5 Kiat Merawat Rambut Diwarnai Pakai Bahan Rumahan, Minyak Kelapa hingga Mayones

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi model rambut ombre. Instagram Ramirez Tran Salon

    Ilustrasi model rambut ombre. Instagram Ramirez Tran Salon

    TEMPO.CO, Jakarta - Mewarnai rambut berarti memberikan bahan kimia yang bisa merusaknya. Selain menghilangkan kilau rambut, bahan kimia pada pewarna rambut juga bisa menghilangkan kelembapan sehingga membuat rambut kering dan kasar. 

    Untuk memastikan agar rambut tidak rusak setelah diwarnai, berikut beberapa perawatan ala rumahan yang bisa diikuti. Perawatan rumahan yang mudah ini tidak hanya akan menjaga rambut tetap sehat dan terhidrasi, tetapi juga memastikan warna rambut bertahan lebih lama,menurut laman Pink Villa.

    1. Mengoleskan mayones

    Mayones diperkaya dengan protein dalam jumlah tinggi yang akan membantu menjaga warna rambut. Bahan ini menembus ke lapisan terdalam rambut dan menjaganya tetap bergizi. Mayones juga akan meningkatkan tekstur rambut Anda dan membuatnya lembut dan halus.

    ADVERTISEMENT

    Untuk menggunakannya, ambil 3 sendok makan mayones dalam mangkuk dan oleskan langsung ke rambut. Biarkan selama 30 menit sebelum mencucinya dengan air hangat. Ulangi prosedur ini seminggu sekali untuk hasil terbaik.

    2. Memijat dengan minyak kelapa

    Manfaat minyak kelapa untuk rambut sudah terbukti. Orang tua dan kakek nenek telah membuktikannya sejak dulu. Ternyata minyak kelapa juga bisa digunakan untuk melindungi rambut yang diwarnai. Memijat rambut secara teratur dengan minyak kelapa murni akan membuat warna rambut bertahan lebih lama dan mencegahnya menjadi kering.

    Cara menggunakannya, ambil 2 sendok makan minyak kelapa dan oleskan secara merata pada garis rambut. Pijat rambut hingga minyak menyebar secara merata hingga ke ujungnya. Biarkan selama setidaknya satu jam, kemudian bersihkan dengan sampo bebas sulfat dan air hangat. Oleskan minyak setidaknya dua kali seminggu untuk hasil terbaik.

    Baca juga: Jangan Lakukan 3 Kesalahan Ini saat Keramas, Bisa Bikin Rambut Rusak

    3. Bilas dengan larutan cuka putih

    Mewarnai rambut dapat menyebabkan penumpukan kotoran dan racun di kulit kepala. Racun dan kotoran ini dapat menyebabkan ketombe, kerusakan dan penipisan rambut. Untuk menghindari masalah seperti itu, oleskan cuka putih yang dapat menghaluskan kutikula rambut dan membersihkan penumpukan. Cuka putih juga bisa membuat rambut lebih sutra dan berkilau.

    Untuk memakainya, ambil 2 sendok makan cuka putih dan campur dengan secangkir air hangat. Setelah keramas, bilas dengan larutan ini. Ulangi proses ini dua kali seminggu.

    4. Bilas dengan bir

    Rambut yang diwarnai akan kehilangan kilau dan terlihat kusam. Bir akan membantu mengembalikan kilau rambut yang hilang dan memperbaiki kerusakan yang disebabkan oleh bahan kimia. Selain mengandung vitamin, bir juga mengandung mineral yang meningkatkan pertumbuhan rambut dengan meningkatkan sirkulasi darah ke kulit kepala.

    Ambil secangkir bir dan bilas rambut dengan minuman beralkohl itu sebelum keramas. Bir akan melembapkan dan menutrisi rambut, juga akan mempertegas warna rambut. Untuk hasil terbaik, bilas rambut dengan bir seminggu sekali. 

    5. Pakai sampo bebas sulfat

    Terakhir, pilih sampo dan kondisioner yang bebas sulfat. Kehadiran sulfur di sebagian besar sampo dapat merusak rambut diwarnai karena bereaksi dengan senyawa kimia yang akan membuatnya terlihat kasar dan kering. Oleh karena itu, menggunakan sampo bebas sulfat adalah suatu keharusan.

    Rambut yang diwarnai juga membutuhkan kelembapan yang dalam agar tetap terhidrasi. Oleh karena itu, gunakan kondisioner untuk melembapkan dan menjaga kilau rambut.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selain Makan di Warteg, Ini Sejumlah Kegiatan Asyik yang Bisa Dilakukan 20 Menit

    Ternyata ada banyak kegiatan positif selain makan di warteg yang bisa dilakukan dalam waktu 20 menit. Simak sejumlah kegiatan berikut...