Maia Estianty 2 Kali Positif Covid-19, Ini Gejala, Sebab dan Cara Penanganannya

Reporter

Editor

Yunia Pratiwi

Maia Estianty berfoto di dalam jet pribadi saat akan berlibur bersama kelarganya. Dalam vlognya, Maia sempat berbagi daftar obat dan vitamin yang dikonsumsinya agar lekas sembuh dari Covid-19. Instagram

TEMPO.CO, Jakarta - Maia Estianty mengungkapkan bahwa ia positif Covid-19 kedua kalinya pada akhir Maret 2021. Sebelumnya ia juga positif Covid-19 pada akhir Desember 2020, saat itu ia tidak mengalami gejala. Namun saat positif Covid-19 kedua kalinya ia dia mengaku ada sedikit perbedaan yang dirasakan.

"Tapi beda dengan yang pertama kali, ini ada sedikit gejala dibanding yang dulu, dan penyembuhannya butuh sekitar 5 hari untuk isolasi mandiri, hari ke 6 aku sudah negatif," ujarnya. "Persamaannya angka CT value sama rendah, yang pertama 29, kalau sekarang 27, bedanya yang sekarang aku sedikit bergejala ada sakit tenggorakan."

Maia menceritakan ia rutin menjalani tes PCR untuk kepentingan penjurian Indonesia Idol setiap minggu. Saat tes terakhir, hasilnya menunjukkan bahwa ia positif. Padahal ia mengaku bahwa ia sangat menjaga protokol kesehatan selama pandemi. Namun rupanya ia pernah memeluk seseorang yang ternyata orang tersebut positif Covid-19. “Jadi aku ternyata kena juga, walaupu gejalanya enggak berat super ringan banget, Alhamdulillah dua kali dikasih ringan sama Allah,” lanjutnya.

Karena ini pengalaman keduanya terinfeksi Covid-19, Maia melakukan perawatan yang sama. Dengan bantuan perawat khusus ia menerima suntikan multivitamin serta mengkonsumsi suplemen dari echinacea. Selain itu dia juga mengkonsumsi antibiotik dan antivirus dari dokter. "Aku percaya yang bisa mengalahkan virus imunitas tubuh, jadi kenapa aku tembak vitamin dalam tubuh, akhirnya cepet juga 5 hari udah negatif," ujar ibu tiga anak ini sambil menunjukkan perawatan yang didapatkan selama isolasi mandiri di rumah. 

Maia menambahkan bahwa orang mungkin bisa terinfeksi Covid-19 lebih dari sekali, Sebab itu dia mengingatkan untuk tetap menjaga protokol kesehatan. "Jarak antara aku Covid pertama dan kedua 3 bulan persis, kalau menurut penelitian kan antibodi yang pernah kena Covid nih habisnya di bulan ketiga, katanya begitu yang denger, jadi pas tiga bulan aku kena lagi, mungkin enggak cuma aku saja yang kena dua kali, emang bener-bener harus prokes karena ini enggak bisa dianggap enteng, nularnya cepet banget," ujarnya.

Selain obat-obatan dan vitamin, menurut Maia yang mempercepat penyembuhannya kali ini adalah semangat di dalam dirinya. Dia terus menumbuhkan semangat bahwa ia bisa sembuh. "Aku kalau sakit enggak pernah mau merasa lagi sakit, semangat aku sehat luar biasa banget, aku bisa bandingkan dengan temanku yang lain, pergerakan CT Value bisa ngebut, aku semangatnya itu, sembuh, sembuh, sembuh, sehat, sehat sehat," ujarnya.

Dalam vlog itu, Maia Estianty, juga menunjukkan suasana kamar Al Ghazali dan pemandangannya di balkon, tempat dia menjalani isolasi mandiri di rumah. Setelah dinyatakan negatif dari Covid-19 dia menjalani pemeriksaan paru-paru dan darah. "Alhamdulila paru2 bersih, cek lab darah alhamduillah normal, aku dapet 2 kali Covid semua ringan alhamdullah, jangan samap berat, semangatku yg luar biasa yang menyembuhkanku dengan cepet," ujarnya.

Baca juga: Tips Bahagia ala Maia Estianty, Jangan Lihat Masa Lalu






Honda Jepang Kembali Alami Gangguan Pasokan Suku Cadang, Produksi Dipangkas 40 Persen

8 jam lalu

Honda Jepang Kembali Alami Gangguan Pasokan Suku Cadang, Produksi Dipangkas 40 Persen

Honda menurunkan rencana produksi di dua pabrik di Jepang karena terkendala rantai pasokan dan logistik yang dipicu oleh wabah Covid-19.


Bahaya Diffuser dengan Campuran Cairan Antiseptik

1 hari lalu

Bahaya Diffuser dengan Campuran Cairan Antiseptik

Cairan antiseptik memiliki sejumlah kandungan yang membahayakan sehingga tak dianjurkan digunakan untuk campuran diffuser.


Begini Efek Setelah Mengidap Covid-19

1 hari lalu

Begini Efek Setelah Mengidap Covid-19

Usai mengidap Covid-19 ternyata dapat mempengaruhi fungsi kogitif otak. Apa efek samping lainnya?


PPKM Level 1 di Jawa-Bali dan Luar Jawa-Bali Diperpanjang hingga 7 November

2 hari lalu

PPKM Level 1 di Jawa-Bali dan Luar Jawa-Bali Diperpanjang hingga 7 November

Pemerintah memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) wilayah Jawa-Bali dan luar Jawa-Bali


DKI Jakarta Penyumbang Tertinggi Kasus Positif Covid-19 Hari Ini

4 hari lalu

DKI Jakarta Penyumbang Tertinggi Kasus Positif Covid-19 Hari Ini

Jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 pada Ahad, 2 Oktober 2022, bertambah 1.322 kasus dengan provinsi penyumbang tertinggi DKI Jakarta.


Solidaritas dan Donor Darah Penghuni Apartemen Lavande

4 hari lalu

Solidaritas dan Donor Darah Penghuni Apartemen Lavande

Ratusan penghuni Apartemen Lavande Residences, Jakarta Selatan mengikuti kegiatan donor darah bertempat di lantai dasar apartemen.


Update Covid Hari Ini: Bertambah 1.857 Kasus, Meninggal 19 Orang

6 hari lalu

Update Covid Hari Ini: Bertambah 1.857 Kasus, Meninggal 19 Orang

Update Covid hari ini Jumat 30 September 2022 bertambah 1.857 kasus sehingga total mencapai 6.431.624 orang.


Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

6 hari lalu

Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

Australia akan menghapus wajib isolasi mandiri di rumah lima hari untuk orang yang terinfeksi Covid-19, yang membuat ahli kesehatan khawatir


Airlangga Sebut Jokowi Ingin Penanganan Inflasi seperti Pengendalian Covid-19

6 hari lalu

Airlangga Sebut Jokowi Ingin Penanganan Inflasi seperti Pengendalian Covid-19

Jokowi ingin pengendalian inflasi dilakukan secara bersama-sama antara pemerintah pusat dan daerah.


Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

7 hari lalu

Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

Kementerian Kesehatan Malaysia mengeluarkan kebijakan baru tidak lagi mewajibkan penumpang menggunakan masker dalam pesawat terbang.