Hindari Makan Karbohidrat di Lima Waktu Ini jika Ingin Menurunkan Berat Badan

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita makan di tempat tidur. Freepik.com/Bearfotos

    Ilustrasi wanita makan di tempat tidur. Freepik.com/Bearfotos

    TEMPO.CO, Jakarta - Karbohidrat adalah salah satu nutrisi penting bagi tubuh sehingga tidak boleh menghindarinya. Namun, orang yang sedang menurunkan berat badan biasanya mengatur jumlah mengonsumsi nutrisi ini. Selain jumlahnya, ternyata waktu mengonsumsinya pun perlu diperhatikan. 

    Inilah lima waktu yang paling tidak tepat untuk mengonsumsi karbohidrat jika Anda sedang menjalani program penurunan berat badan

    1. Sebelum olahraga 

    Makanan sebelum olahraga dapat memberi energi yang dibutuhkan untuk membakar kalori. Meskipun karbohidrat adalah sumber energi instan, terlalu banyak karbohidrat dapat menyebabkan mual, terutama jika mengikuti latihan yang intens.

    ADVERTISEMENT

    Sebagai alternatif, pilih makanan yang menghidrasi atau kaya protein karena itu akan membantu pemulihan dan pembentukan otot. Setelah latihan pun disarankan tidak langsung mengonsumsi makanan yang sarat karbohidrat instan.

    2. Bangun tidur 

    Karbohidrat berat sebaiknya dihindari di malam hari, begitu pun di pagi hari. Alasannya, banyak dari sumber karbohidrat ini yang dimurnikan atau dikemas dalam gula dan fruktosa tinggi yang dapat meningkatkan kadar insulin.

    “Karbohidrat, terutama karbohidrat sederhana, menyebabkan lonjakan insulin, hormon anabolik utama tubuh. Lonjakan menyebabkan keadaan istirahat, serta mendorong pemulihan, penyimpanan, dan pembangunan. Ini sering menyebabkan kantuk, atau keadaan yang dikenal sebagai 'food coma' setelah makan berat," kata David Greuner, salah satu pendiri NYC Surgical Associates. 

    Baca juga: Selain Berat Badan Naik, Ini 4 Tanda Kelebihan Makan Karbohidrat

    3. Saat merasa bosan

    Stress eating, ngemil karena bosan atau mengunyah sesuatu sambil menonton serial, adalah kebiasaan umum yang sayangnya membuat banyak orang rentan mengalami kenaikan berat badan.

    Saat ngemil karena stres, makanan yang dipilih biasanya kaya karbohidrat yang bisa menyebabkan lonjakan insulin jika di makan malam hari dan sulit dicerna tubuh. Pilihlah camilan yang lebih sehat, seperti kacang-kacangan dan biji-bijian, atau salad. Terkadang, air juga bisa membantu.

    4. Tanpa pendamping

    Selain memilih karbohidrat yang baik, penting juga memilih makanan pendampingnya. Kadang-kadang produk tinggi karbohidrat seperti makanan manis, meskipun itu yang menyehatkan seperti buah, dapat mengganggu perut dan membuat tujuan kebugaran gagal. 

    “Orang-orang tertentu tidak merespons gula dengan baik saat perut kosong, terutama dalam bentuk fruktosa, atau gula buah. Mereka harus berhati-hati untuk tidak memasukkan terlalu banyak porsi buah ke dalam smoothie," kata pakar nutrisi Kelly R. Jones. 

    5. Saat sulit tidur 

    Saat kurang tidur, hormon akan rusak dan metabolisme tidak seimbang. Kondisi ini membuat Anda menginginkan sesuatu yang menenangkan seperti makanan kaya karbohidrat. Tahan keinginan itu, gantilah dengan makanan yang mengandung tinggi protein atau indeks glikemik rendah jika ingin mengurangi mengurangi lingkar pinggang. Tidur yang buruk juga dapat memicu tingginya kortisol, yang mungkin membuat orang ingin makan makanan manis. 

    TIMES OF INDIA | THE HEALTHY


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selain Makan di Warteg, Ini Sejumlah Kegiatan Asyik yang Bisa Dilakukan 20 Menit

    Ternyata ada banyak kegiatan positif selain makan di warteg yang bisa dilakukan dalam waktu 20 menit. Simak sejumlah kegiatan berikut...