Tantri Kotak Menyunat Anak Laki-lakinya di Usia 1 Tahun, Ini Alasannya

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tantri Syalindri atau Tantri Kotak bersama suami, Arda Naff, dan kedua anaknya (Instagram/@tantrisyalindri)

    Tantri Syalindri atau Tantri Kotak bersama suami, Arda Naff, dan kedua anaknya (Instagram/@tantrisyalindri)

    TEMPO.CO, Jakarta - Tantri Syalindri Ichlasari atau Tantri Kotak memutuskan menyunat anak laki-lakinya, Arkhairan Cadenza Tanarda alias Arka, yang baru berulang tahun pertama pada 20 Februari 2021. Anak Tantri dan Arda Naff itu dikhitan pada Jumat, 26 Februari. 

    Dalam unggahannya di Instagram, Minggu, 28 Februari 2021, Tantri menceritakan kondisi Arka setelah tiga hari disunat. Menurut Tantri, kondisi Arka berangsur makin baik. Di hari pertama, Arka rewel karena biusnya sudah hilang. Hari kedua masih nangis saat buang air kecil, tetapi sudah bias beraktivitas seperti biasa. Di hari ketiga, Arka tak lagi merasa sakit saat kencing.

    “Cuma pas ganti popok aja karena harus ditetes obat jadi masih suka nangis. Fyi, Arka udah pake popok dan celana dari baru disunat,” kata Tantri yang memilih sunat di rumah daripada mendatangi rumah sakit atau klinik.

    Di hari yang sama saat Arka disunat, ibu dua anak ini mengungkapkan alasannya memilih mengkhitan anaknya saat masih berusia satu tahun dalam sebuah unggahan Instagram Story. Menurut dia, awalnya pun dia khawatir. Namun setelah bertanya ke teman-teman dan dokter, dia menyimpulkan bahwa menyunat anak itu semakin cepat semakin baik.

    Baca juga: Hobi Masak, Tantri Kotak Buka Bisnis Kuliner Masakan Rumahan

    “Karena lebih banyak manfaatnya, menghindari penyakit-penyakit kelamin seperti fimosis, ISK (infeksi saluran kemih) ataupun hernia,” tulis dia.

    Ketika disunat, Tantri melihat sendiri penis sang anak ternyata menyimpan kotoran. Padahal, dia merasa selalu membersihkannya setiap kali Arka habis pipis.

    “Ga kebayang sih kalo gw nyunatin Arka nanti, amit2 malah jadi penyakit yang lain. Jadi awalnya ragu sekarang bersyukur,” ujar dia.

    Tantri menceritakan bahwa proses sunat Arka hanya berlangsung tujuh menit, tanpa jarum dan benang. Arka juga tidak dibius total. Setelah sunat, Arka juga bisa langsung bermain, mandi, atau aktivitas sehari-hari lainnya. Lima hari setelah disunat, klem bisa dilepas.

    Banyak orang tua lain yang memilih menyunat anak laki-laki sejak bayi. Selain Tantri Kotak, Zaskia Adya Mecca, Shiren Sungkar, Tya Ariestya, Cut Meyriska, dan anak Syahnaz Sadiqah. 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.