8 Alasan untuk Konseling Pernikahan seperti Melaney Ricardo dan Tyson Lynch

Reporter

Editor

Mila Novita

Melaney Ricardo dan Tyson Lynch. Instagram.com

TEMPO.CO, Jakarta - Menjalani rumah tangga dengan orang yang berbeda budaya terasa lebih berat. Itu yang dialami oleh presenter Melaney Ricardo dan Tyson Lynch. Melaney mengakui bahwa hampir 11 tahun berumah tangga dengan Tyson bukanlah perjalanan mudah. 

Melaney yang berdarah Batak itu mengaku sering beradu argumen dengan suaminya yang berasal dari Australia. Karena sering bertengkar, baikan, lalu bertengkar lagi, keduanya pun memutuskan mendatangi konselor pernikahan.

"Jadi hari ini saya memutuskan untuk pertama kali saya mengiyakan ajakan suami saya untuk datang ke konseling pernikahan," katanya di kanal YouTube Seleb Oncam News pada Kamis, 11 Maret 2021.

Meski rumah tangganya sering bermasalah, dia mengatakan itu tak terjadi sepanjang waktu, keduanya juga memiliki momen bahagia bersama. Mereka merasa perlu memperbaiki pernikahan demi anak-anak, Chloe Valentine dan Courage Jordan, yang beranjak besar. Mereka juga punya janji untuk terus bersama kepada Tuhan. 

Pergi ke konselor pernikahan merupakan langkah besar karena ada anggapan bahwa itu jadi pengakuan bahwa rumah tangga sedang bermasalah. Tapi mengunjungi konselor pernikahan tak selalu menunggu masalah besar yang mengancam keutuhan pernikahan. 

Selain karena perbedaan budaya, berikut alasan untuk melakukan konseling pernikahan atau terapi pasangan, seperti dilansir dari Psychology Today.

1. Kepercayaan telah rusak

Salah satu alasan paling umum untuk mencari konselor pernikahan adalah pelanggaran kepercayaan yang besar. Pelanggaran itu bisa berupa perselingkuhan dalam bentuk seks; emosional; atau kebohongan atau penipuan tentang uang. Membentuk kembali kepercayaan sering kali perlu bantuan sebuah forum di mana kedua pihak bebsar mengungkapkan argumen. 

2. Sering bertengkar 

Coba cek, apakah Anda dan pasangan makin sering bertengkar? Bisa jadi pertengkaran hanya karena masalah kecil, tapi itu bisa menunjukkan bahwa ada akar masalah lebih besar yang belum diselesaikan dan bisa meledak kapan saja. 

3. Komunikasi buruk

Jarang bertengkar tapi jarang berkomunikasi, itu bisa jadi tanda komunikasi yang buruk. Salah satu pasangan merasa selalu disalahpahami atau diabaikan. Bisa jadi salah satunya tak banyak tahu tentang emosi pasangan akhir-akhir ini. Salah satu hasil dari konseling pernikahan adalah peningkatan kualitas komunikasi. 

4. Merasa ada yang salah tapi tak tahu apa

Seperti terapi individu, kadang-kadang konseling pernikahan tidak hanya bermanfaat untuk memecahkan masalah, tetapi juga untuk mengidentifikasinya. Misalnya, Anda merasa dinamika pernikahan telah berubah, tetapi tidak bisa benar-benar menggambarkannya. Atau Anda merasa tidak nyaman dengan pasangan Anda seperti dulu. Atau Anda merasa membenci pasangan, tetapi tidak yakin mengapa. Ini belum tentu kesalahan salah satu orang. 

5. Menghadapi guncangan

Banyak pasangan berpisah setelah kehilangan anak, kehilangan pekerjaan, krisis kesehatan, atau kekacauan di salah satu keluarga asal pasangan. Orang sering kali tidak berpikir untuk pergi ke konseling pasangan setelah sesuatu yang begitu besar terjadi, padahal itu penting. Terkadang pukulan berat dalam hidup bukan menyakitkan diri sendiri, tetapi juga berpengaruh pada pernikahan.

6. Merasa terjebak dalam pola yang buruk

Rutinitas sehari-hari dalam rumah tangga juga bisa mempengaruhi pernikahan, misalnya bagaimana jadwal makan dan tidur pasangan, berapa lama mereka berpisah setiap hari, siapa yang menangani pekerjaan rumah tangga lebih banyak, hingga bagaimana mereka berinteraksi dengan keluarga satu sama lain. Semakin lama sebuah pola diterapkan, semakin banyak energi dan waktu yang dibutuhkan untuk mengubahnya. Lebih baik menyelesaikannya lebih awal.

