COVID-19 Menyerang Mentalnya, Ashanty Dua Kali Hampir Menyerah

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ashanty (Tangkapan layar YouTube)

    Ashanty (Tangkapan layar YouTube)

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah keluar dari rumah sakit akibat komplikasi COVID-19, Ashanty menjalani isolasi di rumah. Kondisinya semakin membaik meski masih dinyatakan positif COVID-19.

    Ashanty menjalani perawatan di rumah sakit selama hampir seminggu sebelum diperbolehkan pulang pekan lalu. Kondisinya saat itu lebih parah daripada ketiga anaknya yang juga terinfeksi COVID-19, Aurel, Azriel, dan Arsy karena dia memiliki penyakit bawaan auoimun. Ashanty mengaku sesak napas teramat parah yang belum pernah dia alami.   

    “Aku nggak pernah sesak napas karena nggak punya asma. Sakit banget rasanya badanku linu semua, napasku kalau orang bilang udah kayak sakratul maut, sesak yang nggak pernah aku rasakan seumur hidup,” kata istri Anang Hermansyah itu dalam video “Ashanty ungkap saat Kritis hingga Tangkis Berita Hoax Meninggal!!” yang tayang di kanal YouTube The Hermansyah A6, Jumat, 5 Maret 2021.

    Menurut Ashanty, COVID-19 tidak hanya menyerang fisiknya tapi juga mental. Selama menjalani perawatan di rumah dan di rumah sakit, dia dua kali hampir menyerah karena merasa tak sanggup lagi melawan penyakit itu. Dia mengaku semangat hidupnya sudah tak ada lagi.

    ADVERTISEMENT

    “Aku sampai ngomong ke suamiku, ‘Sayang, aku udah nggak kuat, tolong jaga anak-anak ya. Aku nggak kuat.’ Sampai aku nangis, mungkin sekarang air mataku udah kering,” ujar Ashanty yang mengumumkan bahwa dia terinfeksi COVID-19 pada Senin, 15 Februari 2021.

    Baca juga: Keluar dari RS, Ashanty Malah Berterima Kasih ke Penyebar Kabar Ia Meninggal

    Selama di rumah sakit juga dia banyak diam, hanya bisa berzikir dan berdoa. “Kalau memang aku masih dikasih hidup tolong sembuhkan aku. Tapi kalau Tuhan merasa aku memang nggak, jangan kasih sakit yang lebih lama. Nggak kuat banget sakitnya tuh benar-benar sakit,” dia menambahkan.

    Dia juga mengaku banyak terbawa perasaan selama menjalani perawatan dan isolasi di rumah. Sebagai contoh, dia merasa tidak dipedulikan oleh orang-orang yang seharusnya menanyakan kabar. Tapi dia bersyukur banyak orang yang memberikan perhatian padanya.

    Karena sempat merasakan gejala COVID-19 yang parah, Ashanty berpesan pada pengikutnya agar berhati-hati terhadap virus penyebab penyakit ini. Bagi orang sehat, COVID-19 mungkin hanya seperti flu biasa yang kadang-kadang tidak menimbulkan gejala, seperti yang dialami Aurel Hermansyah dan kedua adiknya. Tapi bagi orang lanjut usia atau orang yang memiliki penyakit bawaan seperti dia, ini bukan penyakit biasa.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Resepsi Pernikahan di PPKM Level 4 dan 3

    Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, atau PPKM, dengan skema level juga mengatur soal resepsi pernikahan. Simak aturannya.