Kartika Putri Ucapkan Selamat Tinggal pada Alis Sinchan

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kartika Putri melakukan prosedur laser untuk menghilangkan bekas sulam alis (Instagaram/@kartikaputriworld)

    Kartika Putri melakukan prosedur laser untuk menghilangkan bekas sulam alis (Instagaram/@kartikaputriworld)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kartika Putri melakukan prosedur laser untuk menghilangkan bekas sulam alis yang dibuatnya sekitar lima tahun lalu. Alasannya, sulam alis itu sering membuat kehebohan di media sosial. Orang menyebutnya alis Sinchan (karakter animasi Jepang) atau ulat bulu. 

    "Setelah membuat kegaduhan di media sosial akhirnya alis Sinchan aku kita musnahkan..." tulis Kartika Putri di Instagram, mempromosikan vlog terbarunya. 

    Presenter dan aktris yang kini memilih jadi ibu rumah tangga itu mengatakan dia melakukan sulam alis pada 2012 hingga 2016. Pada saat dia hijrah dan menikah dengan ustad Usman bin Yahya, dia merasa alisnya sangat mengganggu. 

    "Dulu tujuan sulam supaya tinggal cukur doang, jadi nggak capek," kata dia dalam vlog "Alis Sinchan Kartika Putri Membuat Kegaduhan!? Bakar!!" di kanal YouTube Kartika Putri Official, Jumat, 26 Maret 2021. 

    ADVERTISEMENT

    Baca juga: Tips Kartika Putri Gampang Dekat dengan Anak Usman bin Yahya

    Di video itu, Kartika mendatangi sebuah klinik, ditemani suami dan Ipeh, anak sambungnya. Sebenarnya dia sudah lama ingin menghilangkan sulam alis itu, tapi belum menemukan tempat laser yang tidak menghilangkan bulu di alisnya.

    Selain itu, menurut Usman, ketika mereka yang sudah ditato dan lain sebagainya ingin bertobat, dia jangan lagi menyakiti badannya. 

    "Tapi kalau punya rezeki, kalau bisa hilang dengan mudah, bismillah," kata dia. 

    Sesampainya di klinik, Kartika langsung memulai prosedurnya. Langkah pertama adalah aplikasi krim anestesi di bagian alis selama 30 menit agar tidak terasa sakit saat dilaser. Setelah itu, dia berbaring di tempat tidur. Dengan mata ditutup, prosedur laser pun dilakukan. 

    Kartika terlihat agak ketakutan sehingga minta ditemani sang suami. "Perempuan itu lucunya kalo mau ditato kuat sakit, kalau mau dilaser justru ketakutan. Kalau demi kecantikan beraniin diri," kata dia.

    Prosedur laser ini ternyata tetap menyakitkan bagi Kartika karena dia memiliki toleransi menahan sakit yang cukup rendah. Tapi setelah prosedur selesai, alisnya yang sebelumnya sangat hitam mulai memudar. 

    Dengan biaya sekitar Rp3 juta, Kartika harus melakukannya sekitar lima sampai enam kali, masing-masing berjarak dua minggu, sampai bekas sulam alisnya benar-benar hilang. 

    Meski menyesal menyulam alis, Kartika tetap ingin tampil cantik karena itu adalah manusiawi. 

    "Jadi untuk perempuan muslimah di luar sana, kalau mau kelihatan cantik, manusiawi karena kita manusia biasa. Boleh memakai alis biasa atau henna biasanya tiga hari ilang, dan itu pun halal," kata Kartika Putri. 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Resepsi Pernikahan di PPKM Level 4 dan 3

    Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, atau PPKM, dengan skema level juga mengatur soal resepsi pernikahan. Simak aturannya.