Jangan Abaikan Pemanasan sebelum Olahraga, Sesuaikan dengan Jenis Latihan

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita olahraga. Freepik.com/Wayhomestudio

    Ilustrasi wanita olahraga. Freepik.com/Wayhomestudio

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak orang melewatkan pemanasan saat akan berolahraga, alasannya keterbatasan waktu atau malas. Meskipun ini sepertinya tidak penting, pemanasan dapat berkontribusi pada latihan. 

    Ahli gizi dari India, Munmun Ganeriwal menjelaskan pengaruh pemanasan saat berolahraga dalam sebuah unggahan di Instagram. 

    “Pemanasan sering diabaikan oleh kebanyakan orang yang berolahraga. Kelihatannya sangat ringan, tapi sama pentingnya dengan latihan itu sendiri," katanya, seperti dilansir Indian Express, Kamis, 1 April 2021. 

    Menurut dia, program senam menyeluruh terdiri dari pemanasan sebagai komponen penting. “Ini dimaksudkan untuk benar-benar menghangatkan otot yang sedang berlatih untuk mempersiapkan latihan yang akan datang,” katanya.

    ADVERTISEMENT

    Pemanasan memungkinkan tubuh untuk secara bertahap berpindah dari keadaan istirahat ke tuntutan yang lebih tinggi (biomekanik, fisiologis, bio-energetik) saat olahraga. Ini berarti detak jantung, laju pernapasan, dan suhu inti tubuh meningkat secara bertahap (tidak tiba-tiba), mempersiapkan tubuh dan sistem untuk aktivitas fisik.

    Pemanasan bermanfaat untuk mencegah potensi cedera, meningkatkan jangkauan gerak (ROM) sendi, meningkatkan kinerja otot, meningkatkan suplai oksigen dan aliran darah ke otot, dan mengurangi nyeri otot pascalatihan. 

    Baca juga: Manfaat Pendinginan setelah Olahraga, Tak Kalah Penting dari Pemanasan

    Bagaimana cara melakukan pemanasan? Gerakan ini idealnya dilakukan selama 5-10 menit dengan intensitas rendah sampai sedang. Caranya, untuk aktivitas kardio dilakukan dengan berjalan lambat, jogging lambat, dan bersepeda. Dan aktivitas ketahanan otot seperti lingkaran bahu dan rotasi leher.

    Prinsip terpenting dari pemanasan adalah kekhususan. Pemanasan selalu khusus untuk latihan, meniru gerakan yang akan dilakukan pada latihan berikutnya.

    Contoh, jika sesi olahraga biasanya terdiri dari jalan cepat, jalan lambat akan menjadi pemanasan yang ideal. Sementara, jalan cepat berfungsi sebagai pemanasan yang tepat sebelum joging.

    Jab, pukulan, dan tendangan intensitas rendah dilakukan sebagai gerakan pemanasan sebelum kelas kickboxing

    Sementara, gerakan Surya Namaskars jadi pemanasan yang tepat untuk tubuh sebelum asana menantang di kelas yoga.



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.