Ibu Menyusui Boleh Disuntik Vaksin COVID-19, Bagaimana dengan Wanita Hamil?

Reporter

Editor

Mila Novita

Ilustrasi ibu hamil. (Unsplash/Suhyeon Choi)

TEMPO.CO, Jakarta - Ibu menyusui sudah diperbolehkan untuk mendapat vaksin COVID-19 yang ada di Indonesia. Namun, bagaimana dengan ibu hamil? 

Ari Kusuma Januarto, dokter spesialis kebidanan dan kandungan, selaku Ketua Pengurus Pusat Perhimpunan Obstetri dan Ginekolog Indonesia (PP POGI) mengatakan meski data mengenai pengaruh imunogenitas kehamilan dan ibu menyusui terhadap vaksin covid-19 masih terbatas, secara teoritis kehamilan tidak mengubah efikasi suatu vaksin.

Meski demikian hal ini memerlukan penelitian lebih lanjut. Berdasarkan data, dapat terjadi transfer IgG dari ibu ke fetus sehingga bisa memberikan imunitas pasif pada neonatus.

Saat ini belum ada data ilmiah mengenai efektivitas maupun potensi bahaya pemberian vaksin COVID-19 untuk ibu hamil dan menyusui. Karena sesuai kelaziman pembuatan dan penelitian vaksin baru, maka golongan ibu hamil dan menyusui tidak dimasukkan pada penelitian fase 1, 2, dan 3, sehingga belum didapatkan data khusus ibu hamil dan menyusui terkait efektifitas vaksin maupun aspek keamanannya.

Coronavac / sinovac adalah vaksin inactivated, basis RNA virus; subunit protein; atau vektor virus, tidak dapat bereplikasi dibandingkan vaksin lain dengan jenis yang sama seperti vaksin tetanus, difteri, influenza. Jadi secara umum vaksin jenis ini aman, dapat memberikan proteksi pasif untuk neonatus, dan tidak berhubungan dengan keguguran dan/atau kelainan kongenital.

Akan tetapi, studi keamanan vaksin di Indonesia dan Turki tidak melibatkan ibu hamil sehingga belum ada data mengenai efek teratogeniknya.

"POGI mendorong untuk dapat terlaksananya penelitian berbasis pelayanan yang melibatkan ibu hamil dan menyusui pada fase 3 terutama dari kalangan tenaga Kesehatan sebagaimana yang telah direkomendasikan oleh organisasi Kesehatan di dunia (FIGO dan WHO). Apalagi ibu hamil dan menyusui termasuk dalam kategori populasi yang rentan tertular virus ini," kata dr Ari melalui keterangan resminya pada Sabtu.

Sejumlah badan dunia, organisasi profesi, lembaga kesehatan nasional maupun internasional terkait tentang vaksin COVID-19 yang memiliki reputasi terpercaya telah mengeluarkan rekomendasinya terkait vaksinasi pada ibu menyusui di antaranya "Strategic advisory Group of Experts on Immunization (SAGE) dari World Health Organization (WHO) atau SAGE - WHO, Updated advice on COVID-19 vaccination in pregnancy and women who are breastfeeding dari Royal College of Obstetricians & Gynaecologists (RCOG)".

Berdasarkan hal tersebut, POGI pun merekomendasikan bahwa vaksinasi untuk ibu hamil sampai sekarang belum direkomendasikan karena penelitian yang ada belum melibatkan ibu hamil, sedangkan ibu menyusui diperbolehkan divaksinasi sepanjang tidak ada kontraindikasi.

Ibu hamil dan menyusui termasuk populasi rentan yang harus dilindungi dengan cara patuhi protokol 3M serta suami atau anggota keluarga dewasa di rumah segera divaksinasi.

Baca juga: Chacha Frederica Lega Sudah Divaksin COVID-19 di Masa Menyusui

Bagi perempuan yang berencana untuk mengikuti program kehamilan, disarankan untuk menunda dulu kehamilannya sampai mendapatkan vaksinasi COVID-19. Penundaan program kehamilan dapat dilakukan paling lama 1 bulan (4 minggu) setelah mendapatkan vaksinasi terakhir COVID-19, untuk menghindari KIPI (Kejadian ikutan Pasca Imunisasi).

