5 Hal yang Dilarang setelah Lari Jarak Jauh, Jangan Langsung Mandi Air Hangat

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi lari (pixabay.com)

    Ilustrasi lari (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Bagi sebagian orang, berlari jarak jauh adalah olahraga yang paling menyenangkan. Adrenalin dan energi yang dirasakan setelah menyelesaikan rutinitas lari memberi kepuasan yang sempurna untuk hari itu. Tapi apa yang Anda lakukan setelah lari? Pulang, mandi, istirahat, atau melanjutkan kerja? 

    Berikut beberapa aktivitas tertentu setelah sesi lari yang sebaiknya dihindari, seperti dilansir dari Times of India, Senin, 22 Maret 2021.  

    1. Tidak mengisi energi atau hidrasi

    Aturan dasar melakukan segala jenis aktivitas fisik adalah mengisi bahan bakar dan menghidrasi tubuh sebelum dan sesudah sesi latihan. Jika hal itu tidak dilakukan, sesi latihan menjadi kurang efektif. Energi dan keringat yang keluar selama olahraga menyebabkan kehilangan cairan.

    ADVERTISEMENT

    Makan makanan bergizi dan air minum dapat membantu membangun kembali otot-otot yang rusak saat berlari dan mengisi bahan bakar. Sebaiknya makan dalam waktu 20 hingga 30 menit setelah sesi olahraga. Hindari makan terlalu banyak karena dapat mengurangi efektivitas olahraga. 

    2. Duduk santai di sofa 

    Berlari adalah salah satu olahraga yang melelahkan, detak jantung meningkat dan sering kali napas jadi pendek. Oleh karena itu, setelah berlari disarankan beristirahat untuk mengembalikan detak jantung dan pernapasan ke normal.

    Tapi istirahat harus dilakukan dengan benar. Berbaring atau duduk di sofa setelah sesi lari akan membuat usaha Anda sia-sia. Daripada hanya duduk-duduk atau benar-benar tidak aktif, lebih baik melakukan aktivitas ringan karena membuat darah  bergerak di dalam tubuh sehingga membantu pemulihan lebih cepat.

    Baca juga: Trik Simpel agar Olahraga Bisa Membakar Lemak Dua Kali Lipat

    3. Pakai pakaian yang kena keringat

    Setelah lari memang melelahkan sehingga malas melakukan apa-apa, termasuk berganti pakaian. Namun, mengenakan pakaian yang basah oleh keringat tidak dianjurkan. Keringat yang menutupi pakaian setelah berolahraga mengandung bakteri yang dapat berkembang biak dan menimbulkan masalah kulit. Mengenakan pakaian lembap untuk waktu yang lebih lama juga bisa membuat Anda masuk angin.

    Jadi, begitu sampai di rumah, segera ganti pakaian meskipun tidak langsung mandi. Meskipun keringat yang keluar tak terlalu banyak, pakaian yang lembap jadi tempat yang disukai bakteri untuk bertumbuh.

    4. Melakukan pekerjaan berat 

    Dalam sehari mungkin ada beberapa tugas yang harus dilakukan. Tetapi jika itu termasuk tugas berat sebaiknya tunda dulu untuk beberapa saat. Melakukan pekerjaan berat apa pun yang membutuhkan banyak energi dapat membuat Anda lebih lelah dan otot tegang. Usai sesi lari, otot akan lelah dan butuh waktu untuk istirahat.

    5. Mandi air hangat 

    Mandi air hangat setelah sesi lari jarak jauh juga bukan ide yang baik. Meskipun terdengar menyenangkan, ini tak banyak membantu pemulihan otot. Hal terbaik adalah menggunakan kombinasi perawatan es dan perawatan panas. Gunakan kompres es untuk mengurangi rasa sakit dan bengkak, istirahat sebentar dan kemudian jika mau, mandi air hangat.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Ganda Putri Indonesia Masuk Semifinal Olimpiade Pertama dalam Sejarah

    Pasangan ganda putri Greysia Polii dan Apriyani Rahayu, lolos ke semifinal badminton di Olimpiade 2020. Prestasi itu jadi tonggak olahraga Indonesia.