Awas Berlebihan Konsumsi Pistachio Bikin Berat Badan Naik dan 9 Masalah Ini

Reporter

Editor

Yunia Pratiwi

Kacang pistachio. Pixabay.com

TEMPO.CO, Jakarta - Kacang-kacangan, bila dikonsumsi dalam jumlah terbatas, secara alami bermanfaat bagi kesehatan kita. Salah satunya kacang pistachio yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Kaya akan beberapa nutrisi penting dan dapat membantu menurunkan berat badan serta kesehatan jantung dan usus.

Setelah memahami manfaat pistachio, Anda mungkin berpikir bahwa makan sebanyak mungkin dapat membantu Anda mendapatkan semua manfaatnya secepat mungkin. Namun, penting bagi Anda untuk menyadari bahwa pistachio bukanlah sesuatu yang dapat dikonsumsi dalam jumlah besar dan memiliki efek samping tersendiri.

Melansir laman Boldsky, berikut ini fek samping makan pistachio secara berlebihan

1. Penambahan Berat Badan

Pistachio adalah makanan ringan yang mudah dimakan, yang berarti Anda cenderung mengunyahnya terlalu banyak. Namun, penting untuk dicatat bahwa kebiasaan harian Anda mengonsumsi pistachio mungkin menjadi penyebab kenaikan berat badan Anda. Kebanyakan orang akan terkejut saat mengetahui bahwa secangkir pistachio mengandung 700 kalori. Jadi, jika Anda adalah seseorang yang berjuang untuk menurunkan berat badan, Anda harus memantau konsumsi pistachio Anda.

2. Serat Berlebih

Sementara konsumsi serat diperlukan untuk memastikan kelancaran buang air besar pada manusia, faktanya tetap bahwa terlalu banyak serat tidak baik bagi kita. Ini dapat menyebabkan sindrom iritasi usus besar, kram perut, malabsorpsi dan sejumlah kondisi lain yang menyebabkan nyeri di perut. Jadi, seseorang harus menghindari mengonsumsi terlalu banyak pistachio sekaligus.

3. Risiko Infeksi Salmonella

Penelitian telah menunjukkan bahwa pistachio mengandung salmonella, yang membuat buah kering sangat tidak aman untuk dikonsumsi manusia. Bakteri ini berdampak buruk pada bayi dan orang dewasa yang lebih tua karena mereka memiliki sistem kekebalan yang lebih lemah. Dalam kebanyakan kasus, hal itu dapat menyebabkan suhu tinggi, diare dan masalah pencernaan.

4. Risiko Tertelan Akrilamida

Pistachio panggang adalah cara yang bagus untuk mengatasi bakteri salmonella yang berbahaya. Namun, ini memunculkan pembentukan akrilamida. Poin studi mengatakan bahwa; akrilamida diketahui meningkatkan pertumbuhan sel penyebab kanker dalam tubuh manusia.

5. Masalah Pencernaan
Kacang pistachio memiliki nilai kalori yang sangat tinggi. Karena itu, jika Anda mengonsumsi terlalu banyak pistachio sekaligus, dapat membuat Anda kembung dan menyebabkan masalah pencernaan. Perasaan berat dapat menyebabkan Anda merasa lesu, dan bahkan dapat mengganggu kebiasaan diet Anda yang lain karena Anda akan mengalami kehilangan nafsu makan secara luas.

Baca juga: 5 Manfaat Penting Pistachio Sumber Antioksidan dan Protein

6. Tekanan Darah Tinggi

Sebagian besar pistachio yang kita makan adalah yang dipanggang - yang artinya kandungan garamnya tinggi. Penelitian menunjukkan bahwa di sebagian besar paket pistachio panggang, kandungan natriumnya sekitar 121 mg per ons (28,3 g) pistachio. Konsumsi natrium yang berlebihan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Ini juga menghasilkan tekanan darah tinggi dan dapat terbukti merugikan dalam jangka panjang.

7. Masalah Ginjal

Penting untuk dipahami bahwa konsumsi pistachio tidak menyebabkan masalah ginjal. Namun, jika Anda menderita masalah ginjal, konsumsi pistachio mungkin lebih berbahaya daripada kebaikan. Ini karena pistachio merupakan sumber potasium yang kaya. Ini membantu menjaga keseimbangan elektrolitik dan memberikan kelegaan dari stres dan kecemasan dengan meningkatkan metabolisme tubuh. Nah bagi orang yang menderita gangguan ginjal, ginjal tidak efisien dalam membuang kelebihan kalium dari dalam tubuh. Hal ini, pada gilirannya, menghasilkan kandungan kalium berlebih dalam tubuh, yang juga dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan lainnya.

8. Risiko Batu Ginjal

Bahkan bagi orang sehat, konsumsi pistachio dalam jumlah banyak dapat mengganggu keseimbangan kalium dalam tubuh. Kehadiran oksalat dan metionin dalam pistachio membantu pembentukan kalsium oksalat - salah satu komponen utama batu ginjal kristal. Dengan demikian, konsumsi pistachio dalam jumlah banyak dapat menyebabkan perkembangan batu ginjal pada orang dewasa yang sehat.

