5 Hal yang Bisa Dipelajari dari Kepribadian Introvert

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi gadis introvert. Shutterstock

    Ilustrasi gadis introvert. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Carl Jung mungkin mempopulerkan istilah introversi — yang mengartikan seseorang yang memperoleh energi dari refleksi dan kehilangan energi dalam pertemuan sosial — tetapi selama bertahun-tahun, konsep tersebut sedikit berubah. Salah satu dari banyak kesalahpahaman umum tentang introvert adalah bahwa mereka adalah penyendiri yang tidak pernah ingin berbicara dengan siapa pun.

    Melansir laman Purewow, introvert biasanya lebih suka menyendiri atau dalam kelompok kecil, mereka sering berpikir banyak sebelum berbicara, dan hanya karena mereka diam bukan berarti ada yang salah. Tapi ni mungkin tidak berlaku untuk semua introvert. Seperti ekstrovert, introvert datang dalam segala bentuk, ukuran dan tingkat minat dalam bersosialisasi. Namun faktanya, ekstrovert (dan ambiver) bisa belajar banyak dari introvert.

    5 pelajaran dari introvert

    1. Mendengarkan Lebih Banyak Daripada Anda Berbicara

    ADVERTISEMENT

    Banyak ekstrovert yang selalu cerewet. Anda tahu apa yang tidak dapat Anda lakukan saat Anda terus-menerus berbicara? Dengarkan baik-baik. Introvert, di sisi lain, lebih banyak mendengarkan daripada berbicara. Bagi orang-orang di sekitar mereka, introvert adalah orang-orang yang setia dan dapat diandalkan; teman yang bisa menjaga rahasia serta bisa menepati janji, sering kali menjadikannya orang kepercayaan di lingkarannya. Kemampuan introvert untuk mendengarkan adalah sesuatu untuk ditiru. Selain itu, mengasah keterampilan ini juga mengajarkan Anda untuk berpikir sebelum berbicara.

    2. Menjadi Pengamat Ahli

    Katakanlah Anda berada di sebuah pesta. Anda mengobrol dengan semua orang yang Anda lihat ketika Anda melihat teman introvert Anda bersantai di dekat bar. Sebagai seorang ekstrovert, Anda mungkin berpikir, "Ya ampun, itu menyedihkan, mereka tidak punya siapa-siapa untuk diajak bicara." Pertama-tama, introvert dapat berbicara dengan orang lain, mereka terkadang memilih untuk tidak berbicara. Adapun apa yang mereka lakukan sambil berdiri sendiri? Mereka kemungkinan besar sedang mengamati. Keterampilan pengamatan seorang introvert tidak ada duanya, yang berarti tidak banyak yang didapat oleh mereka, dan mereka sering kali menjadi orang pertama yang memperhatikan sesuatu.

    3. Agar Nyaman Menghabiskan Waktu Sendiri

    Bagi banyak ekstrovert, memikirkan menghabiskan satu hari — atau bahkan beberapa jam — sendirian adalah siksaan. Tapi ini masalahnya: Mungkin ada saatnya Anda harus menyendiri sebentar. Misalkan Anda terbang pulang dari perjalanan kerja dan Anda berada di kota yang asing. Penerbangan Anda dibatalkan, jadi Anda punya waktu sepanjang malam untuk diri sendiri. Jika Anda tidak nyaman menghabiskan waktu sendirian, Anda mungkin mengurung diri di kamar hotel. Jika Anda tidak keberatan terbang sendiri sebentar, ini bisa menjadi kesempatan untuk menjelajahi tempat baru dan benar-benar menikmati kebersamaan Anda sendiri. Karena mereka merasa nyaman sendirian, introvert juga sering kali sangat mandiri, tidak membutuhkan kehadiran orang lain untuk merasa puas.

    4. Mengetahui Bagaimana Mengatakan 'Tidak'

    Introvert tahu bahwa tidak apa-apa memprioritaskan waktu dan kewarasan Anda sendiri dengan menolak permintaan. Bagian penting dari perawatan diri adalah mengetahui batasan Anda sendiri dan menghormatinya. Jika Anda seorang ekstrovert yang terus-menerus mengatakan ya, pekerjaan Anda tidak hanya akan terganggu, tetapi Anda juga bisa membenci orang yang meminta bantuan Anda. Pelestarian diri adalah kuncinya. Menurut sebuah makalah yang diterbitkan dalam Journal of Consumer Research, mengatakan tidak untuk segala hal mulai dari gangguan harian hingga rencana setelah kerja dapat membantu Anda mencapai tujuan lebih cepat dan memberi diri Anda ruang dan waktu pemulihan yang Anda butuhkan. Namun, mungkin tidak nyaman untuk menolak seseorang — terutama jika Anda memiliki kecenderungan untuk menyenangkan orang lain.

    5. Untuk Terhubung dengan Perasaan Anda

    Karena introvert sangat menghargai waktu menyendiri mereka, mereka sering kali sangat mahir dalam introspeksi. Introvert menghabiskan banyak waktu dengan pikiran mereka sendiri, membuat mereka sangat sadar diri dan berpengetahuan tentang keinginan dan kebutuhan mereka. Kadang-kadang, orang ekstrovert begitu keras hingga mereka lupa memeriksa diri mereka sendiri. Jika Anda seorang ekstrover, coba gunakan waktu Anda sendiri (betapapun langka itu) untuk mencari ke dalam dan memastikan kebutuhan Anda terpenuhi dan Anda berada di tempat yang baik.

    Baca juga: Scorpio dan 5 Zodiak Introvert Lebih Tenang dan Fokus Perasaan


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Pernikahan dan Hajatan saat PPKM Level 4 dan 3, Ada Sanksi jika Melanggar

    Pemerintah mengatur resepsi pernikahan saat PPKM Level 4 dan lebih rendah. Aturan itu diikuti sanksi bagi pelaku usaha, perorangan, dan kepala daerah.