Cuci Piring Bermanfaat Jaga Ketajaman Fokus dan Kesehatan Otak

Reporter

Editor

Yunia Pratiwi

Ilustrasi mencuci piring. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu cara memelihara kesehatan otak adalah dengan meningkatkan fokus. Kemampuan Anda untuk fokus secara alami berkurang seiring bertambahnya usia, penting untuk memperkuatnya sebanyak yang Anda bisa saat muda.

Namun, meningkatkan fokus Anda tidak harus selalu berupa permainan otak dan teka-teki silang. Ahli saraf Dean Sherzai, and Ayesha Sherzai mengatakan Anda benar-benar dapat menjaga ketajaman fokus dengan rutinitas sehari-hari Anda. "Pengembangan fokus adalah usaha sepanjang hari," tambah Dean, seperti dilansir dari laman Mind Body Green.

Lantas apa aktivitas mudah untuk menajamkan fokus yang kemungkinan Anda lakukan setiap hari, terkadang bahkan beberapa kali per hari? Oh! Mencuci piring.

Lihat, saat Anda mencuci piring, Anda benar-benar fokus pada tugas yang ada. Hampir tidak mungkin untuk melakukan banyak tugas, yang membuat aktivitas tersebut sangat terkenal untuk kesehatan otak. “Kami mengatakan tidak ada yang namanya multitasking; itu melakukan banyak hal dengan buruk," kata Dean.

Perhatian Anda menjadi terganggu saat Anda melakukan banyak tugas — dan seperti yang kami sebutkan di atas, menjaga perhatian Anda tetap tajam adalah kunci untuk mengoptimalkan fungsi otak seiring bertambahnya usia. Jadi, seiring bertambahnya usia dan fokus Anda semakin terpengaruh, multitasking hanya mempersulit untuk tetap tajam.

Meskipun demikian, ini bukan tentang tindakan mencuci piring yang sebenarnya, tetapi tentang memperhatikan apa yang ada di depan Anda dan berfokus pada tugas dari awal hingga akhir. “Ini seperti upacara minum teh Jepang,” kata Dean, ritual menyiapkan dan menyajikan teh matcha. "Ini bukan tentang minum teh atau teko — ini tentang tindakan melaluinya secara mendetail, dalam fokus, dan dalam keadaan meditasi."

Demikian pula, saat membuat kue Anda memperhatikan setiap langkah, setiap pengukuran yang tepat, yang membatasi fokus Anda dan sebenarnya bisa menjadi sangat meditatif. "[Anda] diberitahu untuk tidak memikirkan hal lain — hanya menggunakan bahan-bahan itu dan memanipulasi bahan-bahan itu menjadi roti," jelas Ayesha. "Itu contoh yang bagus dalam mempertahankan fokus dan memperhatikan satu hal pada satu waktu.”

Baca juga: 8 Kebiasaan Sederhana untuk Menjaga Kesehatan Otak selama Bekerja di Rumah

Dengan kata lain: Ya, mencuci piring dapat membantu Anda meningkatkan fokus Anda (dan, dengan demikian, memperbaiki otak Anda), tetapi itu bukan satu-satunya aktivitas peningkat perhatian yang dapat Anda coba. Katakanlah, jika mencuci piring atau memanggang roti membuat Anda stres, temukan pengalaman meditasi lain yang cocok untuk Anda: aktivitas umum lainnya termasuk berkebun, merajut, mewarnai, atau membuat kerajinan.

Dalam hal mengoptimalkan kesehatan otak Anda, fokus sangat penting untuk menjaga fungsi kognitif tetap kuat. “Terutama dalam hidup kita, di mana semua orang teralihkan dan Anda dipukul dengan percakapan, pemikiran, ide, item, dan iklan berulang kali, sangat mudah kehilangan diri Anda dan kehilangan fokus,” catat Dean. Namun, relatif mudah untuk mengembalikan perhatian Anda ke jalurnya — terkadang, yang diperlukan hanyalah beberapa piring kotor dan sedikit air berbusa.






5 Cara Menurunkan Berat Badan untuk Penderita PCOS

5 jam lalu

5 Cara Menurunkan Berat Badan untuk Penderita PCOS

Banyak wanita dengan PCOS berjuang untuk menurunkan berat badan karena kondisi resistensi insulin


5 Hobi Penghilang Stres untuk Mahasiswa Sibuk

1 hari lalu

5 Hobi Penghilang Stres untuk Mahasiswa Sibuk

Beberapa hobi berikut dapat dilakukan unuk menghilangkan stres dan tidak menyita banyak waktu untuk dicoba mahasiswa di semester yang sibuk ini.


Jangan Tolak Emosi Negatif, Simak Saran Psikolog

1 hari lalu

Jangan Tolak Emosi Negatif, Simak Saran Psikolog

Emosi negatif pasti dirasakan banyak orang setiap hari dengan berbagai penyebab. Jangan selalu ditolak. Simak saran psikolog berikut.


Siapa pun Bisa Terserang Demensia, Tak Hanya Lansia

2 hari lalu

Siapa pun Bisa Terserang Demensia, Tak Hanya Lansia

Dokter mengatakan pikun atau demensia tidak hanya menyerang lansia tetapi bisa juga yang masih berusia muda. Kenali gejala dan faktor risiko.


Stres Bikin Pasangan Berpikir Negatif Satu Sama Lain Menurut Studi

5 hari lalu

Stres Bikin Pasangan Berpikir Negatif Satu Sama Lain Menurut Studi

Penelitian ini menunjukkan bahwa stres itu sendiri mungkin memengaruhi cara Anda menafsirkan tindakan pasangan Anda


8 Faktor Rentan Seseorang Mengalami Angina

5 hari lalu

8 Faktor Rentan Seseorang Mengalami Angina

Angina merupakan rasa sakit, nyeri dan ketidaknyamanan dada. Ini diakibatkan otot jantung kekurangan pasokan aliran darah dan oksigen.


5 Penyebab Hormonal yang Bikin Lemak Perut Membandel

5 hari lalu

5 Penyebab Hormonal yang Bikin Lemak Perut Membandel

Seiring bertambahnya usia, bahkan sedikit gangguan pada kadar hormon dapat menyebabkan lemak perut yang membandel menempel.


Kylie Jenner Cerita Perbedaan yang Dialami Usai Melahirkan Anak Pertama dan Kedua

5 hari lalu

Kylie Jenner Cerita Perbedaan yang Dialami Usai Melahirkan Anak Pertama dan Kedua

Kylie Jenner menceritakan perbedaan antara kelahiran dan pascapersalinan dari kehamilan pertamanya hingga yang kedua dalam The Kardashians


Mengenali Teknik Pernapasan Box Breathing dan Manfaatnya

5 hari lalu

Mengenali Teknik Pernapasan Box Breathing dan Manfaatnya

Box breating teknik pernapasan secara dalam dan lambat


Lakukan 6 Kebiasaan Ini untuk Cegah Stroke Saat Usia Menua

7 hari lalu

Lakukan 6 Kebiasaan Ini untuk Cegah Stroke Saat Usia Menua

Cek kesehatan secara rutin hingga mengelola stres menjadi beberapa langkah menghindari penyakit stroke di kala usia semakin menua.