Suami Didiagnosis Gangguan Spektrum Autisme, Amy Schumer Tambah Jatuh Cinta

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komedian Amy Schumer saat menghadiri acara 100 orang paling berpengaruh di dunia menurut majalah Time di New York, 21 April 2015. Evan Agostini/Invision/AP

    Komedian Amy Schumer saat menghadiri acara 100 orang paling berpengaruh di dunia menurut majalah Time di New York, 21 April 2015. Evan Agostini/Invision/AP

    TEMPO.CO, JakartaAmy Schumer mengungkapkan diagnosis gangguan spektrum autisme (ASD) suaminya, Chris Fischer. Di postingan terbarunya di Instagram, aktris dan komedian itu mengatakan bahwa diagnosis itu membantu memperkuat hubungan mereka.

    Ibu satu anak itu mengunggah tulisan menyentuh tentang suaminya tepat di hari ulang tahun anaknya. Dia mengucapkan selamat ulang tahun kepada sang anak sekaligus mengungkapkan betapa hebat seorang ayah dan suaminya. 

    "Hari ini adalah ulang tahun anak kami dan aku terbangun dengan emosional memikirkan suamiku, Chris. Di foto pertama ini saat aku menjalani operasi 3 jam C (Caesar) dia memegang tanganku dan menatap mataku jadi aku tidak pernah merasa sendirian. Aku merasa dicintai dan selalu didukung. Dia menjaga keluarga kami dan merupakan suami dan ayah melebihi impian terliar saya," tulisnya.

    Schumer kemudian menjelaskan bahwa Fischer mengidap ASD. Tes dan diagnosisnya telah membantu mereka berkomunikasi dan saling mendukung dengan lebih baik.

    ADVERTISEMENT

    Fakta bahwa Fischer didiagnosis menderita ASD di kemudian hari adalah sesuatu yang disorot Schumer dalam film dokumenternya, Expecting Amy. Dalam keterangan unggahan barunya, banyak orang yang melihat cerita tersebut telah termotivasi untuk diuji dan itu telah mengubah hidup mereka.

    "Kami ingin mendorong orang tua dan orang-orang untuk memberikan diri mereka hadiah informasi sehingga orang dapat berfungsi sebaik mungkin dan menghilangkan stigma yang menyertai autisme," tulis Schumer di postingannya.

    Bintang Trainwreck pertama kali membuka tentang diagnosis ASD suaminya dua tahun lalu, di acara Netflix-nya Amy Schumer: Growing, seperti yang dilaporkan Health sebelumnya.

    Baca juga: Amy Schumer Pakai Gaun Pesta dengan saat Disuntik Vaksin Covid-19

    "Saya tahu sejak awal bahwa otak suami saya sedikit berbeda dengan otak saya," kata Schumer. "Suamiku didiagnosis mengidap penyakit yang dulu disebut sindrom Asperger. Dia menderita gangguan spektrum autisme. Dia termasuk dalam spektrum. Dan ada beberapa tanda sejak dini."

    Setelah dia didiagnosis, Amy Schumer menyadari bahwa semua karakteristik yang membuatnya didiagnosis dengan spektrum autisme ternyata yang jadi alasan dia jatuh cinta pada sang suami. Suaminya selalu mengatakan apa pun yang ada di pikirannya. Dia juga tidak peduli dengan norma sosial atau apa yang diharapkan orang lain padanya. 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selain Makan di Warteg, Ini Sejumlah Kegiatan Asyik yang Bisa Dilakukan 20 Menit

    Ternyata ada banyak kegiatan positif selain makan di warteg yang bisa dilakukan dalam waktu 20 menit. Simak sejumlah kegiatan berikut...