Menteri Teten Masduki Bilang Perempuan Itu Spesial Buat UMKM

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dalam diskusi FMB9 bertajuk

    Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dalam diskusi FMB9 bertajuk "Bantuan UMKM Sudah Efektifkah?" di Jakarta, Jumat (4/9).

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Teten Masduki memberikan perhatian khusus kepada kaum perempuan dalam Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pada peringatan Hari Perempuan Internasional, 8 Maret lalu, dia berkampanye tentang pemberdayaan perempuan di UMKM.

    Teten Masduki menilai perempuan berperan sangat penting dalam pengembangan UMKM. Menurut dia, 99 persen pelaku ekonomi nasional adalah UMKM. Dan 60 persen di antaranya adalah perempuan. "Di Indonesia, perempuan dan UMKM beririsan teramat erat," kata Teten melalui pesan WhatsApp, Rabu 17 Maret 2021.

    Dalam berbagai kesempatan, Teten menyebut perempuan pengusaha mikro, kecil, menengah adalah pahlawan ekonomi. Ketika pandemi Covid-19 merebak, kinerja ekonomi nasional sangat bergantung pada kekuatan UMKM. "Artinya, sangat bergantung pula dengan kekuatan ekonomi perempuan," ucapnya.

    Teten Masduki, 57 tahun, tidak hanya berkampanye. Pemerintah, dia melanjutkan, mendukung perempuan di sektor usaha mikro dengan menyalurkan Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM). Sepanjang 2020, bantuan tersebut disalurkan kepada 12 juta pengusaha mikro, dan lebih dari 64,4 persen penerimanya adalah perempuan.

    ADVERTISEMENT

    Mengutip laporan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan, kata Teten Masduki, sebanyak 88,5 persen dari bantuan itu digunakan untuk membeli bahan baku dan 23,4 persen untuk membeli alat produksi UMKM. Menurut Bank Rakyat Indonesia, sebanyak 42 persen penerima bantuan meningkat kapasitas usahanya serta mampu mengoperasikan usahanya kembali.

    Baca juga:
    Akibat Pandemi, Akumindo: 30 Jutaan UMKM Jatuh, Akhirnya Bangkrut


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.