9. Masalah Gastrointestinal

Fruktan merupakan komponen penting dari pistachio. Biasanya tidak berbahaya, tetapi banyak orang (terutama dalam konteks India) alergi terhadap fruktan. Intensitas alergi dapat bervariasi dari alergi ringan hingga alergi parah (terkadang bahkan mengarah ke rawat inap). Orang-orang ini dapat mengalami komplikasi parah, yang pada gilirannya dapat memicu masalah pemicu gastrointestinal. Ini dapat berkisar dari sembelit dan perut kembung hingga sakit perut dan diare. Oleh karena itu, disarankan agar Anda mulai mengonsumsi pistachio hanya dalam jumlah kecil untuk mengetahui apakah Anda alergi atau tidak.

10. Tingkat Mangan

Tinggi Mangan adalah komponen yang diperlukan untuk berfungsinya tubuh manusia. Namun, kelebihan mangan dalam tubuh bisa menjadi penyebab kekhawatiran itu sendiri. Hal ini terutama terjadi pada wanita hamil dan ibu menyusui. Pistachio sarat dengan mangan, yang bila dikonsumsi dalam jumlah banyak, dapat menyebabkan sakit kepala, halusinasi, kram kaki dan sejumlah kondisi neurologis.






5 Cara Menurunkan Berat Badan untuk Penderita PCOS

13 jam lalu

5 Cara Menurunkan Berat Badan untuk Penderita PCOS

Banyak wanita dengan PCOS berjuang untuk menurunkan berat badan karena kondisi resistensi insulin


Posisi Minum Obat Berdampak ke Penyerapan oleh Pencernaan, Ini Mekanismenya

18 jam lalu

Posisi Minum Obat Berdampak ke Penyerapan oleh Pencernaan, Ini Mekanismenya

Saat minum obat, apakah nda masih berbaring di tempat tidur, duduk, atau berdiri? Banyak orang tak sadar posisi tubuh mempengaruhi penyerapannnya.


4 Efek Samping Suplemen Diet bagi Kesehatan

23 jam lalu

4 Efek Samping Suplemen Diet bagi Kesehatan

Suplemen diet memiliki efek samping bagi kesehatan, salah satunya adalah dapat menimbulkan kerusakan organ


Cara Cegah Obesitas: Banyak Konsumsi Buah, Sayur, dan Makanan Bebas Lemak

1 hari lalu

Cara Cegah Obesitas: Banyak Konsumsi Buah, Sayur, dan Makanan Bebas Lemak

Penyakit obesitas bisa dihindari dengan melakukan pola hidup sehat mulai dari menjaga pola makan, aktivitas, hingga tidur yang cukup.


Menurunkan Berat Badan dengan Kopi, Efektifkah?

1 hari lalu

Menurunkan Berat Badan dengan Kopi, Efektifkah?

Kopi mungkin berperan dalam meningkatkan metabolisme dan mengurangi nafsu makan. Tapi minum kopi ternyata belum tentu membantu menurunkan berat badan.


Minum Kopi Bikin Nafsu Makan Berkurang, tapi Belum Tentu Efektif Turunkan Berat Badan

1 hari lalu

Minum Kopi Bikin Nafsu Makan Berkurang, tapi Belum Tentu Efektif Turunkan Berat Badan

Penelitian menunjukkan kafein dalam kopi dapat mengurangi nafsu makan sehingga berpotensi membuat seseorang makan lebih sedikit kalori.


Makanan Sehat Ini Dianggap Buruk jika Dikonsumsi Setelah Berolahraga

1 hari lalu

Makanan Sehat Ini Dianggap Buruk jika Dikonsumsi Setelah Berolahraga

Karbohidrat dan protein adalah nutrisi yang diperlukan untuk pemulihan pasca-olahraga.


Bahaya Penyakit Mengintai Penderita Obesitas, Diabetes Urutan Pertama

2 hari lalu

Bahaya Penyakit Mengintai Penderita Obesitas, Diabetes Urutan Pertama

Obesitas atau kelebihan berat badan mengundang berbagai penyakit berbahaya. Diabetes berada di urutan pertama.


Faktor Penyebab Obesitas Bukan Cuma Salah Pola Makan

2 hari lalu

Faktor Penyebab Obesitas Bukan Cuma Salah Pola Makan

Obesitas tentu berpengaruh bagi kesehatan tubuh. Ternyata, penyebab kelebihan berat badan tak hanya soal salah pola makan.


Ingin Makan Karbohidrat Tanpa Menambah Berat Badan? Ikuti Aturan Ini

2 hari lalu

Ingin Makan Karbohidrat Tanpa Menambah Berat Badan? Ikuti Aturan Ini

Karbohidrat memiliki reputasi buruk karena bisa menggagalkan penurunan berat badan, tapi ahli mengungkap trik agar itu tidak terjadi.