Cara Memotong Kuku Kaki yang Tepat untuk Mencegah Cantengan

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi kuku kaki (pixabay.com)

    ilustrasi kuku kaki (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Alangkah sakitnya jari kaki yang cantengan atau infeksi karena ada kuku kaki yang tumbuh di dalam daging. Jari kaki terlihat kemerahan, bengkak, nyeri dan kadang-kadang bernanah. 

    Kuku yang tumbuh ke dalam dapat terjadi karena berbagai alasan, termasuk sepatu yang terlalu ketat, bentuk kaki yang spesifik, atau jari kaki Anda terkena sesuatu yang sangat keras, menurut Cleveland Clinic. Tapi salah satu penyebab paling umum adalah salah memotong kuku. Untungnya itu bisa dicegah. 

    Marcela Correa, ahli pedikur medis berlisensi dan pendiri Medi Pedi di New York, Amerika Serikat, mengatakan aturan nomor satu saat memotong kuku kaki adalah menghindari bentuk bulat yang super pendek.

    “Saat dipotong dalam bentuk melengkung, kuku memiliki kecenderungan untuk tumbuh ke dalam dan bukan lurus. Hal itu menyebabkan tekanan yang tidak merata pada sisi-sisi kuku, menyebabkan kuku mengeras karena dampak berjalan, sepatu ketat atau kaus kaki ketat," kata dia kepada Livestrong.

    ADVERTISEMENT

    Untuk mencegahnya, Correa mengatakan potong kuku berbentuk melintang lurus dan sudut bulat. 

    "Itu bentuk terbaik untuk kondisi kuku apa pun, apakah kuku rapuh atau tebal. Bentuk ini memungkinkan kuku tumbuh lurus, mencegahnya menggali atau menyebabkan kuku tumbuh ke dalam," katanya.

    Berikut tips memotong kuku untuk mencegah infeksi atau cantengan. 

    1. Potong setelah mandi

    Memotong kuku dalam kondisi kering akan lebih sulit dibandingkan saat lembap. Jadi Correa menyarankan memotong kuku setelah mandi karena saat itu kuku menjadi lebut dan mudah diatur. 

    Jika memiliki kuku kaki yang sangat tebal, rendam terlebih dahulu selama 20 menit agar tidak menimbulkan masalah saat dipotong. 

    2. Gunakan gunting kuku 

    Menarik kuku yang gompel memang sangat memuaskan, tapi hati-hati karena itu berisiko membuat luka atau kuku akan tumbuh ke dalam. Gunakan gunting kuku yang dirancang khusus untuk kaki. Biasanya ukurannya lebih besar dan pegangan lebih baik. 

    Pemotong kuku yang lebih kecil jika digunakan pada kuku kaki bisa meningkatkan kemungkinan kesalahan pemotongan. 

    Baca juga: Selain Jamur, Ini 4 Penyebab Kuku Kaki Berbau Tak Sedap

    3. Jangan terlalu pendek 

    Terlalu pendek adalah kesalahan umum yang membuat rentan terhadap masalah kuku. Berhati-hatilah dengan kuku jempol kaki, karena ini adalah jari yang paling sering mengalami cantengan. 

    Seberapa sering memangkasnya tergantung pada seberapa cepat kuku tumbuh, tetapi harus setiap tiga hingga empat minggu, kata Correa.

    4. Potong lurus

    Potong lurus dengan gunting kuku, kemudian ulangi sampai mendapatkan bentuk yang diinginkan. 

    5. Rapikan bagian tepi 

    Untuk merapikan bagian tepi, gunakan kikir kuku, bulatkan sudutnya untuk menghilangkan ujung yang tajam. Yang penting kuku tidak membulat di bawah garis daging. 

    Tapi jika kuku terlanjur tumbuh ke dalam, obati dengan merendam kaki tiga kali sehari dalam air hangat, memakai sepatu olahraga yang nyaman, dan menjaga kaki tetap kering, saran American Academy of Orthopedic Surgeons.

    Tetapi, jika sakit tidak kunjung sembuh dalam beberapa hari, sebaiknya kunjungi dokter untuk perawatan. Mungkin pengobatannya butuh antibiotik atau menghilangkan bagian kuku kaki, tergantung pada kondisi.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Warga Tak Punya NIK Bisa Divaksinasi, Simak Caranya

    Demi mencapai target tinggi untuk vaksinasi Covid-19, Kementerian Kesehatan memutuskan warga yang tak punya NIK tetap dapat divaksin. Ini caranya...