4 Tips Jalan Kaki untuk Turunkan Berat Badan, Pilih Waktu dan Jalur yang Tepat

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi jalan kaki. Telegraph.co.uk

    Ilustrasi jalan kaki. Telegraph.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Jalan kaki adalah salah satu bentuk olahraga terbaik yang dapat dilakukan secara teratur. The American Heart Association menyarankan melakukan aktivitas aerobik sedang seperti berjalan setidaknya 150 menit atau 75 menit aktivitas aerobik berat setiap minggu untuk menjaga kesehatan jantung.

    Selain itu, jalan kaki selama satu jam setiap hari sudah cukup untuk membantu menurunkan berat badan, tergantung pada kecepatan dan medan yang dilalui. 

    Berikut empat tips berjalan untuk memaksimalkan penurunan berat badan, seperti dilansir eatthis.com. 

    1. Berjalan setelah makan 

    Sebuah studi yang diterbitkan di Diabetologia pada 2016 mengungkapkan bahwa berjalan selama 10 menit setelah makan membantu menurunkan kadar gula darah penderita diabetes tipe 2, lebih banyak daripada berjalan selama 30 menit di waktu lain sepanjang hari.

    Pakar gizi Melissa Rifkin mengatakan indeks gula darah dapat membuat penurunan berat badan jauh lebih mudah, terlepas dari apakah menderita diabetes atau tidak. Jalan kaki setelah makan dapat membantu meningkatkan sistem pembakaran kalori dan secara khusus mendorong tubuh untuk menggunakan lemak sebagai sumber energi.

    2 Berjalan tengah hari paling efektif

    Berjemur di bawah sinar matahari pada hari kerja dapat memberikan sejumlah manfaat bagi kesehatan, peningkatan penyerapan vitamin D, yang dapat meningkatkan fungsi imun dan mendukung kesehatan tulang. Sebuah studi pada 2020 yang diterbitkan dalam Physilogical Reports menunjukkan bahwa berolahraga di sore hari dapat meningkatkan sistem pembakaran.

    Lebih khusus lagi, penelitian tersebut mengungkapkan bahwa pria gemuk yang berolahraga di siang hari tidak hanya membakar lebih banyak lemak tubuh, tetapi juga meningkatkan kadar gula darah, dan mengalami lebih sedikit resistensi insulin selama 12 minggu, dibandingkan dengan mereka yang berolahraga di pagi hari.

    Baca juga: Turunkan Berat Badan dengan Berjalan, Ini Jumlah Langkah yang Disarankan

    3. Berjalan di jalur menanjak

    Amy Lee, Kepala Nutrisi untuk Nucific, mengatakan bahwa berjalan kaki 10.000 langkah (atau setara dengan lima mil) setiap hari akan membantu menjaga berat badan, tetapi jika ingin menurunkan berat badan, jalanlah 5.000 langkah lebih banyak. Selain itu, tingkatkan intensitas dengan berjalan di tanjakan, seperti bukit.

    "Jika selalu berjalan di jalur yang sama di taman atau lingkungan, cobalah untuk mencari bukit atau lokasi dengan kemiringan yang lebih tinggi. Dengan begitu, Anda meningkatkan kardio," kata Lee.

    4. Ajak teman 

    Berolahraga bersama teman membuat waktu olahraga berlalu tanpa terasa, tetapi juga membantu bekerja lebih keras. Temuan dari studi di 2017 yang dimuat di Nature Communications menunjukkan bahwa teman dapat mempengaruhi rutinitas olahraga satu sama lain.

    Studi lain dari Michigan State University menemukan bahwa melakukan latihan aerobik (seperti jalan kaki atau berlari) dengan pasangan memotivasi orang untuk bekerja lebih keras dan lebih lama, dibandingkan dengan mereka yang berolahraga sendirian.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H