Demi Kesehatan Mental, Prilly Latuconsina Sempat Istirahat dari Media Sosial

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Prilly Latuconsina. Instagram.com/@prillylatuconsina96

    Prilly Latuconsina. Instagram.com/@prillylatuconsina96

    TEMPO.CO, Jakarta - Prilly Latuconsina sempat keluar dari media sosial. Meski hanya seminggu, dia merasakan manfaat positif bagi kesehatan mentalnya. 

    Aktris dan pengusaha muda itu kembali menyapa pengikutnya dengan sebuah unggahan di Instagaram pada Selasa, 11 Mei 2021. Di unggahan itu Prilly membagikan fotonya di tepi pantai dan menuliskan alasannya memilih berhenti beraktivitas di media sosial

    "Beberapa hari ini aku memutuskan untuk Log Out semua akun social mediaku, karena alasan personal dan memang ingin lebih fokus ke diri sendiri dan pekerjaan," ujar perempuan berusia 24 tahun itu. 

    Meski tak lama, Prilly mengatakan banyak orang yang mengiriminya pesan langsung dengan asumsi masing-masing tentang alasan Prilly. Bahkan teman-temannya banyak yang menelepon dan mengiriminya pesan WhatsApp karena mengira dia sakit. 

    ADVERTISEMENT

    Tapi Prilly memaklumi kehawatiran teman-temannya. Sebab, sejak awal memiliki akun Instagram, dia tak pernah berhenti mengunggah tentang aktivitasnya. Jadi ketika dia libur beberapa hari, banyak yang mengira sesuatu terjadi padanya. 

    "No guys. I'm okay. I just want to think about my self and my mental health more. Sekali-sekali ya mikirin diri sendiri dulu," kata dia. 

    Di luar dugaan, Prilly ternyata menyukainya. Beberapa hari tanpa media sosial membuat dia lebih tenang. 

    Baca juga: Prilly Latuconsina Berbagi Tips Menghadapi Cyber Bullying

    "Sejujurnya aku agak kaget ternyata aku sangat amat betah menjalani hari tanpa sosmed haha, dan ternyata istirahat sebentar dari sosmed tuh perlu sekali-sekali.
    cobain deh. But now i'm back dan mau ngucapin mohon maaf lahir bathin ya semua," kata dia dengan emoji hati. 

    Media sosial memiliki banyak manfaat, termasuk membangun jaringan dan mempertahankan kontak dengan orang lain. Tapi terlalu banyak menghabiskan waktu di platform ini dikaitkan dengan masalah kesehatan mental seperti depresi, kecemasan, dan stres, kata Shahla Modir, kepala petugas medis sebuah pusat perawatan kecanduan di Colorado, Amerika Serikat.

    Modir mengatakan beberapa orang dapat menciptakan hubungan yang tidak sehat dengan platform media sosial dan mulai menginternalisasi "like" dengan harga diri mereka.

    Prilly Latuconsina sempat mengungkap perundungan yang dia alami melalui media sosial dalam Diskusi Hari Anak Nasional dengan tema Lindungi Anak dari Perundungan di Media Daring Selama Masa Pandemi Covid-19, beberapa waktu lalu. Orang tuanya bahkan sempat memantau lewat media sosial untuk mengetahui apa yang terjadi dengannya. Tapi lama kelamaan Prilly mampu mengatasinya perundungan dengan nilai-nilai yang dia tanam di dirinya sendiri, juga karya dan aktivitas yang positif. 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selain Makan di Warteg, Ini Sejumlah Kegiatan Asyik yang Bisa Dilakukan 20 Menit

    Ternyata ada banyak kegiatan positif selain makan di warteg yang bisa dilakukan dalam waktu 20 menit. Simak sejumlah kegiatan berikut...