Sekda DKI Saefullah menggagas buku Dandang Betawi yang berisi kekayaan warisan resep masakan Betawi.


Pewarna Alami hingga Sintetis untuk Batik

11 hari lalu

Pewarna Alami hingga Sintetis untuk Batik

Kelapa yang mudaj dijumpai di daerah tropis seperti Indonesia yang dapat digunakan sebagai warna krem kecokelatan pada batik.


Tips Mengolah Santan agar Tidak Pecah saat Dimasak

30 hari lalu

Tips Mengolah Santan agar Tidak Pecah saat Dimasak

Masalah yang paling sering dihadapi adalah santan menjadi pecah karena kandungan lemak dan santan terpisah saat dipanaskan.


Resep Bikin Nasi Liwet Sunda Antigagal, Hemat Ratusan Ribu Rupiah

37 hari lalu

Resep Bikin Nasi Liwet Sunda Antigagal, Hemat Ratusan Ribu Rupiah

Rasa hangat itulah yang membuat nasi liwet Sunda menjadi jamuan favorit setiap reuni atau pertemuan keluarga.


Disarankan untuk Dibudidaya, Berikut Cara Menanam Kelapa Genjah di Rumah

45 hari lalu

Disarankan untuk Dibudidaya, Berikut Cara Menanam Kelapa Genjah di Rumah

Perbedaan yang signifikan antara kelapa biasa dan kelapa genjah yaitu pada kecepatan berbuah, tinggi tanaman, dan ukuran serta jumlah buah.


Peringatan Hari Pramuka, Kisah Awal Pramuka dan Logo Nyiur Tumbuh Lurus

49 hari lalu

Peringatan Hari Pramuka, Kisah Awal Pramuka dan Logo Nyiur Tumbuh Lurus

Pramuka atau scouting diperkenalkan Lord Baden Powell pada 1907 sebagai cara membina remaja di Inggris yang terlibat dalam kekerasan dan kejahatan.


Cerita Jokowi Mulai Proyek 1 Juta Kelapa Genjah dan Petani Belum Pernah Lihat Pohonnya

52 hari lalu

Cerita Jokowi Mulai Proyek 1 Juta Kelapa Genjah dan Petani Belum Pernah Lihat Pohonnya

Jokowi memulai proyek penanaman 1 juta pohon kelapa genjah, dengan target awal 200 ribu di Solo Raya yaitu Sukoharjo, Karanganyar, dan Boyolali, di Jawa Tengah.


Sabut Kelapa Bantu Perekonomian Kelompok Wanita Tani

26 Juli 2022

Sabut Kelapa Bantu Perekonomian Kelompok Wanita Tani

Petani perempuan di Kolaka Utara meningkatkan pengetahuan pertanian di sekolah lapang.


6 Buah Paling Baik untuk Mengontrol Gula Darah

23 Juli 2022

6 Buah Paling Baik untuk Mengontrol Gula Darah

Buah terbaik untuk manajemen gula darah adalah yang mengandung sedikit gula alami, banyak serat, dan mineral alami.


Kementan Komitmen Kembangkan Komoditas Sagu dan Kelapa

13 Juli 2022

Kementan Komitmen Kembangkan Komoditas Sagu dan Kelapa

Sagu dan kelapa dipilih karena komunitas asli Indonesia.