6 Makanan Diet Tinggi Protein dan Rendah Karbohidrat yang Disarankan Ahli

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Diet tinggi protein dan rendah karbohidrat jadi salah satu cara cepat menurunkan berat badan sambil meningkatkan massa otot. Jika tertarik dengan pola diet seperti itu, Anda mungkin perlu menghitung kalori, protein, lemak, dan karbohidrat untuk memastikan dapat asupan nutrisi yang cukup.

    Manfaat potensial lain dari diet ini antara lain mengontrol gula darah, mengurangi risiko penyakit jantung dan juga mencegah keropos tulang yang selanjutnya mengurangi risiko patah tulang pada lansia.

    Meski diet tinggi protein dianggap aman bagi orang dengan fungsi ginjal normal, diet ini harus dihindari oleh individu dengan segala jenis penyakit ginjal. Selain itu, diet tinggi protein dan rendah karbohidrat bukanlah keharusan untuk meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Makan makanan yang seimbang dan bergizi sambil tetap memenuhi kebutuhan kalori, berolahraga dan membatasi asupan gula dan makanan olahan jauh lebih penting untuk kesejahteraan dan kesehatan Anda daripada rasio makronutrien.

    Berikut 6 makanan yang disarankan ahli gizi jika ingin mengikuti diet rendah karbohidrat dengan nilai protein tinggi, menurut pakar gizi Asma Alam yang dilansir dari Pink Villa, Selasa, 9 Maret 2021. 

    ADVERTISEMENT

    1. Telur utuh

    Telur adalah sumber vitamin D yang dikenal untuk meningkatkan kesehatan tulang gigi bersama dengan sumber yang sangat baik dari kolin, bagian dari neurotransmitter asetilkolin, sinyal yang merangsang kontraksi otot yang mendukung gerakan otot dan kinerja. 

    2. Tahu

    Dengan umur simpan yang lama, tahu adalah sumber protein yang biasa menjadi alternatif daging bagi vegetarian. Kandungan protein tinggi ini membantu Anda mengisi dan mengendalikan nafsu makan. Selain itu, tahu juga merupakan sumber kalsium dan zat besi yang berharga.

    Baca juga: Cara Menurunkan Berat Badan dengan Cepat, Kurangi Karbohidrat dan 2 Langkah Ini

    3. Selai kacang

    Kacang tanah memiliki kandungan protein tertinggi di antara semua kacang-kacangan. Makanan ini dapat membantu menurunkan berat badan, atau bahkan menambah berat badan selama latihan beban atau binaraga. Kacang juga mengandung berbagai nutrisi yang dikenal dapat meningkatkan kesehatan jantung dan kadar gula darah. Pilih selai kacang yang tidak mengandung gula tambahan.

    4. Alpukat

    Alpukat termasuk 20 vitamin dan mineral yang berbeda. Selain mengandung kalori paling banyak di antara semua buah-buahan, alpukat memiliki jumlah serat yang sangat baik dan lemak tak jenuh tunggal yang menyehatkan jantung. Lemak dalam alpukat tahan terhadap oksidasi yang disebabkan oleh panas, menjadikan minyak alpukat sebagai alternatif yang sehat untuk memasak.

    5. Ayam

    Dada ayam tanpa kulit adalah sumber protein tanpa lemak yang baik. Dibandingkan dengan daging lainnya, dada ayam rendah lemak jenuhnya, yang membantu menjaga berat badan yang sehat. 

    6. Yogurt Yunani

    Yoghurt Yunani mengandung lebih banyak protein dan lebih sedikit gula daripada yogurt biasa. Makanan ini mengandung probiotik yang dapat meningkatkan kesehatan usus, pencernaan dan kesehatan jantung. 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Warga Tak Punya NIK Bisa Divaksinasi, Simak Caranya

    Demi mencapai target tinggi untuk vaksinasi Covid-19, Kementerian Kesehatan memutuskan warga yang tak punya NIK tetap dapat divaksin. Ini caranya...