Tasya Farasya Keguguran di Kehamilan Kedua, Ketahui Penyebab Umumnya

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gaya Tasya Farasya saat ikutan Pass The Brush Challenge di Instagram. Ini merupakan salah satu tantangan di tengah pandemi corona. Video ini diunggah pada Selasa, 14 April 2020. Tangkap layar Instagram @tasyafarasya

    Gaya Tasya Farasya saat ikutan Pass The Brush Challenge di Instagram. Ini merupakan salah satu tantangan di tengah pandemi corona. Video ini diunggah pada Selasa, 14 April 2020. Tangkap layar Instagram @tasyafarasya

    TEMPO.CO, Jakarta - Influencer kecantikan Tasya Farasya tengah dirundung duka. Ibu satu anak itu membagikan kabar bahwa dia mengalami keguguran di kehamilannya yang kedua. 

    Tasya menyampaikan kabar tersebut dalam sebuah unggahan di Instagram pada Rabu tengah malam, 5 Mei 2021. Dalam unggahannya dia membagikan foto hasil pemeriksaan USG hasil pemeriksaan akhir April lalu. 

    "Innalillahi wainna ilaihi raajiun, till we meet again," kata selebgram dengan 4,5 juta pengikut ini di keterangan. 

    Unggahan itu mendapatkan banyak tanggapan dari pengikutnya. Banyak yang menyampaikan ungkapan duka caita dan mendoakan kepulihan Tasya. 

    ADVERTISEMENT

    Saat ini Tasya mengaku baik-baik saja karena keguguran itu terjadi beberapa hari sebelumnya. 

    "Makasi banyak ya doanya! Aku udah gapapa, udah istirahat juga, kejadiannya bukan hari ini kok!! love u all tetap semangat tah," kata perempuan 28 tahun itu dalam keterangan lanjut di Instagram Story. 

    Keguguran adalah kehilangan kehamilan sebelum usia kandungan 20 minggu. Menurut Mayo Clinic, sekitar 10 hingga 20 persen kehamilan yang diketahui berakhir dengan keguguran.

    Baca juga: Tasya Farasya Ungkap Arti Nama Anaknya, Maryam Eliza Khair

    Kondisi ini disebabkan oleh dua hal, yaitu gen atau kromosom yang tidak normal atau kondisi kesehatan ibu. 

    Kebanyakan keguguran terjadi karena janin tidak berkembang secara normal. Sekitar 50 persen keguguran dikaitkan dengan kromosom ekstra atau hilang. Paling sering, masalah kromosom diakibatkan oleh kesalahan yang terjadi secara kebetulan saat embrio membelah dan tumbuh, bukan masalah keturunan. 

    Kelainan kromosom dapat menyebabkan blighted ovum atau anembryonic gestation, yaitu kehamilan yang tak mengandung embrio meski terjadi pembuahan; kematian janin intrauterine, yaitu embrio terbentuk tetapi berhenti berkembang dan mati sebelum gejala keguguran terjadi; dan kehamilan mola dan kehamilan mola parsial yang menyebabkan janin tidak berkembang. 

    Sementara, kondisi kesehatan ibu yang bisa menyebabkan keguguran antara lain diabetes yang tidak terkontrol, infeksi, masalah hormonal, masalah rahim atau serviks, dan penyakit tiroid. 

    Sebelum keguguran, Tasya Farasya dan suami, Ahmad Assegaf, memiliki satu anak perempuan, Maryam Eliza Khair atau Lily, yang lahir pada 26 juni 2020. 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selain Makan di Warteg, Ini Sejumlah Kegiatan Asyik yang Bisa Dilakukan 20 Menit

    Ternyata ada banyak kegiatan positif selain makan di warteg yang bisa dilakukan dalam waktu 20 menit. Simak sejumlah kegiatan berikut...