Untuk perempuan yang tengah melaksanakan vaksinasi lain, dan diharapkan dapat tercapai titer yang tinggi dalam waktu singkat, maka dianjurkan untuk menyelesaikan vaksinasinya terlebih dahulu, baru kemudian melaksanakan vaksinasi COVID-19. Pemberian vaksin lain, selanjutnya yang bersifat booster dapat ditunda setelah pemberian vaksinasi COVID-19 selesai.

Meski demikian, dr Ari menegaskan bahwa tidak menutup kemungkinan terdapat perubahan pada rekomendasi ini di kemudian hari, karena perkembangan yang dinamis dari COVID-19 dan ditemukan bukti-bukti ilmiah yang terbaru.

Hal ini sejalan dengan International Federation of Obstetrics and Gynecology (FIGO) yang telah memberikan penegasan secara kuat untuk mengikutsertakan ibu hamil dan menyusui pada fase 3 penelitian vaksin COVID-19 untuk seluruh produsen vaksin COVID-19.






Banyak Manfaat Teh Kombucha Tapi Kenapa Ibu Hamil Tidak Disarankan Meminumnya?

8 hari lalu

Banyak Manfaat Teh Kombucha Tapi Kenapa Ibu Hamil Tidak Disarankan Meminumnya?

Teh kombucha atau teh jamur memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, tapi ibu hamil atau menyusui tidak disarankan mengonsumsinya. Kenapa?


Pentingnya Vaksinasi Covid-19 di tengah Peluang Endemi

8 hari lalu

Pentingnya Vaksinasi Covid-19 di tengah Peluang Endemi

Salah satu dari enam rekomendasi WHO untuk menuju endemi di dunia adalah cakupan vaksinasi Covid-19 100 persen, khususnya pada lansia dan nakes.


Siapa Saja yang Wajib Diberikan Vaksin Hepatitis A dan B?

9 hari lalu

Siapa Saja yang Wajib Diberikan Vaksin Hepatitis A dan B?

Vaksinasi adalah cara yang tepat untuk mencegah penyebaran hepatitis. Berikut beberapa orang yang wajib menerima vaksin hepatitis A dan hepatitis B.


Penyebab Puting Payudara Gatal, Mulai dari Kulit Kering hingga Menopause

11 hari lalu

Penyebab Puting Payudara Gatal, Mulai dari Kulit Kering hingga Menopause

Puting payudara dan kulit di sekitarnya gampang meradang karena lebih tipis dan cepat kering.


Tanda-tanda Pandemi Covid-19 Berakhir, WHO Keluarkan 6 Kebijakan

11 hari lalu

Tanda-tanda Pandemi Covid-19 Berakhir, WHO Keluarkan 6 Kebijakan

Dirjen WHO menyatakan sudah ada tanda-tanda pandemi Covid-19 akan berakhir.


Kapan Kita Boleh Lepas Masker?

12 hari lalu

Kapan Kita Boleh Lepas Masker?

Pakar menyebut kemungkinan orang dapat melepas masker di ruang terbuka, termasuk persentase vaksinasi booster bila sudah tinggi.


Mengapa Ibu Hamil Harus Menjaga Tekanan Darah Tinggi?

12 hari lalu

Mengapa Ibu Hamil Harus Menjaga Tekanan Darah Tinggi?

Tekanan darah tinggi bisa menyebabkan preeklamsia pada ibu hamil. Mengapa harus terus dijaga, dan apa risikonya?


Pandemi Covid-19 Belum Usai, Tetap Tegakkan Protokol Kesehatan

13 hari lalu

Pandemi Covid-19 Belum Usai, Tetap Tegakkan Protokol Kesehatan

Pakar epidemiologi mengimbau masyarakat tetap disiplin protokol kesehatan karena pandemi COVID-19 belum berakhir.


Pentingnya vaksin Booster I agar Endemi Tercapai

14 hari lalu

Pentingnya vaksin Booster I agar Endemi Tercapai

Masyarakat diminta segera vaksinasi COVID-19 ketiga atau booster pertama demi mempercepat tercapainya endemi.


Pentingnya Kecukupan Hidrasi di Masa Kehamilan dan Menyusui

18 hari lalu

Pentingnya Kecukupan Hidrasi di Masa Kehamilan dan Menyusui

Cukup minum air di masa kehamilan dan menyusui penting untuk mendukung perkembangan janin dan bayi karena air komposisi utama dari janin dan ASI.