Sehari Tidak Menyikat Gigi Sebabkan Penumpukan Plak Hingga Radang Gusi

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wanita sikat gigi. Freepik.com/Gpointstudio

    Wanita sikat gigi. Freepik.com/Gpointstudio

    TEMPO.CO, Jakarta - Selama pandemi banyak kebiasaan yang diterapkan untuk menjaga kesehatan. Seperti mencuci tangan dan menjaga kebersihan lingkungan.  Tetapi jika salah satu kebiasaan yang selama ini Anda kendalikan adalah menyikat gigi, inilah saatnya untuk kembali ke kebiasaan menyikat gigi dua kali sehari. Sebuah studi baru-baru ini menemukan bahwa hanya satu hari tanpa menyikat gigi secara signifikan memengaruhi kesehatan mulut Anda.

    “Penelitian ini benar-benar menegaskan apa yang disarankan oleh American Dental Association dan American Periodontal Association selama bertahun-tahun,” kata Peter V. Vanstrom, DDS, PC, seorang dokter gigi di Atlanta, seperti dilansir dari laman Well and Good. Dalam mulut yang sehat, bakteri baik menjaga agar bakteri jahat tetap berada di jalurnya, jelasnya. Tetapi bakteri jahat mulai mengalahkan bakteri baik dengan sangat cepat. “Plak yang menyebabkan radang gusi dapat menumpuk dan menjadi destruktif dalam waktu empat hingga 12 jam setelah disikat.”

    Tapi apa sebenarnya yang dilakukan bakteri jahat ini? “Apa yang terjadi adalah bakteri jahat berkembang biak di mulut Anda selama berjam-jam dan memakan sisa-sisa makanan dan kotoran yang tertinggal di mulut karena tidak menyikat,” kata Sonia Kohli, DDS, seorang dokter gigi kosmetik di New York City. Bakteri juga melepaskan asam yang meningkatkan kerusakan gigi, dan dapat menyebabkan penyakit gusi jika Anda tidak menyikat gigi dalam waktu lama.

    “Kabar baiknya adalah bahwa 24 jam awal penumpukan plak yang mungkin telah menumpuk dapat dengan mudah dihilangkan dengan menyikat dan membersihkan gigi dengan benar,” kata Dr. Vanstrom. Dia merekomendasikan menyikat dua kali sehari dengan sikat gigi sonik.

    ADVERTISEMENT

    Vanstrom menambahkan ketika dia lupa membawa sikat giginya untuk bepergian, dia mencuci tangannya dengan sangat baik dan menggunakan jarinya untuk menggosok gigi, lalu berkumur dengan obat kumur. Sedangkan Dr. Kohli menambahkan bahwa menggunakan benang gigi dan obat kumur juga dapat membantu menyingkirkan bakteri di mulut Anda.

    Baca juga: Sudah Menyikat Gigi dengan Benar? 6 Kesalahan Ini Harus Dihindari

    Jika Anda tahu bahwa Anda akan pergi sebentar tanpa menyikat gigi, Dr. Kohli mengatakan untuk makan sayuran — semakin renyah semakin baik, karena semakin garing semakin kecil kemungkinannya untuk menempel pada gigi Anda. Berusahalah sebaik mungkin untuk menghindari gula juga. Dia juga mengatakan Anda bisa mengemil keju (berita terbaik yang pernah ada), karena itu membantu mulut Anda menghasilkan air liur, dan air liur membantu mencegah gigi berlubang. Permen karet tanpa gula adalah pilihan lain yang membantu meningkatkan produksi air liur. Tapi ingat: tidak ada yang bisa menggantikan sikat gigi.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pujian dan Kado Menghujani Greysia / Apriyani, dari Sapi hingga Langganan Berita

    Indonesia hujani Greysia / Apriyani dengan sanjungan dan hadiah. Mulai dari sapi, emas sungguhan, sampai langganan produk digital. Dari siapa saja?