8 Kebiasaan Buruk Ibu Tunggal yang Bisa Mengganggu Kesehatan Mental

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi ibu bekerja dan anak di rumah. Freepik.com

    Ilustrasi ibu bekerja dan anak di rumah. Freepik.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Ibu tunggal harus melakukan banyak hal sendirian, dari pekerjaan kantor, manajemen rumah, hingga membesarkan anak-anak. Saat melakukan tugas tersebut, mereka sering mengabaikan kesehatan mentalnya. Akibatnya, mereka menjadi stres, cemas, kelelahan, atau depresi.

    Psikolog dari India, Malini Saba, mengatakan ada 8 kebiasaan buruk orang tua tunggal yang mengganggu kesehatan mental. 

    1. Tidak memperhatikan diri sendiri

    Naluri pertama seorang ibu, terutama bagi orang tua tunggal, adalah memberikan segalanya kepada anak. Namun karena salah satu bagian cinta dari ayahnya terabaikan, ibu tunggal sering merasa bersalah. Akibatnya, Anda mencoba memberi anak segalanya dengan mengabaikan diri sendiri. Seharusnya tidak demikian, perhatikan juga diri sendiri. 

    ADVERTISEMENT

    2. Melakukan semuanya sendiri

    Meski orang tua tunggal, bukan berarti Anda sendiri. Jadi carilah bantuan dari orang tua, kerabat, tetangga, dan kelompok pendukung orang tua tunggal untuk membantu Anda membesarkan anak dengan mudah sekaligus menangkal perasaan kesepian.

    3. Tidak mencari bantuan profesional

    Kita sering lupa bahwa ada profesional terlatih yang dapat kita mintai bantuan jika menghadapi masalah. Baik itu perceraian atau kematian, terapis tahu apa yang harus dilakukan untuk membantu ibu tunggal.

    4. Tidak memiliki rutinitas

    Tidak menjaga rutinitas adalah salah satu kesalahan terburuk seorang ibu tunggal. Buatlah rutinitas yang benar. Mulai dari makan, bekerja hingga tidur, berolahraga, dan menghabiskan waktu bersama anak, semuanya harus dilakukan secara rutin.

    5. Tak memberi waktu untuk berduka 

    Setiap orang berduka dan memulihkan diri dengan kecepatan yang berbeda. Jangan menghindari atau melewatkan proses ini dengan paksa. Sekali lagi, carilah terapi yang dapat memandu melalui proses ini, jangan memendam atau menundanya.

    6. Salah mengelola uang

    Orang tua tunggal menghasilkan uang sendiri atau menerima tunjangan anak, jadi pelajari cara mengelola keuangan agar tidak punya uang sama sekali di akhir tahun. Rencana keuangan sangat penting bagi ibu tunggal. Ini tidak hanya akan memperlancar hidup tetapi juga akan membantu menabung.

    7. Tidak berkomunikasi dengan anak 

    Anak-anak dapat menarik diri dari emosi seperti halnya orang dewasa. Jadi, membangun komunikasi yang konstan dengan anak akan menghindari trauma mental jangka panjang bagi seorang ibu tunggal.

    8. Berpikiran negatif dan sering mengeluh

    Insiden kehidupan mungkin bisa menghancurkan dan membuat Anda terus-menerus merasa negatif, tetapi itu harus melawannya. Jangan mengeluh tentang mantan suami kepada anak-anak atau terlibat dalam perilaku pesimis lainnya karena dapat mengganggu kesehatan mental ibu tunggal. 

    PINK VILLA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Ganda Putri Indonesia Masuk Semifinal Olimpiade Pertama dalam Sejarah

    Pasangan ganda putri Greysia Polii dan Apriyani Rahayu, lolos ke semifinal badminton di Olimpiade 2020. Prestasi itu jadi tonggak olahraga Indonesia.