Cara Memilih Frozen Food di Swalayan, Perhatikan Hal Ini

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi makanan beku (pixabay.com)

    ilustrasi makanan beku (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Frozen food atau makanan beku menjadi salah satu makanan yang cukup banyak diminati oleh sebagian orang. Makanan ini juga memiliki rasa dan bentuk yang cukup variatif, selain itu, frozen food menjadi solusi yang cukup efektif untuk orang yang tidak punya banyak waktu dalam mengolah makanan segar.

    Adapun yang termasuk dalam makanan beku praktis ini seperti, sosis, daging, sayuran, nugget, hingga berbagai jenis buah-buahan.

    Dengan tingginya peminat jenis makanan olahan frozen food, banyak pula yang meragukan kandungan yang terdapat di dalamnya. Menurut para ahli, perbedaan yang sangat signifikan terjadi pada tekstur makanan tersebut, namun untuk gizi yang terkandung di dalamnya tidak ada perubahan sama sekali. Hal ini dikarenakan zat gizi yang terkandung di dalamnya tidak hilang dan tidak rusak.

    Untuk sayur dan buah yang mengandung berbagai macam nutrisi seperti mineral dan vitamin, ketika dibekukan, maka nutrisi tersebut juga ikut membeku. Nutrisi-nutrisi itu akan bertahan hingga buah dan sayuran tersebut sudah diolah dan dikonsumsi. Sedangkan untuk daging, hampir sama seperti sayuran dan buah-buahan, yang membedakannya hanyalah rasa daging beku dan segar ketika diolah akan berbeda.

    Untuk keunggulan dari frozen food yaitu dapat disimpan dalam jangka waktu yang cukup lama dibandingkan dengan makanan lainnya. Hal ini pula yang memungkinkan untuk memantapkan persediaan stok makanan hingga beberapa bulan.

    Lebih lanjut, keunggulan lainnya dari frozen food yaitu lebih higienis. Hal ini dikarenakan sistem kemasannya yang menggunakan kemasan kedap udara. Kemasan kedap udara mampu menghentikan proses pembentukan bakteri dan tetap menjaga kandungan nutrisi di dalamnya.

    Walaupun memiliki manfaat dan kandungan nutrisi yang tidak hilang dalam makanannya, frozen food tidak dianjurkan untuk dikonsumsi setiap hari. Terutama yang berbahan dasar daging seperti, nugget, sosis, dan bakso. Makanan ini biasanya mengandung penyedap rasa yang cukup tinggi takarannya untuk menjaga makanan tersebut teap awet.

    Selain itu, cara pengolahan yang tidak benar bisa menyebabkan berbagai macam penyakit. Terkhusus bagi makanan yang disebutkan pada paragraf sebelumnya, yang biasanya diolah dengan cara digoreng dalam minyak yang cukup banyak. Hal ini dapat menimbulkan penyakit seperti, darah tinggi, kolesterol, gangguan ginjal, hingga masalah metabolisme.

    Untuk cara memilih frozen food ini dapat memperhatikan hal-hal seperti label makanan yang dibeli. Pilih makanan yang memiliki kadar garam tidak terlalu tinggi dan perhatikan kemasan serta cara penyimpananannya saat di swalayan.

    GERIN RIO PRANATA

    Baca: Kiat Aman Mengonsumsi Frozen Food Selama Pandemi, Perhatikan Cara Penyimpanan


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Warga Tak Punya NIK Bisa Divaksinasi, Simak Caranya

    Demi mencapai target tinggi untuk vaksinasi Covid-19, Kementerian Kesehatan memutuskan warga yang tak punya NIK tetap dapat divaksin. Ini caranya...