Mudah Lupa dan 10 Tanda Kurang Mengkonsumsi Sayuran

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wanita makan sup sayuran. Unsplash.com/Henrique Felix

    Wanita makan sup sayuran. Unsplash.com/Henrique Felix

    TEMPO.CO, Jakarta - Saat tumbuh dewasa, kebanyakan dari kita masih ada yang jarang makan sayuran. Padahal sayuran mengandung vitamin, mineral, dan serat makanan yang menyehatkan, dan beberapa di antaranya menonjol karena manfaatnya yang luar biasa. Diet tinggi sayuran dapat membantu melindungi Anda dari kanker, diabetes, dan penyakit jantung.

    Selain itu, serat makanan dari sayuran dapat membantu menurunkan kadar kolesterol darah dan meningkatkan asam folat dalam darah. Pedoman Diet USDA menyatakan bahwa Anda harus mengonsumsi antara 5 hingga 13 porsi buah dan sayuran per hari. Ini setara dengan sekitar 2 ½ hingga 6 ½ cangkir setiap hari, tergantung pada jumlah kalori yang perlu Anda makan untuk menjaga berat badan Anda, seperti dilansir dari laman Boldsky.

    Berikut ini, tanda-tanda yang menunjukkan bahwa Anda kurang makan sayur

    1. Mudah Memar
    Mengkonsumsi vitamin C dalam jumlah yang lebih sedikit dapat menyebabkan mudah memar, gusi berdarah, kelemahan, kelelahan, ruam dan menurunkan kecepatan penyembuhan luka dan luka. Makan makanan kaya vitamin C seperti paprika merah, cabai merah, kangkung, sayuran berdaun hijau tua, brokoli, kubis Brussel dan tomat.

    2. Mendapat Serangan Dingin yang Konstan
    Kekurangan sayuran dalam makanan Anda dan nutrisi penting (seperti vitamin C) yang  akan membuat tubuh Anda kekurangan pertahanan yang dibutuhkan untuk melepaskan pejuang radikal bebas melawan virus dan bakteri. Konsumsi sayuran berdaun hijau tua yang akan membantu memperkuat sistem kekebalan Anda dan memberi Anda antioksidan dan zat besi yang melimpah.

    3. Sering Lelah
    Jika Anda merasa lelah sepanjang waktu,  bisa jadi karena kekurangan folat atau asam folat. Kekurangan folat menyebabkan kelelahan dan anemia. Ini juga berperan dalam sintesis dan perbaikan DNA. Folat atau asam folat adalah vitamin B9 yang dapat ditemukan dalam sayuran berdaun hijau tua seperti kacang merah, asparagus, lentil, bayam, dan lainnya, sebab itu memasukkannya ke dalam makanan Anda adalah suatu keharusan

    4. Sering Lupa
    Meskipun kelupaan sesekali terjadi pada semua usia, jika Anda menemukan otak Anda tidak dapat menghafal hal-hal kecil, itu pertanda Anda tidak mendapatkan cukup nutrisi. Lutein, nutrisi, telah terbukti meningkatkan daya ingat dan pembelajaran. Ini ditemukan dalam wortel, sayuran hijau, brokoli, jagung dan tomat. Nutrisi ini juga dapat membantu melindungi dari katarak dan degenerasi makula - dua gangguan mata yang umum.

    5. Sulit Menangani Stres Harian
    Makan makanan tertentu memengaruhi tingkat stres Anda secara signifikan. Peradangan adalah respons alami tubuh Anda terhadap stres, dan jika Anda tidak menangani stres dengan baik, peradangan dapat berdampak buruk pada tubuh Anda. Makan makanan anti-inflamasi seperti salmon, tuna, paprika berwarna cerah, tomat, minyak zaitun, sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, buah-buahan seperti stroberi, blueberry, ceri dan jeruk.

    6. Rawan Kram Otot
    Sayuran mengandung potasium yang membantu mencegah kram otot, terutama saat Anda berolahraga. Kalium merupakan mineral esensial yang dapat membantu mencegah kram otot dan kembung. Kalium juga dapat mencegah tekanan darah tinggi, gangguan jantung dan ginjal, kecemasan dan stres. Ini juga membantu meningkatkan kekuatan otot dan metabolisme. Konsumsi lebih banyak sayuran kaya kalium seperti bayam, ubi jalar, brokoli, acorn squash, lobak Swiss, kentang, kangkung, jamur, labu, dan lainnya.

    7. Sering Terkena Infeksi
    Sering terkena infeksi adalah tanda dari sistem kekebalan yang lemah, malnutrisi, dan kurang makan sayur. Tanpa nutrisi yang tepat, kekebalan tubuh Anda akan menjadi lemah untuk melawan patogen berbahaya, dan tubuh Anda tidak akan dapat mempertahankan diri dari infeksi dalam waktu dekat. Jadi, disarankan agar Anda memasukkan segala jenis buah dan sayuran ke dalam makanan Anda untuk menghindari penyakit dan masalah kesehatan.

    8.  Memiliki Masalah Pencernaan Secara Teratur
    Jika Anda sering mengalami masalah pencernaan dan kembung, ini pertanda jelas bahwa Anda tidak menambahkan cukup sayuran dan serat. Serat yang ada dalam sayuran membantu dalam proses pencernaan, yang membantu menjaga keteraturan usus.

    9. Peningkatan Risiko Masalah Jantung
    Jika Anda pernah didiagnosis dengan masalah jantung dan Anda tidak memiliki riwayat keluarga dengan penyakit ini, ini bisa menjadi tanda tidak menambahkan cukup sayuran ke dalam makanan Anda. Penyakit jantung koroner seperti serangan jantung dan angina dapat membuat Anda menderita penyakit kardiovaskular. Orang yang mengonsumsi lebih sedikit sayuran sering berakhir dengan penyakit jantung di kemudian hari.

    10. Berat Badan Bertambah Dengan Cepat
    Sayuran dikemas dengan serat makanan yang membuat Anda merasa kenyang sehingga Anda tidak merasa lapar di kemudian hari. Kebanyakan sayuran rendah kalori, dan memakannya akan mengurangi rasa lapar sekaligus memberi Anda nutrisi penting. Ini akan membantu Anda tidak menambah kalori sekaligus menjaga kesehatan.

    11. Mengalami Masalah Penglihatan

    Sayuran berdaun hijau tua dan sayuran berwarna seperti wortel dan bit mengandung karotenoid yang dapat membantu mencegah masalah penglihatan terkait usia dan membantu meningkatkan kinerja visual mata. Karotenoid dapat membantu memberikan tindakan perlindungan terhadap katarak dan mencegah degenerasi makula dan penyakit mata terkait penuaan lainnya.

    Baca juga: 5 Sayuran Ini Punya Efek Aneh pada Tubuh, Kulit jadi Oranye dan Urine Pink


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H