Baca juga: Terpisah dari Suami, Melaney Ricardo: LDR Tak Selalu Buruk

7. Keintiman emosional berkurang

Banyak pasangan yang merasa kehilangan percikan emosional setelah satu dekade atau lebih hidup bersama, dan mereka lebih cocok jadi teman sekamar daripada belahan jiwa. Terkadang ini hanya karena kesibukan sehari-hari yang telah membuat komunikasi berkurang. Perlu kembali mengubah prioritas untuk pasangan

8. Masalah seksual

Masalah seksual bisa menjadi gejala dan penyebab masalah hubungan. Kadang-kadang satu sama lain merasa tidak puas, salah satunya terus-terusan ditolak, atau seks jadi alat tawar menawar.

Apa pun masalahnya, konselor yang terampil dapat membantu pasangan mulai mengatasi semua masalah dalam pernikahan selama masih ingin bersama, seperti pada Melaney Ricardo dan Tyson Lych.






Alasan Pentingnya Pasangan Mengetahui Siklus Menstruasi Anda

9 jam lalu

Alasan Pentingnya Pasangan Mengetahui Siklus Menstruasi Anda

Mengetahui siklus menstruasi, dan kemudian dapat membagikannya dengan pasangan Anda, sangat bermanfaat untuk banyak alasan berbeda


Memahami Curving, Perusak Hubungan yang Lebih Kejam dari Ghosting

10 jam lalu

Memahami Curving, Perusak Hubungan yang Lebih Kejam dari Ghosting

Curving biasanya terjadi pada hubungan antara dua orang yang tidak mesti romantis. Kenapa disebut lebih jahat dari ghosting?


Tips untuk Pria yang Harus Memutuskan Pilihan antara 2 Wanita

1 hari lalu

Tips untuk Pria yang Harus Memutuskan Pilihan antara 2 Wanita

Punya dua wanita yang dicintai dan bingung harus memilih? Anda harus membuat keputusan jika ingin melanjutkan hubungan. Simak tipsnya.


Penyebab Orang Bertahan dengan Hubungan Tak Bahagia

2 hari lalu

Penyebab Orang Bertahan dengan Hubungan Tak Bahagia

Ada tujuh alasan mengapa orang tetap mempertahankan hubungan yang tak bahagia dengan pasangan, termasuk tak berani hidup sendiri.


6 Hal yang Perlu Kamu Ketahui tentang Pasangan sebelum Melangkah Lebih Jauh

3 hari lalu

6 Hal yang Perlu Kamu Ketahui tentang Pasangan sebelum Melangkah Lebih Jauh

Semakin banyak tahu tentang pasangan membantu melalui setiap potensi konflik yang akan terjadi di masa depan.


Keluarga dan Konseling Psikolog, Apa Manfaatnya?

3 hari lalu

Keluarga dan Konseling Psikolog, Apa Manfaatnya?

Psikolog ini berfokus antara lain asesmen keluarga, terapi pasangan, konsultasi, pendidikan dan pelatihan, advokasi kebijakan


Tanda dan Cara Keluar dari Toxic Relationship

5 hari lalu

Tanda dan Cara Keluar dari Toxic Relationship

Perhatikan tanda-tanda toxic relationship agar dapat berkaca dalam hubungan atau menghindari potensi hubungan yang tidak sehat. Berikut penjelasannya.


Kesalahan yang Dilakukan Pasangan saat Bertengkar

5 hari lalu

Kesalahan yang Dilakukan Pasangan saat Bertengkar

Bertengkar biasa terjadi di antara pasangan. Tetapi jika sering terjadi, pasti ada yang salah dalam hubungan. Apa itu?


Kiat Hadapi Pasangan yang Posesif

5 hari lalu

Kiat Hadapi Pasangan yang Posesif

Posesif adalah perilaku yang tidak dapat dibenarkan, sering kali muncul karena rasa takut dan kurang percaya diri.


Tips Berhenti Bersikap Clingy dalam Hubungan

7 hari lalu

Tips Berhenti Bersikap Clingy dalam Hubungan

Perilaku "lengket" biasanya berasal dari masalah keterikatan dan hubungan masa lalu. Berikut cara agar dapat berhenti menempel pada pasangan.